Kirimkan ciek Da

Mokasih sabalun no ..

Wassalam,
--
Afda

*******
Riri Chaidir wrote:
> Dunsanak sa Palanta
>  
> Mungkin agak OOT. Di bawah saya forwardkan cerita dari IRPS bagaimana 
> mereka menelusuri sejarah perkeretaapian - i.e. Stasiun pertama di 
> Indonesia.
>  
> Di tulisan ini juga dilampirkan paper "Stasiun Samarang NIS, Jejak 
> Sejarah Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia" Isinya menarik. lengkap 
> dengan berbagai foto kuno, peta kuno dan modern. 
>  
> Paper ini sekitar 1.4 MB, jadi tidak bisa saya attached di sini. 
> Untuak sanak nan berminat, akan ambo kirimkan lewat Japri. (Untuak 
> sanak yang juga ikut milis IRPS, Keretapi, MPKAS, MAPPAS, atau WSTB 
> tentunya sudah menerima attachment tsb).
>  
>  
> Riri
> Bekasi, L 46
>  
>  
>  
>  
>  
>  
>  
>
>
>  
> ---------- Forwarded message ----------
> From: *IRPS Semarang* <[email protected] 
> <mailto:[email protected]>>
> Date: 2009/1/24
> Subject: [keretapi] PAPARAN PENEMUMAN STASIUN SAMARANG
> To: [email protected] <mailto:[email protected]>, 
> [email protected] <mailto:[email protected]>
>
>
> Kepada semuanya,
>
>  
>
> *_Re: Laporan Penemuan Situs dan Bangunan Stasiun Pertama di Indonesia_*
>
>  
>
> Ketika kepengurusan harian IRPS Semarang terbentuk di tahun 2005, kita 
> telah mengagendakan kegiatan pencarian situs stasiun pertama Indonesia 
> dikala era koloni Hindia Belanda 1864-1867 di Semarang. Kita berasumsi 
> jika bangunan telah dibongkar atau bahkan tenggelam air tambak pasti 
> pondasinya masih ada.
>
>  
>
> Pencarian dimulai dengan tradisional secara primer kita mendatangi 
> lokasi tambaksari dan kemijen  berkali-kali, mencari sumber  di 
> spoorlan atau di kampung depo belum membuahkan hasil setelah 
> diwawancarai. Artinya dapat kita simpulkan mereka tidak mengetahui  
> letak setasiun pertama.
>
>  
>
> Bahkan karyawan PTKA yang masih aktif atau yang sudah purna tugas yang 
> sudah usia lanjut pun kita wawancarai masih belum tahu pasti letak 
> stasiun pertama itu atau ST. SAMARANG. Kebanyakan mereka terbelenggu 
> oleh stigma sejarah lama yang mengatakan bahwa "Stasiun Pertama ya 
> stasiun Kemijen itu yang tahun 1980an telah dibongkar itu belakang 
> pertamina".  Kita masih belum percaya karena keyakinan mereka tidak 
> bisa dibuktikan secara ilmiah sama sekali.  
>
>  
>
> Akhirnya kita menemukan peta kuno lengkap dengan koordinatnya, kita 
> sungguh bahagia karena mendapatkan sumber skunder yang tepat. Karena 
> situasi peta kuno itu sangat berbeda dengan kondisi existing maka kita 
> analisis dengan peta dari Google situasi saat ini. Ditemukanlah 
> situs-situs sejarah perkeretapian awal negeri ini di Semarang.
>
>  
>
> Kita mendatangi lokasi 2 kali sambil membawa alat GPS untuk mencocokan 
> dengan titik koordinat peta kuno untuk memastikan kita tidak keliru 
> dalam riset lokasi. Kita menemukan lokasinya di kawasan spoorlan yang 
> padat penduduknya. Lalu kita mencari masih ada tidak nya bekas 
> bangunan stasiun SAMARANG? Kemudian kita bertemu seseorang sesepuh 
> warga spoorlan yang telah berusia 80 tahun lebih dengan gembira 
> mengantar kita menuju bekas stasiun lama yang sudah dibuat petak-petak 
> ruang untuk menjadi hunian penduduk. Beliau tidak mengetahui bahwa 
> stasiun inilah stasiun SAMARANG. Kita yang mengetahui penemuan stasiun 
> ini merinding sampai tiada hentinya menelan ludah karena girangnya 
> dalam ruang hati ini. Kendati bangunan sudah tenggelam oleh tanah 
> separo lebih, hasil temuan ini tentu sangat memuaskan kita semua.
>
>  
>
> Pada Selasa 13 Januari 2009, penemuan ini kita laporkan ke PTKA Kadaop 
> IV beserta jajarannya. Namun mereka masih belum mempercayai penemuan 
> stasiun SAMARANG ini adalah benar. Mereka masih berasumsi bahwa 
> stasiun pertama adalah stasiun kemijen. Tepatlah bahwa Buku Sejarah 
> Perkeretapian Indonesia mendoktrinasi mereka. Mereka beranggapan bahwa 
> pengarang buku itu adalah orang-orang yang sudah berpengalaman lama 
> atau senior di PTKA yang sudah barang tentu mengetahui belantara 
> sejarah keretapi RI dibandingkan dengan kita yang menanalisis berdasar 
> buku-buku  saja.
>
>  
>
> Walau kita tanpa pamrih bekerja ilmiah untuk keretapi namun tidaklah 
> patah semangat akan terus memastikan bahwa temuan ini benar diakui 
> pemerintah dan masyarakat dalam hal ini diwaklili PTKA. Akhirnya kita 
> sepakat bahwa Daop IV akan mencari ground-cut mengenai kebenaran letak 
> stasiun pertama yang benar. Entah mungkin akan didiskusikan atau di 
> seminarkan semua telah sepakat. Berikutnya Kadaop IV akan mencari 
> waktu luang untuk anjang sana di lokasi temuan ini.
>
>  
>
> Kita sudah berpesan kepada para masyarakat di Tambaksari yang 
> meninggali bekas stasiun ini, "silahkan ditinggali dan dirawat baik 
> tetapi mohon jangan dibongkar". Karena kita lihat ada beberapa bagian 
> yang telah dibongkar dijadikan pintu atau ada pintu/jendela  yang 
> ditutup tembok. Kondisi bangunan yang telah berusia 141 tahun lebih 
> ini relatif masih bagus dengan kondisi  tebal dinding  1 ½ batu, kayu 
> jati asli bentang kuda-kuda 8 meter tanpa sambungan, besi penyangga 
> selasar asli, dan seng atap masih asli. Ruang keuangan/kas stasiun 2 
> lantai sistem mesanin, model pelat lantai sama seperti  gedung lawang 
> sewu, masih terkesan menajubkan bila dilihat dibangun 141 tahun yang 
> lalu. Sungguh luar biasa stasiun kuno ini.
>
>  
>
> Silahkan melihat paparan laporannya pada lampiran dibawah ini. 
> Tentunya paparan ini jauh dari sempurna. Kita menghendaki adanya 
> masukan dan saran untuk melengkapi paparan penemuan IRPS SM. Tidak 
> menutup kemungkinan bisa diusulkan untuk dibuat  sebuah buku sejarah 
> keretapi kembali. Dengan adanya penemuan ini, IRPS SM merekomendasikan 
> peninjauan kembali  Buku Sejarah Perkeretapian Indonesia oleh TBN yang 
> diterbitkan oleh Penerbit Angkasa Bandung,  1997. Berikut termasuk 
> pembenahan atau koreksi display di TMII mengenai sejarah keretapi. 
> Jangan sampai kita terlibat membohongi publik oleh karena sejarah 
> keretapi yang keliru.
>
>  
>
> Semarang, medio Januari 2009
>
>  
>
> Tim R & D IRPS SM
>
> .
>
> __,_._,___
>
>
> >

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke