Menhir Matur Dibersihkan, Dispar dan Purbakala Sumbar Tinjau Situs
Bersejarah

 

Senin, 16 Februari 2009

Agam, Padek-Begitu mengetahi kondisi keberadaan sejumlah batu  purbakala
dan memiliki nilai sejarah di jorong Batu Baselo Matur  Hilir Agam,
Dinas Pariwisata bersama lembaga Purbakala Sumatera  Barat turun ke
lokasi melihat dari dekat kondisi situs tersebut.

 

Bahkan dalam waktu dekat kawasan tersebut akan didata dan diteliti,
untuk melihat nilai sejarah yang ada di daerah tadi. Sebelumnya
keberadaan situs batu purbakala yang diperkirakan sejenis menhir telah
diketahui warga sejak puluhan tahun lalu, sehingga masyarakat jorong
Batu Baselo kenagarian Matur Hilir melakukan gotong royong masal
membersihkan cagar budaya tadi.

 

Menurut Wali Jorong Batu Baselo, Doni Eka Putera dan Wali Nagari  Matur
Hilir, keberadaan lusinan batu berbentuk menhir yang sangat mirip dengan
batu undakan tempat duduk baselo (bersila), merupakan cikal bakal awal
kenapa daerah tersebut bernama Batu  Baselo. Di lokasi situs tersebut
diperkirakan dahulunya nenek moyang warga Matur Hilir dan sekitarnya
bertemu dan merembukkan kegiatan mereka.

 

Menurut Wali Nagari Matur Hilir, diperkirakan menhir tersebut tidak
hanya terdapat pada satu kawasan saja, namun diperkirakan masih ada dan
tersebar pada radius 500 meter hingga 1 kilometer dari jorong Batu
Baselo. Karena banyak temuan batu lainnya disekitar pemukiman
masyarakat, yang diperkirakan saling berhubungan dengan lainnya.

 

"Kita sangat yakin batu yang terdiri dari berbagai bentuk, seperti
kursi, meja pipih, tempat hantaran (sesajian) atau berupa lasuang  dan
nisan panjang berkaitan dengan budaya. Apalagi karena jorong  ini
dinamakan Batu Baselo dan banyak ditemukan batu seperti tempat berkumpul
orang duduk baselo, maka temuan ini harus dilestarikan," ungkapnya.

 

Menhir merupakan tugu batu yang digunakan oleh masyarakat zaman  batu
pertengahan untuk melakukan sesembahan. Tugu batu tersebut  ditemukan di
jorong Batu Baselo Matur Hilir, berupa beberapa menhir yang terkumpul di
salah saru kawasan. Tumpukan batu aneka  bentuk ini dipercaya sebagai
menhir oleh warga setempat.

 

Warga bergotong royong untuk membersihkan situs sejarah yang telah
tertimbun tanah tersebut, Sabtu (7/2) lalu. Selain tugu batu di jorong
Batu Baselo, juga terdapat batu yang  bentuknya seperti orang bersila.
Namun hingga saat ini warga belum menemukan batu bersila yang diduga
adalah arca tersebut, tapi mereka masih meneruskan pencarian batu
bersila yang menjadi asal usul nama jorong mereka.

 

Sekitar 500 meter dari tempat tersebut, tepatnya di Sungai Batang Matua
jorong Aia Sumpu juga ditemukan batu dengan pahatan serupa, namun
berbeda ukuran. Batu ini tidak lagi tertata rapi, karena sepintas tidak
ada yang bisa menduga kalau batu ini memiliki pahatan yang hampir sama
satu sama lain. Tapi jika diperhatikan lebih seksama, batu tersebut
memiliki bentuk yang identik satu sama lain. (*)

http://www.padangekspres.co.id/content/view/30711/106/

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke