Assalamualaikum ww
 
Sukran enchek Jamaludin Mohyidin atas infonya tentang PKR Malaysia dan Anwar 
Ibrahim sang  pengagum buya M Natsir
 
Soekarno sebelum kemerdekaan pernah berpidato “Kita ingin mendirikan Indonesia 
atas dasar apa?  Marxisme-kah?  Sam Min Chu I kah? Atau apakah? Seterusnya 
dalam pidata tersebut Soekarna memperkenalkan Pancasila.
 
Hari ketika pidato Soekarno yang ber-api2 tersebut oleh para pengikutnya mereka 
namai sebagai hari lahir Pancasila 1 Juni 1945
 
Diawal kemerdekaan RI adalah buya M Natsir yang pintar bahasa Arab menjadi 
utusan khusus yang ditugaskan melakukan pendekatan kenegara2 Timur Tengah untuk 
mendapatkan dukungan dan pengakuan kedaulatan atas kemerdekaan bangsa dan 
Negara Indonesia yang baru diproklamasikan itu 
 
Alhamdulillah karena mayoritas berpenduduk negeri ini Islam dukungan mengalir 
deras bahkan dukungan dan pengakuan pertama datang dari Palestina
 
Selama di Timur Tengah, Mesir adalah tempat yang paling lama dan sering beliau 
singgahi kemana lagi kalau bukan kepusat markaz da’wah Ikhwanul Muslimin, tidak 
heran pemikiran2 Harakiyah Islamyah adalah oleh2 berharga yang akan beliau bawa 
pulang ke Indonesia 
 
Kembali ketanah air, situasi politik bergerak cepat membuat buya kurang tepat 
dalam menetapkan skala proritas bahkan prinsip2 Harakah Islamiyah sebagai 
mutiara yang dititipkan Mursyid ul 'am Ikhwanul Muslimin dari Mesir terabaikan, 
bukan 100% salah buya memang, situasi ketika itulah yang membuat buya hanyut 
dan silap   
 
Seharusnya kerjaan pertama buya M Natsir cs sekembali dari Timur Tengah adalah 
meng-Islam-kan orang2 Islam terutama para pemimpin negeri ini, kerja ini memang 
butuh waktu baru dapat dirasakan hasilnya namun mungkin bagi buya situasi tidak 
sangat mendukung walau lewat usaha2 lain ada juga terbaca kemenangan suara 
Islam dalam pemilu 1955 namun kemenangan ini tidak langeng selanjutnya Islam 
negeri ini berpuluh2 tahun mendapat tekanan fihak berkuasa era Soekarno dan 
Soeharto dan barulah di-era reformasi 1998 Islam mulai bisa bernafas sedikit 
yang ditandai muncul keberanian pemuda2nya tidak lagi patuh pada azas tunggal 
Pancasila na saktion tu son  
 
Sungguh butuh waktu yang sangat panjang pesan sang Mursyid yang dititipkan via 
buya M Natsir baru bisa mulai dikutak katik dinegeri ini, namun kita kita tetap 
harus yakin bahwa “HARI ESOK ADALAH MILIK ISLAM”
Wasalam
Abp57 

--- On Tue, 3/2/09, jamaludin mohyiddin <[email protected]> wrote:

From: jamaludin mohyiddin <[email protected]>
Subject: Ma'af agak terlambat--Re: [...@ntau-net] Re: Natsir, Politikus 
Intelektual-Anwar Ibrahim
To: [email protected]
Date: Tuesday, 3 February, 2009, 5:22 PM



 


      Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. 
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke