Padang | Kamis, 15/01/2009 20:27 WIB Bendi Potensial Dukung Dunia Wisata
Padang, (ANTARA) - Masyarakat Kota Padang meminta pemerintah kota mengabulkan kerinduan masyarakat untuk dapat menaiki bendi sebagai sarana transportasi wisata "kenangan" dengan rute khusus. Kehadiran bendi sebagai sarana transportasi khas ranah Minang tempo dulu lambat laun mulai memudar. Semakin langkanya bendi di Kota Padang berbanding terbalik dengan bertambahnya angkutan kota dan ojek motor. Salah seorang warga Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Samsul Bahri (80) kepada antara-sumbar.com mengungkapkan kerinduannya mengenang kembali kisah masa lalunya ketika menaiki bendi, 54 tahun lalu. Meski ada beberapa kusir bendi yang masih bertahan saat ini, dinilai belum cukup karena rute yang dilalui dikacaukan dengan aksi ugal-ugalan pengemudi angkutan kota. "Ketika masih bujangan, saya memiliki kenangan indah di atas bendi," akunya. Hal senada juga disampaikan salah seorang warga Purus Baru, Abdul Raza (39). Menurutnya keberadaan bendi mesti dilestarikan dengan mencari solusi baru. Salah satunya memberikan tempat dan jalur khusus. Unsur wisata seharusnya bisa memanfaatkan jasa bendi ini, di Pantai Padang misalnya. "Kalau kondisinya masih seperti ini, bendi akan tinggal kenangan," tambahnya. Nitra (24) warga Ganting Parak Gadang mengatakan bendi harus beralih dari jasa antar-jemput barang dan orang menjadi sarana angkutan wisata. Masyarakat rantau sangat merindukan bisa pulang kampung dan menikmati kembali pemandangan sekitar pantai dari atas bendi. "Bagusnya sih, di daerah pantai," usulnya. Selanjutnya, Ali (40) mengatakan saat ini lalu lintas kota semakin kacau dengan kondisi angkutan yang sering ugal-ugalan membuat masyarakat tidak nyaman. Untuk itu ia berharap pemerintah segera melakukan penindakan. Bendi bisa diarahkan ke sektor "wisata kenangan" dengan memberikan rute khusus tanpa dilalui angkutan umum. "Untuk mengenang "memory" masa lalu, menunjang pariwisata dan melestarikan budaya kita," jelasnya. (cpw5/wij) The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
