Pak Muchtar yth.. Satu hal yang menarik, dari Komentar Bapak kali ini adalah pad baris terakhir
'Teriring salam untuk semua, Mochtar Naim, calon DPD no 25 dari Sumbar' Yang Nomor 25nya itu Pak, Bagaimana proses peng'urutan'nya Pak. Dalam imajinasi kami untuk sesorang Empu yang sekaliber dan sekualitas Bapak Pantasnya No Urut '1'. Ingat Apak, Ambo jadi Ingat salah satu Anak Apak yang dulu sama-sama kuliah di Bandung dan satu angkatan pula (Kalu tak salah ada dua orang waktu itu yang di Kimia dan di Planologi) , yang mudah-mudahan mengikuti jejak Bapak sebagai tokoh penggerak masyarakat. Bak Pepatah, Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga, Semoga. Wassalam Dedi Yusmen -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Mochtar Naim Sent: Wednesday, February 18, 2009 9:05 AM To: [email protected]; Arief Rangkayo Mulia; Benni Inayatullah; Muljadi Ali Basyah Cc: Mochtar Naim; Tasril Moeis Subject: [...@ntau-net] Re: PENELITIAN TTG PRAKTEK WARNET Kawan2, Kalau awak melakukan penelitian tentang kriminalitas, apapun bentuknya, sendirinya termasuk ttg penyalahgunaan warnet untuk konsumsi pelempiasan nafsu pornografik, yang kita tentukan adalah garis toleransi ambang batas, bukan masalah generalisasi. Makin liberal dan makin sekuler masyarakat itu, makin tinggi tingkat ambang batas itu. Begitu juga sebaliknya. Nah, yang menarik, kenyataan sosiologiknya bisa terbalik. Negara-negara yang kita sangka liberal dan sekuler justeru menerapkan kode-kode etik yang cukup ketat untuk menjaga nilai-nilai moral di wilayah publik. Kalau soal pribadi di rumah masing2, itu kan lain. Di negara2 yang katanya berkebudayaan tinggi dan bermoral luhur, seperti Indonesia ini, yang notabene mayoritas terbesar rakyatnya adalah muslim, kenyataannya adalah seperti yang kita lihat ini. Apapun, dan apa saja, kayaknya sawahnya tidak berpematang lagi. Nilai-nilai moral terabaikan. Lalu di belakangnya siapa? Tak lain, cukong2 yang punya warnet itu, yang dengan sengaja membikin sekat2 itu untuk value added komersialnya. Dan sengaja merusak akhlak anak bangsa pribumi ini agar ekonomi negeri ini tetap berada di tangan mereka. Kasus orang2 Eskimo, Indian, Negro, Negritos, Aborigin, dan sekarang pribumi Melayu di Indonesia ini, sengaja dirusak akhlaknya untuk tujuan perpetuasi - pelanggengan - kekuasaan penjajahan ekonomi oleh cukong2 dan mnc lain2nya itu. Pada hal di tanah leluhurnya sendiri, di Tiongkok, dan di Singapura, di Malaysia, Thailand, Laos, Kambodia, Vietnam, Australia, dsb, yang semuanya sudah saya lihat, tak ada dan tak dibolehkan adanya sekat2 itu. Dan tempat2 untuk bersitungkin baraja di ruang2 perpustakaan, dan di mana saja di kampus2 di dunia ini tak ada ruang komputer yang pakai sekat2. Faktor lain kecuali cukong itu adalah faktor yang bersarang dalam dada kita sendiri. Nah, tanyai dada itu, dan tanyai diri, baik mana pakai sekat atau tak pakai sekat. Teriring salam untuk semua, Mochtar Naim, calon DPD no 25 dari Sumbar. --- On Mon, 2/16/09, Muljadi Ali Basjah <[email protected]> wrote: > From: Muljadi Ali Basjah <[email protected]> > Subject: [...@ntau-net] Re: PENELITIAN TTG PRAKTEK WARNET > To: [email protected] > Date: Monday, February 16, 2009, 10:00 AM > Ass.Wr.Wb Bapak Arief Rangkayo Mulia jo ummaik RN di > Palanta! > > Ambo cubo manjawab partanyoan P'Arief Rangkayo Mulia. > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
