Sabtu, 31 Januari 2009 Jika pecinta olahraga alam bebas serta petualangan rimba belantara hanya menyusur jejak 'raya' di lereng Gunung Merapi, kali ini sekelumit kami sajikan 'hebatnya' jejak rimba perawan yang jarang dilalui manusia. Tim nyaris tersesat, namun naluri 'perimba' membawa hati nurani pada jalur sesungguhnya.
Sebelumnya kami hanya melalui medan berat pada lintasan utama yang kerap dilalui pendaki gunung. Tapi kali ini tim pendaki melewati jalan berputar yang tak kalah sulitnya dari pada medan yang sebelumnya. Awalnya kami menemukan parit yang sengaja dibangun untuk jebakan, dibuat para tetua kampung setempat untuk menjaga budak agar tidak kabur setelah jual beli di masa lalu. Namun parit ini jalan pintas untuk lebih cepat sampai di kaki gunung, karena jalan yang akan dilalui setelah ini lebih terjal dan licin. Tapi sekali lagi, karena ini adalah jalan pintas, maka kami memilih untuk tetap mengambil jalan tersebut walaupun dengan risiko yang lebih tinggi. Alhasil, baru saja melangkah langsung berhadapan dengan turunan terjal dan panjang. Binatang kecil jenis acek (pacet, red) tak kunjung habis sejak kami melewati lantak kunci, perbatasan jalur selendang Merapi dengan hutan larangan. Kami menemukan berbagai tanaman langka khas hutan tropis yang jarang ditemui di dataran rendah. Pepohonan tua terpancang megah di setiap lekuk merapi. Menurut pemandu jalan, jalur yang kami lalui saat ini adalah perlintasan Harimau, sebagai binatang endemik Luhak Agam. Agar tidak menjadi sasaran raja hutan, kami harus berjalan beriringan tanpa terputus. Jika lengah, salah satu dari anggota tim bisa menjadi santapan malam sang raja hutan. Tim sempat terpencar dalam perjalanan ini, karena masyarakat setempat yang ikut memandu kami berbeda pendapat anggota tim pemandu lainnya. Meski mereka sudah akrab dengan wilayah di sini, namun kondisi hutan yang masih sangat rindang dan perawan menyebabkan jalur sulit dihafal dan tertutup berbagai jenis tanaman rimba. Perdebatan pendapat berakhir setelah lebih banyak yang memutuskan mengikuti jalur kanan. Sementara hari semakin sore, hingga akhirnya kami sampai pada sebuah dataran yang cocok untuk beristirahat. Hamparan sabana yang mengelilingi dataran yang baru saja kami temui ini serasa mengajak kami berkelana ke alam mimpi. Melihat lengak-lenggok ilalang yang sejak tadi meliuk liuk mengikuti langkah kami, membuat rasa lelah terlupakan. Belum jauh kaki melangkah, kejutan baru kembali membuyarkan kami penat. Dari ketinggian terlihat atap Merapi berdiri kokoh memperhatikan gerak-gerik kami di tubuhnya. Terbentang ukiran alam yang begitu indah terpahat di wajah bumi, dengan semburat cahaya matahari yang mulai beranjak semakin ke barat. Puas menghirup oksigen bebas dan hawa sejuk bergulirkan di semilir angin ke tubuh, ternyata hari semakin senja dan kami terpaksa harus segera beranjak dari pemandangan luar biasa ini. Masih banyak kejutan lain yang menanti di atas sana. (***) http://www.padangekspres.co.id/content/view/29440/106/ Salam. Nofend St. Mudo Facebook : http://id-id.facebook.com/people/Nofend-DMarola/1213160073 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
