Dari Riau Mandiri kto baco: http://www.riaumandiri.net/indexben.php?id=23062;
Situs Porno Picu Hilangnya Keperawanan DAMPAK buruk pornografi di internet tampaknya makin mengkhawatirkan saja, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja belasan tahun. Menurut hasil tinjauan mendalam sebuah riset yang dilakukan di Skotlandia, akses pornografi internet di kalangan ABG telah memicu tren hilangnya keperjakaan dan kegadisan di usia yang semakin muda. Riset yang juga dipublikasikan dalam jurnal CyberPyschology and Behaviour itu menyebutkan, pria remaja berusia 12 hingga 17 tahun yang secara teratur melihat situs porno cenderung melakukan hubungan seks pada usia dini. Parahnya lagi, mereka juga cenderung berani mencoba seks oral dan meniru apa yeng mereka lihat di internet. Para ahli di Skotlandia memperingatkan, meningkatnya tren remaja belasan tahun mengakses pornografi akan berdampak pada masalah seksual yang beragam, termasuk meningkatnya kasus penyakit menular seksual dan kehamilan muda. Para ahli juga meminta orangtua lebih waspada dengan apa yang dilihat atau diakses anak-anak mereka. Shane Krauss, seorang psikolog dari Castleton State College Vermont, melakukan survey terhadap ratusan partisipan. Dari survey terungkap bahwa laki-laki yang mengakses pornografi pada usia 12-17 tahun tercatat lebih aktif secara seksual dibandingkan mereka yang tidak mengakses situs porno. Sementara itu, wanita yang mengakses pornografi pada rentang usia sama, meski persentasenya kecil ketimbang pria, juga menjadi aktif dalam hal seks pada usia yang sedikit lebih muda. Percepat ¨Internet memiliki sejenis efek mempercepat, memengaruhi, dan mengubah perilaku. Laki-laki melakukan seks oral dan keperjakaan lebih mudah hilang di usia lebih muda ketika terekspos pada pornografi. Terkadang paling bagus tiga atau empat tahun melakukan seks oral atau dua tahun untuk keperjakaan mereka,¨ ungkap Krauss seperti dikutip surat kabar Sunday Herald. Catherine Harper, perwakilan dari lembaga Wanita Melawan Pornografi Skotlandia, menyatakan, penyakit menular seperti Chlamyidia menjadi mudah menyebar akibat perilaku seks pria yang memaksa para pasangannya meniru gerakan yang diadopsi dari situs porno.¨Internet adalah tempat Anda memperoleh hal-hal yang sangat ekstrem, terkadang bisa dilihat secara live dan nyata. Akibatnya, menimbulkan tindakan-tindakan kekerasan,¨ ujarnya. Meningkatnya rata-rata seks oral berkitan dengan bertambahnya kasus kanker lidah, mulut, dan tenggorokan yang disebabkan penularan virus human papilloma. Dalam 30 tahun ke depan penyakit ini cenderung dialami oleh pria. (kcm,ivi) --- In [email protected], "Muljadi Ali Basjah" <mulj...@...> wrote: > > > Ass.Wr.Wb. Pak JePe, jo Bapak Malin Bungsu yth.! > > Maoh gak talaik mambaleh, dek weekend iko, kami diundang dek kawan, main katampeknyo, biasolah ma-ota2, saharian hinggo malam. Sambia makan manikmati hidangan2, biasonyo urang siko manyabuiknyo „saketek smalltalk, tapi banyak DOSO (bukan doso ota smalltalk nan ba-lapik2 doo, malainkan DOSO KALORIE dek manyantuang hidangan , kopi kuenyo, tantu late dinnernyo ado juo; otanyo kan ilmiah koo, tantu indak badoso doo!) > Pandapek ambo, tantang “PORNOGRAFI DALAM BUDAYA INDONESIA. TANGGAPAN MOCHTAR NAIM TERHADAP ARTIKEL WAHYU WICAKSONO DI KOMPAS 3/2/09 “ iko singkek, tapek, co nan ambo tulih di E-Mail nan sabalunnyo. > Ambo sapandapek jo nan ditulih Bapak Naim nan terlampiakan dibawah iko. > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
