Riri, bung Indra, alat pemutar kereta api tidak hanya ada di Padang Panjang, 
tetapi ada di setiap lokasi dimana lokomotif harus diputar. Seingat saya ada di 
Batu Tebal, Kayu Tanam, Padang Panjang, dan Koto Baru. Beberapa waktu yang lalu 
saya pernah meninjau ke Koto Baru. Di atas tempat pemutar lokomotif itu 
ternyata sudah dibuat rumah !
 
Saya selalu kagum melihat masinis bersama pembantunya memutar loko uap 40 ton 
itu dengan tangan saja. 

Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta)
Alternate e-mail address: [email protected];
[email protected]



--- On Sat, 1/17/09, Indra Jaya Piliang <[email protected]> wrote:


From: Indra Jaya Piliang <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: Pak Saaf - ada turntable kereta di Padangpanjang
To: "Rantau Mail" <[email protected]>
Date: Saturday, January 17, 2009, 12:07 AM


Waktu SD dan SMP, saya banyak menghabiskan waktu membaca buku di toko2 buku di 
Padang Panjang, termasuk komik2. Habis uang buat minjam buku, kadang harus jln 
kaki ke Aie Angek. 

Barangkali, sebuah perpustakaan perlu juga dibangun, spt Pustaka Bung Hatta di 
Bukik. Atau sudah ada? Mungkin Pustaka Rahmah El Yunusiah namanya, mengingat 
kegigihannya mencari dana sampai ke Turki utk Sumatera Thawalib. 

Ijp
Sent from my BlackBerry® wireless device from XL GPRS network


From: "Riri Chaidir" 
Date: Fri, 16 Jan 2009 23:07:07 +0700
To: Rantau Net<[email protected]>; WSTB<[email protected]>; 
MPKAS<[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Pak Saaf - ada turntable kereta di Padangpanjang


Pak Saaf,
 
Waktu saya baca lagi posting pak tentang obyek wisata potensial di 
Padangpanjang, saya ingat dulu di stasiun Padangpanjang, di sebelah Selatan, 
dekat jalan ke Kampuang Teleng ada suatu alat untuk memutar arah lokomotif.
 
Saya tidak tahu namanya dalam bahasa Indonesia, tapi di internet saya ketemu 
istilah "turntable". Salah satu penjelasan berikut gambarnya ada di 
http://en.wikipedia.org/wiki/Turntable_(railroad).
 
Kalau saya baca di bbrp referensi, tujuan memutar arah kereta ini karena pada 
jenis kereta tertentu, kekuatan lokomotif bergerak maju dengan bergerak mundur 
itu berbeda. 
 
Seringkali turntable ini menjadi satu dengan bengkel, pake atap, sehingga 
bengkelnya disebut turnhouse.
 
 
 
Untuk penggerak/ pemutar, ada yang elektrik (ini yang modern), ada juga yang 
hidrolik, dan ada yang manual (!!! di dorong dengan tenaga manusias)
 
Nah, yang manual ini yang langka di dunia, dan dijadikan obyek wisata. Seingat 
saya, di Sumbar, itu hanya ada di Padangpanjang. Kalau yang di jawa, setahu 
saya tidak manual lagi.
 
Kalau ini masih ada di Padangpanjang, ini mungkin bisa menjadi bagian  dari 
obyek wisata di stasiun kereta padangpanjag.
 
Mudah2an masih ada, pak Saaf.
Mudah2an bukan termasuk besi2 yang telah dikonversi menjadi panci untuk dapur 
...
 
Riri
Bekasi, L 46





--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke