MENYIRAM DURI-DURI
Oleh: K.Suheimi
SEORANG penyair berbicara tentang keadilan:
Apa itu keadilan ?
Ialah meletakkan sesuatu pada tempatnya.
Apa itu kezaliman?
Ialah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya.
Apa itu keadilan?
Ialah, kau menyiram air kepada pohon-pohon.
Apa itu kezaliman?
Ialah, kau menyiram air kepada duri-duri.
Menyiram air kepada duri-duri, sehingga duri itu bertumbuh berkembang dan
mekar, disebut oleh penyair Maulawi sebagai suatu kezaliman. Kezaliman untuk
orang lain dan kezaliman untuk diri sendiri. Banyak kita lihat orang-orang
sedang menyiram duri-duri, baik duri yang akan melukai dan merusak orang lain,
ataupun duri-duri yang melukai dirinya sendiri. Duri ujungnya runcing, tajam,
menusuk, melukai, menimbulkan perih dan mendatangkan sakit. Di mana-mana ada
duri, di dalam tubuh pun banyak duri. Kalau. dia tumbuh di hati, dikatakan
hatinya berduri, kalau. dia mampir di lidah dikatakan lidahnya berduri, menusuk
tajam, pedih, menyakitkan dan melukai. Kalau tumbuh di mata, maka matanya
dikatakart berduri, yang tampak olehnya pun adalah duri dan. duri.
Yang paling berbahaya adalah duri yang menghinggapi darah dan pembuluhnya,
sehingga pembuluh darahnya berduri. Duri menimbulkan penyakit, dan penyakit
dalam pembuluh darah adalah kelebihan kholesterol. Jadi kalau boleh kita
ibaratkan, kholesterol adalah bagaikan duri di dalam darah. Dia akan
menimbulkan penyakit di seluruh darah yang dialirinya, dia menimbulkan berbagai
keluhan, bila kholesterol itu mulai menumpuk. Organ atau alat tubuh, di mana.
terjadi penumpukan kholesterol, maka di situ terjadi bermacam-macam penyakit
dan keluhan. Tanpa kita sadari, dengan sengaja ataupun tidak, kita telah
menumpuk kholesterol di dalam tubuh, dan tanpa kita sadari kita telah menyirami
duri-duri, dia bertumbuh, dia berkembang dan dia mulai menumpuk.
Keenakan makan dan memakan makanan yang enak-enak dan berlemak adalah sumber
kholesterol yang tinggi. Mungkin karena makan banyak lemak itu pula maka
rasanya lamak. Begitupun memakan coklat, yang manis-manis, gula-gula. Semua itu
adalah sumber-sumber yang mengakibatkan kholesterol meninggi. Tanpa terasa kita
ketagihan memakan makan yang berlemak, memakan makanan yang manis. Kita makan
minyak dan gulai bersantan, kita makan gulai dan rendang, kita nikmati gulai
gajebo, gulai usus, gulai tunjang, gulai otak, dan gulai hati. Sewaktu memakan
telur, putihnya dibuang tetapi kuningnya yang mengandung kholesterol tinggi,
dimakan. Dengan memakan semua jenis makanan di atas, sebetulnya kita sedang
bekerja menyiram duri-duri, yang akan melukai diri sendiri dan menimbulkan
penyakit bagi tubuh yang melahapnya.
Dan rasakanlah akibat yang akan ditimbulkannya. Kalau kata penyair Maulawi,
menyiram duri-duri adalah suatu kezaliman, berarti kita sedang zalim kepada
diri sendiri. Sebetulnya di dalam tubuh banyak sekali duri-duri yang akan
menimbulkan penyakit, dan penyakit-penyakit pada hakikatnya adalah duri-duri
yang bersemi di dalam badan. Kebanyakan dari penyakit itu telah tumbuh dan
berkembang adalah akibat polah dan tingkah laku manusia juga. yang sedang
menyirami duri-duri itu.
Tidak sedikit manusia yang menyirami duri-duri dengan kebiasaan merokok. Kita
sadari setiap batangnya mengandung 2000 racun zat kimia yang akan menusuk
kedalam tubuh, merayap dan mengalir disepanjang pembuluh darah yang mengaliri
tubuh. Dia memanam duri yang akan menusuk dirinya sendiri. Dan kalau asap rokok
di hembuskan dia akan menanam dan menyebarkan duri dan akan menusuk orang
lain. Dia sedang meng aniaya diri sendiri disebut dengan Fahsya’, sekaligus dia
menganiaya orang lain yang disebut munkar. Dalam setiap isapan dan hembusan
asap yang dihrup dan di lepaskannya adalah aniaya.
Tidak sedikit manusia yang menyirami duri-duri dengan kebiasaan meminum minumam
keras. Tidak sedikit manusia yang sedang menyiram duri dijiwanya dengan berjudi
dan mengundi-ngundi nasib, tidak sedikit manusia yang menyiram duri-duri dengan
berzina, tidak sedikit manusia menyiram duri-duri dengan berkata dusta dan
tidak sedikit pula manusia yang menyirami duri-duri di tubuhnya dengan berbuat
kemesuman dan kemaksiatan. Dosa yang dibikinnya adalah duri-duri yang sedang
ditanam dan disiraminya.
Duri itu tumbuh dan duri itu berkembang, yang pada saatnya akan menusuk dan
menyiksa si penyiram duri-duri itu sendiri. Hukum karma pasti berlaku, dan
siapa yang menanam dia yang akan menuai. Siapa yang menanam duri, dia pula yang
akan memetik duri. Tangan mencincang bahu memikul, ungkap sebuah pepatah. yang
dimaksud dengan keadilan menurut Maulawi adalah pemenuhan dan pemberian hak
kepada yang berhak menerimanya.
Hak alami ialah hak tubuh di dalam diri sendiri. Berikan hak alat-alat tubuh,
jangan racuni dia, senangkanlah organ-organ tubuh, nanti kamu pasti
disenangkannya pula, jangan tumbuhkan duri di setiap organ tubuhmu. Pemberian
perhatian kepada hak-hak pribadi, hak-hak tubuh inilah yang disebutnya sebagai
keadilan. Berikan hak tubuhmu, tubuhmu berhak atas dirimu. Seperti hak seorang
bayi untuk mendapat susu dari ibunya. Dan yang disebut kezaliman ialah
perampasan hak dari orang yang berhak dan pelanggaran hak oleh orang yang tidak
berhak. Tanpa kita sadari kita sering merampas hak dari organ tubuh kita.
Sering kita lihat, di tengah malam, sebetulnya mata sudah menuntut haknya untuk
dipejamkan dan ditidurkan, tetapi tidak sedikit manusia yang merampas hak itu
dengan bagadang, minum-minum dan merusak dirinya sendiri. Merusak diri sendiri
adalah suatu kezaliman.
Agaknya untuk semua ini perlu kita renungkan sebuah firman suci-Nya: "Barang
siapa yang berbuat baik, maka hal itu adalah untuk dirinya sendiri dan barang
siapa yang berbuat jahat, maka hal itu adalah atas tanggungan dirinya sendiri.
Dan sama sekali tidaklah Tuhanmu itu zalim kepada hamba-hambaNya." (surat
Fushshilat (Yang dijelaskan) ayat 46).
Padang 30 Januari 2009
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---