Seminar Nasional PDRI <http://www.solselkab.go.id/index2.php?option=com_content&task=view&id=196&p op=1&page=0&Itemid=1> _CMN_PRINT <http://www.solselkab.go.id/index2.php?option=com_content&task=emailform&id= 196&itemid=1> _CMN_EMAIL Rabu, 14 Januari 2009
Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara yang jatuh pada tanggal 19 Desember dan sekaligus dalam HUT Kabupaten Solok Selatan ke-5 yang jatuh pada tanggal 7 Januari 2009 Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Insya Allah, akan menyelenggarakan Seminar Nasional PDRI dengan Tema "PEMERINTAH DARURAT REPUBLIK INDONESIA dan POSISI SOLOK SELATAN DALAM PENTAS SEJARAH MEMPERTAHANKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. Seminar ini akan diselenggarakan pada tanggal 28-29 Januari 2009 bertempat di Aula Kantor Bupati, Timbulun-Padang Aro. Contact Person, Zaitul Ikhlas Saad Rajo Intan, H/P 081266141957. Email : [email protected] Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya . Seminar Nasional PDRI 28-29 Januari 2009, bertempat di Aula Kantor Bupati, Timbulun- Padang Aro. Sehubungan dengan seminar itu Pemda Kabupaten Solok Selatan mengundang 13 orang narasumber/pemakalah dan ahli sejarah nasional yang berkompeten dibidang sejarah bangsa Indonesia ini. Seminar itu menghadirkan sejarahwan nasional dan sejarahwan local (sumbar) yang akan dibuka secara resmi oleh Menteri Sosial Republik Indonesia, Bachtiar Chamsyah. Pada pembukaan itu juga akan dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Gamawan Fauzi sekaligus memberikan kata sambutan. Disamping kegiatan seminar juga akan dimeriahkan dengan pertunjukkan teater dengan tema: Bidar Alam Benteng NKRI topik " Tukang Cukur" produksi IC2RS Padang, dan pembacaan puisi efik (perjuangan). 13 orang pembicara (Key Note Speaker) Pemakalah utama: 1. Bachtiar Chamsjah (Mensos RI/ Keynote speakers) / Semangat Perjuangan PDRI dan Pembangunan Masalah-masalah Sosial di Indonesia Dewasa Ini 2. Irman Gusman,SE, MBA (Wakil Ketua DPD/ Keynote speakers)/ Nilai Perjuangan PDRI dalam Menyemangati Pembangunan Daerah Sumatera Barat 3. Prof. Dr. Mestika Zed/ Pemerintahan Mobile PDRI dan Perjuangan Mempertahankan Republik (Pengorbanan Rakyat di Pusat-pusat Pemerintahan Darurat) 4. Dr. Gusti Asnan / Pemerintahan Mobile PDRI dan Perjuangan Mempertahankan Republik (Kabinet PDRI dan Aparat Pemerintahan Mobile di Sumatera). 5. Drs. Irhash A. Shamad, M. Hum / Posisi Bidar AlamBenteng PDRI di Solok Selatan Mempertahankan NKRI 6. Dr. Nursyirwan Effendi / Posisi Bidar AlamBenteng PDRI di Solok Selatan Mempertahankan NKRI 7. Prof. Dr. Anhar Gonggong/ Kemerdekaan dan Ancaman Penjajah Belanda Tahun 1948 8. Dr. Dino Patti Djalal/ Kemerdekaan dan Ancaman Penjajah Belanda (Kepemimpinan Negara Awal Kemerdekaan di Ambang Vacum of Power dan Diplomasi) 9. Prof. Dr. Syafi'i Ma'arif / Kemerdekaan dan Ancaman Penjajah Belanda (Situasi gawat mempertahankan kemerdekaan di Yogyakarta) 10. Kel Syafroeddin Prawiranegara / Kemerdekaan dan Ancaman Penjajah Belanda (Kersiapan Penyambung Nyawa Republik di Sumatera) 11. Menteri Pertahanan RI / Kemerdekaan dan Ancaman Penjajah Belanda (Semangat Bela dan Pertahankan Negara) 12. Drs. Syamsurizaldi, SE. SIP, MM / Makna perjuangan PDRI dan Pembangunan Solok Selatan Ke depan 13. Veteran / Pelaku Sejarah / Makna perjuangan PDRI dan Pembangunan Solok Selatan Ke depan Nara sumber/ makalah sumbangan, yakni para pakar yang secara sukarela menyumbangkan karyanya dan dihargai kalau terpilih dimuat dalam prosiding. Tujuan Seminar 1. Untuk mengungkapkan sejarah posisi Solok Selatan dalam mempertahankan NKRI 2. Mencari pemikiran yang dapat dituangkan sebagai indikator pembangunan di Solok Selatan. 3. Pengayaan pemikiran Pemda Solok Selatan kea rah berdirinya Museum yang dapat berbicara dalam pewarisan nilai-nilai sejarah perjuangan dalam mencintai dan membela Negara. Peserta Seminar Jumlah peserta seminar ini sebanyak 130 orang dari unsur: 1. Pakar/ peminat/ penulis sejarah dan masyarakat sejarah 20 orang 2. Birokrat dan politisi terkait 5 orang 3. Guru mata pelajaran sejarah 15 orang. 4. Perguruan Tinggi/ Jurusan Sejarah 10 orang 5. Tokoh adat/ agama dan perantau 20 orang 6. Balai Kajian Sejarah dan Nilai Tradisional 5 orang 7. Museum dan Kepurbakalaan 5 orang 8. Unsur tokoh peminat sejarah dari daerah basis PDRI 20 orang 9. Peserta permintaan sendiri/ panitia 30 orang Term of References (TOR) SEMINAR NASIONAL PDRI DAN POSISI SOLOK SELATAN DI PENTAS SEJARAH PERJUANGAN MEMPERTAHANKAN NKRI TAHUN 2009 Dasar Pemikiran Awal kemerdekaan sejak diproklamirkan proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia tidak pernah berhenti dari tekanan dan teror penjajah Belanda. Hampir saja Indonesia berada di ambang vacum of power, ketika Yogyakarta diduduki Belanda dan menawan Presiden dan Wakil Presiden Soekarno - Hatta. Demikian pula nyaris perjuangan bersenjata dan diplomasi internasional terhenti dalam mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Belanda merasa sudah berada di atas angin, berharap Indonesia segera kembali di bawah kekuasaan Kerajaan Belanda, andaikan RI tetap berada dalam kekosongan pemerintahan dan tidak memenuhi persyaratan sebagai sebuah negara. Di luar dugaan Belanda, di Sumatera Barat tebentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Halaban, 19 Desember 1948 dipimpin oleh Sjafroeddin Prawiranegara untuk melanjutkan kepemimpinan nasional menggerakkan perjuangan bersenjata dan diplomasi Internasional. PDRI dalam bentuk pemerintahan mobile (berjuang dari Desember 1948-Juli 1949) berkantor di rumah rakyat dan kadang di hutan, mulai dari Bukittingi, Halaban, Suliki, Supur Kudus sampai ke benteng pertahanan di Bidar Alam (Solok Selatan), menyambung nyawa Republik bersama rakyat. Karena kegigihan PDRI sebagai pilar utama perjuangan bersenjata dan diplomasi Internasional mempertahankan eksistensi RI, pada gilirannya memaksa Belanda menyerahkan kedaulatan NKRI dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Denhag tahun 1949. Begitu penting peranan PDRI dalam memelihara identitas, integritas dan keberlanjutan (survive) ketahanan nasional RI, maka Presiden RI Sosila Bambang Yudhoyono (SBY) menghargainya dengan menetapkan hari lahirnya PDRI sebagai < Hari Bela Negara dan Hari Besar Nasional > dikukuhkan dengan Keppres Nomor 28 Tahun 2006, Tanggal 18 Desember 2006. Sampai sekarang, banyak forum seminar ilmiah, sejarah dan politik membicarakan PDRI, namun suara dari seminar itu masih belum jauh berpengaruh baik bagi pewarisan nilai kepada generasi muda maupun dituangkan dalam indikator kegiatan pembangunan di daerah terutama di daerah basis perjuangan PDRI itu. Artinya habis seminar pemikiran dan nilai tenggelam lagi. Prosidin pun tidak banyak. Banyak pula penghargaan dengan pengabdian sejarah PDRI seperti dalam bentuk tugu dan museum, tetapi belum dirasakan berbicara dalam pewarisan nilai. Dalam seminar ini tidak saja akan mengungkap sejarah posisi Bidar Alam (sekarang bahagian dari Solok Selatan) di samping wilayah basis perjuangan PDRI lainnya dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonseia, tetapi juga strategis merekrut nilai dan didialogkritiskan selanjutnya diterjemahkan menjadi indikator pembangunan di daerah. SUSUNAN KEPANITIAAN SEMINAR NASIONAL PDRI 1. Penanggungjawab : Bupati Solok Selatan 2. Wakil Penanggungjawab : Wakil Bupati Solok Selatan 3. Ketua Umum : Drs. H. Adril 4. Wakil Ketua : Bakri Bakar, SH. 5. Sekretaris : Dr. Ir. Yul Amri, MSc. 6. Wakil Sekretaris : Mardiana, MH. 7. Bendahara : Elfi Safitri 8. Seksi Acara : 1. Drs. Efi Yandri, Msi 2. Drs. Syamsurizaldi, SIP, MM. 3. Drs. Yulihandri 9 Seksi Akomodasi/Tamu : 1. Drs. Johni Hasan Basri, MM. 2. Fidel Efendi, SPd., MM. 10. Seksi Transportasi : Drs. Masri Makmur, MM. 11. Seksi Humas & Dokumentasi : Drs. Doni Hendra, MM. 12. Seksi Tempat : 1. Edi Firnando 2. Syamsul Arizal, Dipl. ATP. 13. Seksi Protokoler : 1. Drs. Erwin Maxtono 2. Syahrul, SPd. 3. Sumardianto, SPd. 14. Seksi Keamanan & Ketertiban : 1.Zulfadjriadi, MH. 2. Polres Solok Selatan/Polsek Sangir. 15. Seksi Kesehatan : Dr. Azwar Hijar. 16. Seksi Konsumsi : Dharmawanita BUDPARPORA 17. Pembantu Umum : 1. Wardi Jufri, SH 2. Arisal 3. Joni Sastri, SPd. 4. Zakri, BA. 18. Komite Pengarah : 1.Yulizal Yunus Dt. Rajo Bagindo 2. Zaitul Ikhlas Saad Rajo Intan 3. Yuzirman Rasyid Dt.PGD Gajah Tongga 4. Firdaus Dt.Sutan Mamat 5. Muhammad Hasbi,S.Pd.I --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<inline: printButton.png>>
<<inline: emailButton.png>>
