Sanak sa Palanta Iko ambo posting tulisan seputar bola tapi dari sisi lainnyo...ambo yo prihatin mancaliak kualitas wasit bola kito, kadang-kadang lah inyo "bola" dek pemain dilapangan hijau, wasit bola kadang2 lah "tercemar" lo mamimpin pertandingan Bola di Liga kito, tulisan ko lah lamo sabananyo katiko Piala FA musim 2007/2008 ..kok dihubuang2kan ka Pemilu nanti, mudah2an wasit nan mangawasi Pemilu tegas, fair dan tidak memihak sahinggo jalannyo pertarungan marabuik kurisi ko aman-aman nyaman dan terkendali indak ado gejolak politik dan sosial nan manjurus anarkis apolai pertumpahan darah dek wasit lai tegas mangaluakan peringatan awal, karatu kuniang sampai nan kareh karatu merah..mat baca semoga berkenan
Wass-Jepe --------------- WASIT PINTAR DAN TEGAS By : Jepe Jika anda menyaksikan babak keempat Piala FA antara Manchester United versus Totenham Hotspur, begitu pintar dan tegasnya seorang wasit yang memimpin pertandingan tersebut. Bertolak belakang bagaikan bumi dan langit kepemimpinan wasit pada pertandingan babak 8 besar Liga Indonesia yang mempertemukan Persipura versus Persija. Pada pertandingan Piala FA tersebut kita bisa saksikan ketegasan wasit, tanpa ada sedikitpun rasa gamang dan ketakutan yang menghantuinya dari kemungkinan diprotes keras, dimaki atau kondisi paling buruk dipukul oleh pemain. Tanpa ampun wasit menunjuk titik putih penalty ketika salah satu pemain bertahan Totenham, Dawson menyentuh bola dengan tangan didaerah terlarang. Kepintaran dan Ketegasan wasit semakin terlihat jelas dengan mengirim Dawson keluar lapangan hijau......KARTU MERAH *) Kenapa bukan penalty saja atau Dowson cukup diganjar kartu kuning Saya akan coba jelaskan dua pukulan telak tersebut yang membuat limbung kesebelasan Totenham Hotspur. Sebelum Kartu Merah dilayangkan wasit, Totenham mampu mengimbangi permainan MU. Kekuatan jadi tidak imbang karena Dawson dikartu merahkan, serangan bertubi-tubi MU mengakhiri perlawan Totenham dengan skor kemenangan buat MU, 3-1. PENALTI Dawson secara sengaja menyentuh bola ketika Wayne Rooney mempunyai kesempatan mencetak gol dan tinggal berhadapan dengan kiper. Ini sebuah kesalahan yang "terukur" didaerah terlarang (kotak penalti), hukumannya adalah Penalti yang sukses dieksekusi oleh Ronaldo. KARTU MERAH Kenapa Dawson tidak dikasih kartu kuning pertama atas pelanggaran ini. Dawson membuat pelanggaran berat bukan secara fisik seperti tekel berbahaya atau memukul/berkelahi dengan pemain lawan, tapi merubah arah bola dengan tangan dan itu membuat sirna peluang emas Rooney mencetak Gol yang tinggal berhadapan dengan kiper. Kartu kuning atau tidak sama sekali diberikan wasit kepada pemain yang melakukan pelanggaran dikotak penalti jika kesempatan pemain lawan mencetak gol kecil sekali kemungkinannya. Sebagai contoh lain, salah seorang pemain lawan melakukan akselerasi didalam kotak penalti, salah seorang pemain berusa menghentikan lajunya dengan sebuah tekel yang cukup keras (Ini kadang-kadang subjektif juga, sering dimanfaatkan pemain untuk mengelabui wasit dikenal dengan teknik diving, dengan harapan wasit memberikan tendangan penalti). Jika pelanggaran seperti ini tidak terjadi kecil peluangnya mencetak gol artinya masih ada pemain lain yang menghalanginya (tidak berhadapan lansung dengan kiper), hukumannya adalah penalti tanpa kartu merah bagi pemain yang melakukan pelanggaran. Kecuali tekelnya sangat berbahaya dan mencederai pemain lawan maka penalti dan kartu kuning atau kartu merah, disini biasanya dituntut kejelian seorang wasit untuk menentukan kadar berat ringannya pelanggaran sebelum memutuskan memberi kartu kuning atau lansung merah. Lalu bagaimana sikap wasit ketika pertandingan Persipura melawan Persija, sungguh sebuah keputusan yang konyol dan bodoh. Sangat jelas terlihat salah satu pemain Persipura didalam kotak penalti menyentuh bola secara aktif dan itu merubah arah bola. Hukuman adalah penalti buat Persija tanpa kartu kuning apalagi kartu merah buat pemain yang melakukan Hand Ball. Hal ini disebabkan hand ball tersebut relatif tidak disengaja karena terjadi perebutan bola diudara. Seandainya tidak terjadi Hand Ball, kesempatan Persija mencetak gol sangat kecil sekali karena pemain Persipura lainnya siap mengamankan daerah pertahannya dari kemungkinan bola tersebut didapat oleh pemain Persija. Kebodohan wasit makin terlihat ketika dia meniup pluit tanda pelanggaran tapi memberikan tendangan bebas diluar kotak penalti Persipura, sebuah keputusan yang tidak masuk akal. Lebih baik wasit tersebut tidak meniupkan pluit tanda terjadi sebuah pelanggaran dan membiarkan permainan berlansung sebagaimanamestinya. Hal seperti ini jamak dilakukan oleh wasit-wasit pertandingan bola bahkan sepak bola yang menuntut standar tinggi sekalipun, walau nantinya usai pertandingan menuai kontroversi. Pemain atau penonton akan berpikir wasit tidak melihat pelanggaran tersebut. Biasanya wasit tersebut secara diplomatis menjawab jika ditanya "pihak berwajib" atau nyamuk pers "Kenapa anda tidak memberikan hukuman penalti" "Saya tidak melihat ada pelanggaran Hand Ball karena pandangan saya tertutup oleh kerumunan pemain dikotak penalti" Saya pikir inilah salah satu pemicu kerusuhan dilapangan hijau ketika wasit tidak tegas, penuh keraguan, konyol bahkan kelihatan tolol diperparah lagi suporter bola kita "belum dewasa", mudah terpancing dan melakukan tindakan anarkis jika terdapat keputusan wasit yang kontroversial apalagi merugikan tim yang didukungnya. Inilah salah satu faktor dari berbagai carut marut persebakbolaan kita dan akibatnya sepak bola kita prestasinya hancur-hancuran. Ditingkat negara yang tergabung dalam ASEAN pun kita tidak bisa lagi berkokok...lemah sekalipun, ibarat seekor ayam jago yang kena flu burung tinggal menunggu ajal menjemput...menyedihkan memang sepak bola kita. Salam-Jepe/Pekanbaru, 30 Januari 2008-01-29 *) KARTU MERAH Berdasarkan pengamatan saya yang cukup detail selama menyaksikan liga-liga Eropa yang bermutu tinggi, wasit membawa dua kartu merah ketika memimpin pertandingan. Satu kartu merah biasanya disimpan dalam kantong celana, sedang kartu merah yang satu lagi bersama kartu kuning dan buku catatan kecil seperti dompet disimpan dikantong baju wasit. Seperti kasus Dawson wasit lansung mencabut kartu merah dikantong celana tanpa perlu lagi mencatat nomor punggungnya. Kartu merah yang disimpan dikantong baju dikeluarkan ketika wasit memberikan kartu kuning kedua. Wasit memastikan dulu bahwa pemain tersebut melalui buku catatan kecilnya (Nomor punggung) pemain tersebut pernah mendapat kartu kuning pertama. Saya berani bertaruh wasit sepakbola Indonesia hanya membawa satu kartu merah ke lapangan hijau ketika memimpin sebuah pertandingan, Seandainya ada yang membuktikan ternyata ada dua kartu merah saya bukan kalah bertaruh memang seharusnya begitu,,,he,,he,,he --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
