PROYEK BLOK SINGKARAK Asistensi BPH Migas Belum Keluar
Selasa, 27/01/2009 11:41 WIB padangmedia.com - PADANG - Blok Singkarak yang merupakan proyek prestisius Sumatera Barat yang sudah dieksplorasi sejak dilakukan penandatanganan kontrak kerja pada bulan Oktober lalu, masih belum ada kabarnya. "Hingga hari ini kita belum menerima Asistensi dari Badan Pengelola Hulu (BPH) Migas. Setelah tandatangan kontrak bulan Oktober lalu, mereka PT Radian mengajukan usulan kerja tahunannya ke BPH Migas. Memang rencananya persetujuan itu diperkirakan pada bulan Januari ini sudah keluar," ungkap Andawwarneri, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Sumbar, Selasa (27/1) kepada padangmedia.com. Berkemungkinan, kata Andawarneri, masih dalam tahap evaluasi di BPH. Sebenarnya, begitu kontrak sudah ditandatangani, ada jaminan, maka proses eksplorasi bisa dijalankan. Pada eksplorasi itu, seismograf harus dirinci, pada lokasi mana, jumlah tenaga dan rencana kerja, semuanya harus mendapat persetujuan BPH. "Dalam kontraknya, awal tahun ini sudah bisa jalan. Tapi secara riil mereka sudah jalan. Secara lisan mereka sudah membicarakan dengan kepala daerah yang wilayahnya termasuk dalam blok Singkarak seperti Tanah Datar, Sijunjung dan kabupaten Solok. Tapi belum mengirimkan surat resmi, karena harus melampirkan surat resmi dari BPH Migas," jelasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, diduga Blok Singkarak yang disebut Blok Bokit Barisan yang berada dalam wilayah Sumbar mengandung minyak. PT Radiant Bukit Barisan dengan konsorsium akan melakukan penelitian terhadap Blok Bukit Barisan Tenggara yang mencakup wilayah Kabupaten Solok, Koto Swahlunto, Kabupaten Tanah Datar, Sebagian Lima Puluh Kota. Penandatangan kontrak sudah dilakukan pada 28 Okotber 2008 lalu. Keberadaan Blok Bukit Barisan Tenggara menjadi harapan pemerintah dan masyarakat Sumatera Barat. Meski probabilitinya, mempunyai kandungan migas antara 10 - 50 persen, tetapi pengerjaan proyek ini tetap mejadi harapan masyarakat SUmbar. (nit) http://www.padangmedia.com/v2/index.php?mod=berita&id=3063 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
