2009/1/28 ARIEF <[email protected]>

> Saya ikut menyaksikan sidang ijtima' itu walau tidak sampai bertahan lama
> di dalam ruangan, karena saya dapat tugas untuk meliput acara tersebut oleh
> juragan saya.
>
>
Rief, mumpung Arief ada di situ, ambo ka batanyo tentang "suasana" waktu
itu. Waktu dalam pidato pembukaannya *Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta
ulama MUI mengeluarkan fatwa yang mempertimbangkan nilai tambah ekonomi,
bukan sekedar memberi solusi. MUI juga harus konsisten dengan fatwanya.
(http://inilah.com/berita/politik/2009/01/24/78573/jk-fatwa-mui-harus-konsisten/<http://inilah.com/berita/politik/2009/01/24/78573/jk-fatwa-mui-harus-konsisten/>
 )*

Yang ambo mukasuik, bagaimana respon spontan dari para peserta sidang
mendengar pidato itu? Apakah kebanyakan mengangguk-angguk setuju, atau ada
yang mengeluh ..."yaaah ...", atau ado lo nan pucek?


Riri
Bekasi, L 46

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke