assww. sanak saudara dalam dunia maya, sedikit masukan, bukan masalah dengan adanya warnet, yang penting gimana pengetahuan atau informasi pelajaran sex disekolah, dirumah dan tempat siraman rohani yang diberikan kepada pemuda pemudi kita selama sekolah maupun yang tidak pernah duduk bangku sekolah. Dan juga masalah peranan orang dewasa maupun orang tua. semoga kita semuanya menyadari hal2 tsb. wassalam eri baheram/46th stockholm
________________________________ From: Riri Chaidir <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, January 29, 2009 12:57:08 AM Subject: [...@ntau-net] Re: SURAT TERBUKA TTG PRAKTEK WARNET Assalamualaikum wr.wb Ambo alun pernah ka warnet di Sumbar lai, jadi di kampuang awak warnet pakai booth, atau hanya sekat antar orang? Kalau pakai booth, wah, mewah sekali. Dan itu memang rawan. Ambo pernah dapek informasi (ado videonyo), di India malah booth ini digunakan tidak hanya untuk menonton, tapi "melakukan") Tentang Sumbar, jadi ambo cubo batanyo2 ka mak Google. Ternyata - kata mak Google - pornografi dan "yang engga2" di warnet Sumbar bukan lagi hal baru. Sebagian daerah memang melakukan tindakan, tetapi mungkin tidak serius, atau malah ada daerah2 lain yang malah "mada", atau istilah pak Saaf (kalau ndak salah) menggunakan ilmu basi (basipakak). Nah, kalau memang mada atau pakai ilmu basi, memang susah berharap dengan "cara biasa2" saja dari Pemerintah Daerah. Iko ado beberapa carito dari mak Google: November 2007 - Anggota DPRD Padang mengatakan, seluruh pemilik dan pengusaha Warnet harus mendapatkan pengawasan ketat dari pemerintah. Kalau perlu, seluruh Warnet di kota ini tidak memakai sekat-sekat lagi seperti yang ada saat ini. Dengan kamar-kamar itu, akan membuat mereka leluasa untuk berbuat tidak senonoh. Ini berkaitan dengan kasus amoral yang dilakukan seorang pelajar SMP ( http://www.posmetropadang.com/content/view/9484/2502/ ) Februari 2008 - Hasil survey dari Sumatera Barat Intelectual Society (S.I.S) terhadap Pelajar SLTP: 51 persen dari mereka pernah mengakses situs porno, dan 33 persen dari mereka yang pernah itu malah bukan pernah lagi, tapi selalu, setiap kali ke warnet ( http://minangkita.com/global-news/2008/02/10/51-persen-pelajar-sltp-akses-situs-porno/ ) November 2008 - Enam siswa kena razia di warnet pada jam sekolah. Seeorang diantaranya kedapatan membawa kondom (!!!, ha ha, kelihatannya anak ini terlalu maju, terpengaruh slogan "safe sex", jadi ber internet pun perlu kondom). Ini terjadi di kotanya pak Saaf (he he, ambo iyo juo, pak Saaf), Padangpanjang http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?mod=berita&d=5&id=7677 Riri Bekasi, L 46 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
