sambia manantian pasanan nasi goreang tibo, dibao lah mangetik saketek, da Riri, sakiro takana jo carito pak Wako Paduli Wisata iko. awak ado sangenek pangalaman kutiko mambao kaluarga pai main-main ka Waterpark iko (pernah di posting diPalantako ukatu tu). nan tampak diawak iyo kalo bana nan disampaian urang rumah awak mako nampak bana pak wako iko dukungannyo ka arah itu, ukatu itu baliau datang jo rombongan dalam pakaian indak dinas nan juo pengawalnyo indak ado nan pakaian seragam do. talakik juo dek baliau mandangaan keluhan tamu nan di lua rumah (kantua pengelola waterpark) indak dapek ka biliak ketek dek biliak tu sadang dipelok i sainggonyo aia indak iduik. dengan ramah nyo imbau urang rumah awak untuak mamakai biliak ketek nan di dalam kantua pengelola waterpark tu. itu saketek kenangan jo pak Wako Padang Panjang du. Ciek lai awak ado punyo koleksi DVD terbaru dari Pakampuangan Minangkabau du tapi bari maohlah awak ndak pandai caro mangirinnyo ka dunsanak nan baminat mancaliaknyo (ma'af bak kecek anak ketek gagap teknologi hehhehe.....) tarimo kasi wassalamu'alaikum ww Batuduang Ameh (42) Pekanbaru "4 Rancak 5 Lamak Bana"
________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Riri Chaidir Sent: Friday, January 16, 2009 9:16 PM To: [email protected] Cc: Rantau Net Subject: [...@ntau-net] Re: [West Sumatra Tourism Board] Padang Panjang Bisa Mengungguli Bukit Tinggi ! Pak Saaf, Kalau boleh saya menyarankan, kalau bisa Bapak bertemu langsung dengan Bp. Suir Syam, Walikota Padangpanjang, karena apa yang menjadi concern pak Saaf ini setahu saya sudah pula menjadi pemikiran beliau, bahkan beliau sudah melangkah lebih jauh, membuat konsep yang jelas dan rinci, dan sudah mencoba "menjual"nya ke berbagai pihak yang diperkirakan potensial. Tahun 2004 Walikota (beserta timnya yang terdiri dari staf dan konsultan) sudah mempresentasikan konsep pariwisata yang logis, runtut, dan sebagian sudah rinci, ke berbagai pihak. Termasuk juga, satu atau dua kali di depan warga Padangpanjang yang ada di Jakarta - baik dari kalangan birokrat maupun swasta. Salah satu yang dipresentasikan adalah yang berkaitan dengan akomodasi. Potensi yang hilang sudah dihitung, termasuk misalnya karena STSI sekian kali setahun mengadakan acara dengan undangan sekian orang, tetapi menginapnya di Bukittinggi. Untuk "menangkap" potensi itu, Pak Walikota dan tim nya merencanakan pembangunan penginapan berupa cottages atau sejenisnya di Minangkabau Village. Ini yang ditawarkan ke investor, baik besar maupun kecil. Mereka sudah menyajikan hitungan rinci, misalnya berapa harga satu villa, berapa expected income, berapa lama payback period, bagaimana aturan main antara investor dengan pemkot dst dst secara rinci. Waktu itu juga sudah ada warga yang menyediakan ruang kantor yang representatif di Jl. Juanda sebagai penghubung. Nah, saya tidak tahu, mengapa perencanaan yang sudah sangat2 terbuka dan rinci, jadi sudah sangat siap, ternyata tidak disambut oleh para calon investor potensial, ataupun para pemerhati pariwisata. Kalau ternyata kemudian yang menjadi promadona nya waterpark, ya mungkin itu karena ternyata tidak ada respon dari investor untuk pembangunan fasilitas penginapan itu. Itu baru satu cluster yang saya tahu, tentang potensi room accommodation. Tidak bermaksud untuk mengkampanyekan beliau (karena saya juga tidak punya hak pilih, ataupun hak bagi hasil, he he), saya kira pak Walikota mungkin seperti yang dulu menjadi motto Semen Padang "Kami sudah membuat sebelum orang lain memikirkannya". Jadi, kembali ke usul saya, kalau bisa Bapak betemu langsung dengan Walikota. Karena mungkin sebenarnya beliau juga sudah punya konsep integrasi/ sinergi dengan daerah lain untuk pariwisata ini. Kalau memang sudah ada, tentu lebih mudah bagi WSTB untuk membantu Padangpanjang. Riri Bekasi, L 46 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
