Semoga tambah banyak Industri (walau hanyo ketek2 baru) dibangun di
Ranah............
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KOMPAS/AGNES RITA SULISTYAWATY / Kompas Images
http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/15/0001067/pabrik.bijih.plastik.didirikan.di.sumbar

Sejumlah buruh PT Karaling Lestari di Kabupaten Padang Pariaman
mencacah gelas plastik, Rabu (14/1). Gelas bekas ini diseleksi dan
dicacah sebelum diolah dengan mesin menjadi bijih plastik. Bijih
plastik merupakan bahan baku pembuatan barang-barang plastik. Setiap
hari, perusahaan ini menghasilkan 6 ton bijih plastik.
Kamis, 15 Januari 2009 | 00:01 WIB

Padang pariaman, Kompas - Pabrik daur ulang yang mengolah sampah
plastik menjadi bijih plastik segera beroperasi di Sumatera Barat,
Februari mendatang. Pabrik ini akan menyerap sekitar enam ton sampah
di Sumatera Barat.

Direktur Umum PT Karaling Lestari David Tedy, Rabu (14/1), mengatakan,
pabrik akan resmi beroperasi bulan Februari mendatang setelah semua
mesin terpasang dan telah diujicobakan.

”Kapasitas produksi per hari ditargetkan mencapai 6 ton. Untuk
mendapatkan bahan baku, kami mengutamakan sampah plastik dari Provinsi
Sumatera Barat,” kata David di pabrik yang terletak di Kabupaten
Padang Pariaman.

Sampah plastik yang dibutuhkan pabrik ini terutama sampah seperti
gelas plastik, botol air mineral, botol infus, hingga peralatan dari
plastik. Harga beli sampah plastik berkisar Rp 2.000-Rp 4.000 per
kilogram.

Harga ini merosot bersamaan dengan anjloknya harga minyak dunia.
Sebelumnya, harga beli sampah plastik sempat mencapai Rp 11.000 per
kilogram.

Hingga lima sampai enam tahun mendatang, David mengatakan bahwa
perusahaan memprioritaskan pengolahan sampah bekas menjadi barang
setengah jadi atau bijih plastik. Barang setengah jadi ini dijual ke
pabrik pembuat barang plastik yang ada di Jawa.

Saat ini pabrik menyerap 47 tenaga kerja. Setelah pabrik resmi
beroperasi, David memperkirakan sekitar 70 pekerja akan terserap di
perusahaan ini.

Pabrik serupa ini merupakan yang kedua di Pulau Sumatera, setelah satu
pabrik sebelumnya dibangun di Medan.

Pengolahan sampah plastik menjadi barang jadi belum bisa dilakukan di
pabrik ini lantaran dibutuhkan tambahan mesin.

David mengatakan, perusahaan akan berkonsentrasi mengembangkan
pengolahan sampah plastik menjadi barang setengah jadi sebelum
melakukan survei pasar dan aneka persiapan untuk mengolah barang
setengah jadi ini menjadi barang jadi.

Pemimpin Wilayah 02 Padang PT BNI Mulya Muis mengatakan, Bank Dunia
tertarik mengucurkan kredit untuk perusahaan ini karena aktivitas
perusahaan membantu pembersihan lingkungan.

”Awalnya, pemilik perusahaan mengajukan kredit ke Bank BNI, sebelum
Bank Dunia tertarik mengucurkan kredit untuk jenis usaha ini,” ujar
Mulya.

Mendukung

Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi mendukung keberadaan pabrik ini
karena mampu menyerap sampah plastik di Sumatera Barat.

Gubernur segera memopulerkan gerakan pemisahan sampah plastik, mulai
dari tingkat rumah tangga, hotel, perkantoran pemda, hingga rumah
sakit.

”Seharusnya Padang atau Padang Pariaman bisa membuat perda (peraturan
daerah) untuk membantu kerja pemulung dengan cara memisahkan sampah
plastik dari sampah organik,” katanya. (ART)
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke