AROSUKA,
METRO—
Julukan
lumbung beras masih pantas diberikan kepada Kabupaten Solok.
Keberhasilan meningkatkan produksi beras sebesar 5,1 persen
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebesar 177,2 ton merupakan bukti
daerah ini masih layak menjadi “Kota Lumbung Beras".Meningkatnya
produksi beras itu Pemkab mendapat penghargaan Peningkatan
Produksi Beras Nasional dari Departemen Pertanian. Penghargaan yang
diserahkan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono kepada Bupati Solok H
Gusmal di Istana Negara, Jakarta, kemarin, merupakan buah kerja keras
Pemkab dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.
Bupati
Solok H Gusmal yang dihubungi via ponselnya mengatakan, penghargaan
yang diterimanya merupakan hasil kerja keras dari seluruh instansi
terkait bersama masyarakat petani. “Penghargaan ini bukan tujuan
utama, namun bagaimana penghargaan ini dapat dijadikan sebagai
pendorong bagi peningkatan produksi di sektor pertanian,” ujar
Gusmal.
Tahun 2007 lalu tercatat angka produksi beras di
Kabupaten Solok 277,2 ton. Dan ditahun 2008 ini meningkat sebanyak
5,1 persen. Peningkatan produksi beras justru melibihi
dari rata-rata peningkatan produksi beras nasional. Pemkab tegas
Gusmal, tetap memberikan perhatian serius disektor pertanian sebagai
salah satu program peningkatan ekonomi masyarakat yang menjadi salah
satu pilar utama pembangunan daerah ini.
Kepala Dinas
Pertanian Kabupaten Solok Djalinir menyatakan, kebutuhan konsumsi
terhadap beras di daerah ini hanya mencapai sekitar 50,995 ton/tahun.
Dengan luas areal pertanian sekitar 51.828 hektar, untuk tahun 2007
daerah Kabupaten Solok mengalami surplus sebesar 180,25 atau setara
dengan 113,9 ton beras. “Peningkatan produksi padi lebih tinggi
dari rata rata peningkatan padi nasional yang hanya mencapai angka
4,4 persen, “ ungkapnya.
Sebagai sampel penghitungan
peningkatan produksi beras di daerah Kabupaten Solok ini lanjut
Djalinir diambil dari tahun 2005, 2006 dan 2007. Atas keberhasilan
peningkatan produksi pertanian tiga tahun belakangan ini membuat
daerah ini dianugrahi penghargaan sebagai daerah yang berhasil
meningkatkan produksi beras secara nasional.
Diakui Djalinir,
diperkirakan sekitar 13,86 ton padi terbuang saat proses panen.
Dengan penghargaan sebagai daerah yang berhasil meningkatkan produksi
beras, Kabupaten Solok pantas berbangga sebagai daerah lumbung padi.
Namun upaya untuk meningkatkan produksi beras, perlu terus dilakukan
baik melalui penggunaan teknologi pertanian yang tepat guna maupun
melalui sistem pola tanam yang dianjurkan
***
Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya? Temukan jawabannya di
Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---