AssWrWB, Apakah pak JK ndak angkek2 talua, ? Sumbar TentukanArah
Bangsa? Terlalu manis utk di dengar. Yg penting bgmn realitas nya,
bgmn realisasi nya.
Dulu ada lagi rhetorika, "pencetakan seribu Doktor" bgmn follow up
nya. "industri otak" mana penjabarannya.Ota memang lamak.. "ber
romantika masa lalu", hanyut dgn kemegahan masa lalu. Pertanyaan nya
adlah : Brp percent APBD di alokasi kan utk SDM Sumbar.? APBD kita
+/_60% di kasih Pusat.
Antalah sanak,,, balairung awak ko tampek maota sen,.. :" kopi ciek"
jalang, hutang dulu dih".

Wass, Muzirman Tanjuang,
( forward dari PadabgEkxpres)
-------------------------------------------------------------------------------------------------------

Sumbar Tentukan Arah Bangsa, JK: Tingkatkan Terus SDM
Minggu, 25 Januari 2009

Agam, Padek-- Pemerintah Provinsi Sumbar agar terus berupaya
meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Sebagai daerah yang
terkenal dengan "industri otak", potensi tersebut masih sangat tinggi,
tinggal bagaimana memadukan peranan berbagai sektor seperti
pendidikan,...
...budaya, dan semangat untuk menggali potensi tersebut. "Sebuah
kebanggaan tersendiri melihat bukti sejarah bahwa Sumbar mengambil
peranan penting dalam menentukan arah bangsa," ungkap Jusuf Kalla pada
puncak acara peringatan 100 tahun kebangkitan nasional, dan Rang
Minang Baralek Gadang, di Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto,
Kabupaten Agam, kemarin. Rang sumando ini juga menyebutkan, para
pemikir dan kaum cadiak pandai Minang, sangat besar sumbangsihnya
untuk negara. Terlihat dari banyaknya tokoh nasional yang berasal dari
Sumbar.


Sutan Zaili Asril memegang sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI)
untuk pemecahan rekor MURI, 1001 Gulai Itik Ijau.

"Seperti Agus Salim, Sutan Syahrir, bahkan masih banyak lagi,"
ujarnya, dalam acara yang dihadiri Dewan Pertimbangan Presiden Emil
Salim, Wakil Ketua DPD RI Irman Gusman, Anggota DPR RI Patrialis,
Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, Wakil Gubernur Marlis Rahman, Ketua
DPRD Sumbar Leonardy Harmainy, sejumlah bupati/wali kota, dan Kadivre
Riau Pos Group Padang Sutan Zaili Asril.


Namun, hal itu tak boleh mengalami stagnasi, sebab potensi tersebut
masih sangat melekat pada SDM Sumbar. Tinggal bagaimana mengemasnya
agar SDM berikutnya tetap memiliki kualitas jempolan. Dia menyarankan,
peranan beberapa sektor harus ditingkatkan seperti sektor pendidikan
dan sektor budaya. "Yang tak kalah penting adalah semangat untuk terus
maju," tegasnya.


Menurut Jusuf Kalla, peningkatan mutu manusia memang butuh proses,
apalagi dalam hal mengejar ketertinggalan dari daerah lain. Tapi
jangan takut, Sumbar sudah memiliki basic untuk tetap eksis menjaga
kualitas SDMnya. "Tahun 1920-an saja orang Minang saja sudah ada yang
menyandang gelar doktor. Lain halnya dengan daerah lain, yang
menyandang gelar sarjana, baru sekitar tahun 1949," urai pria
kelahiran Wattampone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 15 Mei 1942
ini.


Menghargai masa lalu, lanjutnya, juga merupakan sendiri paling penting
untuk bergerak maju, terutama meningkatkan kualitas SDM. Sebab,
majunya suatu daerah bukan dipandang dari SDA, letak, atau jumlah
penduduknya, tapi lebih kepada semangat untuk maju. "Semangat itu
dapat dimiliki dengan bercermin dan mencoba meneruskan prestasi para
tokoh dan pahlawan," tandasnya.


Bukan Seremonial


Acara Rang Minang Baralek Gadang, yang merupakan puncak kegiatan
memperingati 100 tahun kebangkitan nasional, berlangsung meriah.
Terbukti dari antusias masyarakat yang ingin menyaksikan dari dekat
rangkaian acara tersebut. Bahkan diperkirakan ribuan warga tumpah ruah
saat acara berlangsung. Dalam acara tersebut juga dilakukan launching
Padang TV, bahkan Wapres M Jusuf Kalla sempat melakukan dialog selama
lima menit.


Dipilihnya Nagari Koto Gadang sebagai lokasi acara, disebutkan
Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, adalah karena nagari ini merupakan
salah satu nagari yang tradisinya terpelihara dengan baik. "Di  sini
pula ada basis pendidikan, bahkan jauh sebelum kebangkitan nasional
1908," ujarnya. Boleh dikatakan, banyak tokoh nasional yang lahir dari
daerah ini. "Orangtua mereka, dulu sangat apresiasi pendidikan
sehingga rela menyekolahkan anak hingga ke luar negeri," tambah
Gamawan.


Selain itu, sebagai langkah mengentaskan kemiskinan, Sumbar juga
sedang menggalakkan pengentasan kemiskinan berbasis nagari. Sehingga
sangat pas jika kegiatan tersebut dilaksanakan di Koto Gadang. "Semoga
dengan acara ini, daerah lain bisa terpacu untuk menggali potensinya,"
harapnya.


Hal senada diungkapkan Ketua Umum Panitia Rang Minang Baralek Gadang
Leonardy Harmaini. Bahkan Leo menegaskan bahwa acara ini bukan
bersifat seremonial. Namun sebagai momen kebangkitan Sumbar menjadi
lebih maju.


"Kegiatannya beragam dan sarat pendidikan seperti lomba debat
mahasiswa, cerdas cerat tingkat SMA, hingga festival silat. Begitu
juga dengan unsur budaya yang kental, seperti bazar produk Sumbar,
kesenian tradisi, hingga festival 1001 belanga gulai itik hijau,"
jelas ketua DPD Golkar Sumbar ini. Dia juga berharap kegiatan ini
berlanjut dan memberi dampak lebih positif kepada masyarakat.


Rekor MURI


Masyarakat Koto Gadang boleh berbangga hati, sebab festival 1001
belanga gulai itik hijau menjadi salah satu rekor Museum Rekor
Indonesia (MURI). Menurut Manager MURI J Ngadri, festival ini terbukti
menjadi festival dengan gulai itik dalam belanga terbanyak.


"Ini merupakan penciptaan rekor baru untuk gulai itik hijau,
penilaiannya berdasarkan jumlah," ungkap Ngadri usai menyerahkan
piagam MURI kepada penyelenggara pendukung kegiatan Gamawan Fauzi,
penyelenggara kegiatan Leonardy Harmaini dan pemerakarsa kegiatan
Sutan Zaili Asril, disaksikan Wapres Jusuf Kalla.


Dia menambahkan rekor ini merupakan rekor ke 3562 yang dicatat MURI.
Apalagi, khusus kuliner, merupakan rekor terbanyak dan Sumbar adalah
salah satu penyumbang rekor berbagai kegiatan. "Seperti Sipasan,
Asmaul Husna, ujian karate ban hitam terbanyak. Kami bangga dengan
potensi Sumbar ini," pungkasnya. (lia/men/ari)

  < Sebelumnya     S

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke