Mudah2an memang bukan organisasi yang seremonial Da Riri, karano beberapa 
"pejabat" terasnyo punyo baju di tampek lain pulo...walau ambo sangsi iko ndak 
bagarah2 tapi ambo tatap mandukuang, tapi kok ekonomi diagiahkan ka 
purnawirawan TNI yo...apo ado hubungannyo jo pertahanan ekonomi..? Baa Da 
Riri...?
 
Wassalam
Defiyan Cori L/40

--- On Sun, 2/8/09, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> wrote:

From: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: Rainal Rais Pelaksana Harian Presedium S3
To: [email protected]
Date: Sunday, February 8, 2009, 8:50 PM







Batua, Riri. karano itu patuik bana pak Rainal ko kito sabuik 'Presiden Rainal 
Rais'. Indak usah malu-malu. Kok indak bana jadi capres, paliang indak alah 
dahulu disabuik urang sabagai 'pak Presiden'. Kan indak ado paraturan nan 
malarang doh.
 
Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo)
"Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak".
Alternate e-mail address: [email protected];
[email protected]







From: Riri Chaidir <[email protected]>
To: RantauNet2 Milis <[email protected]>
Sent: Monday, February 9, 2009 8:31:28 AM
Subject: [...@ntau-net] Rainal Rais Pelaksana Harian Presedium S3


Dunsanak Sadonyo,
 
Ambo forward berita dari http://soloksaiyosakato.wordpress.com/
 
Untuak Uda Rainal, selamat Da. 
 
Saya yakin bahwa Uda akan bisa menghapus image beberapa orang bahwa: persatuan 
orang Minangkabau itu hanya bisa maju kalau ruang lingkupnya terbatas di level 
sa nagari ... (memang image ini bukan hasil riset ilmiah, tetapi tidak sekali 
dua kali saya mendengarnya).
 
 
Ambo tertarik dengan permintaan da Rainal di berita berikut: 
 

Pada kesempatan yang sama Rainal Rais mengusulkan, agar pengurus  serius 
mengurus S3 ini. ....
 
... "Kita tidak ingin bercanda dalam berorganisasi, jangan hanya untuk sekedar 
halal bi halal setiap tahun. Kalau hanya untuk itu kita tidak perlu organisasi. 
Banyaknya gagal organisasi bukan salah organisasi, tapi pengurusnya yang tidak 
benar. Untuk itu kita harus menjalankan S3 ini dengan serius," kata Rainal.

Untuk itu kita mulai pembangunan itu dari nagari, dengan menyebarkan organisasi 
ke daerah tentunya dengan sepenuh hati. "Kalau benar-benar serius, saya ikut. 
Lai indak bagorah, kalau bagorah ambo indak sato. Ambo alah tuo, jadi ndak ado 
wakatu untuak bagorah-gorah," jelas Rainal.
 
Riri
Bekasi, L, 46
 
 
____
 

Rancangan Pengurus S3 Nasional : Rainal Rais Pelaksana Harian Presedium



Pukul 11. 30 Wib Rapat I Presedium merancang pengurus S3 Nasional :
Nama-nama yang ditetapkan menjadi Pengurus S3 Nasional:
1. Ketua ;  Prof. Dr. Asmaniar Z Idris (Pendidikan)
2. Ketua : Firdaus Oemar Dt Marajo (Hubungan Antar Lembaga)
3. Ketua :Irjen Pol. (Purn) Drs. Marwan Paris, MBA (Hukum dan Advokasi)
4. Ketua :  Dr. Syahruddin Ismail Dt. Bagindo Malano (Budaya dan Pariwisata)
5. Ketua : Bridjend TNI (Purn) Armein Achmad (Ekonomi)
6. Ketua : Prof. Armen Muchtar (Abs-Sbk)
7. Ketua : Rainal Rais (Organisasi)
8.  Ketua : Suryadi Asmi, SE, MBA (Dana dan Usaha)
9. Ketua : Prof. Dr. Elfi Sahlan Ben (Pemberdayaan Nagari)
10. Ketua : Dr. Zulfahmi Burhan (Sosial)
11. Ketua : Chairul Umaya (Humas dan Informatika)
Sekretari Jenderal : Muchlis Hamid
Sekretaris : Darmilus Adam
Sekretaris : Syafrizal
Bendahara : Y Angah
Bendahara : Asril Das
Bendahara : Galtri Bahar SE Akt
Sidang sepakat menunjuk Rainal Rais sebagai yang dituakan pertama untuk 
memimpin Kepengurusan Presedium I (12.04 WIB). Rainal Rais langsung memimpin 
sidang presedium.
Rainal Rais dalam sambutan pertamanya mengatakan, S3 sebaiknya tidak hanya 
berusaha menjalin hubungan yang baik dengan perantau, pemerintah dan masyarakat 
kampung. Akan tetapi juga berusaha menfasilitasi hubungan antar negara. Salah 
satunya memfasilitasi  membentuk Kota Kembar dengan negara luar yang maju 
pendidikan, guna memacu pendidikan di kampung kita.
Kedua, membangun sekolah di nagari yang belum ada sekolah misalnya, Pemerintah 
mensyaratkan untuk adanya bantuan pemerintah untuk pembangunan sekolah. 
Terlebih dahulu harus ada partisipasi masyarakat seperti ada tanah yang 
disiapkan dan partisipasi lainnya. Dalam hal ini S3 bersama masyarakat tentunya 
berusaha mengujudkan hal itu. Agar sekolah segera berdiri di nagari tersebut.
Di rantau, banyak perantau Minang S3 yang prof dan hebat mereka ingin mengabdi 
untuk kampung halamannya tapi selama ini tidak tahu jalan. Untuk itu kita 
harus  rangkul mereka, kata Rainal, yang ahli kita tempatkan sesuai dengan 
keahlian.
"Saya berharap kita (pengurus)  turun ke bawah, tidak akan maju organisasi 
kalau kita tidak mau turun tidak akan jalan organisasi. Untuk itu kita harus 
cari informasi tentang perantau-perantau di daerah," ujar Rainal.
Pertama yang akan saya lakukan, kata Rainal, akan menulis surat ke seluruh 
Indonesia untuk mengenalkan S3 Nasional ke daerah-daerah dan mengukuhkan S3 
didaerah.







      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke