Uda Saaf ..Musti ado urang gilonya ..bantuak mpkas..kalau mangecek sajo..lapone mandanganyo...Rainal Rais.. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: "Dr.Saafroedin BAHAR" <[email protected]> Date: Sat, 21 Feb 2009 20:19:25 To: WEST SUMATRA TOURISM BOARD<[email protected]> Cc: Rantau Net<[email protected]> Subject: Fw: [...@ntau-net] Masyarakat Minang Harus Dilibatkan Dalam Pengembangan Pariwisata. Assalamualaikum w.w. para pegiat dan pemeduli pariwisata Sumbar, Saya 'forward' pendapat artis Christine Hakim tentang potensi pariwisata Sumbar serta tentang perlunya pelibatan masyarakat. Saya percaya kita sudah lama mendengar pendapat seperti ini. Namun masalahnya adalah: bagaimana cara mengatasi kesan adanya inertia [=kelambanan] yang demikian lengket dengan manajemen pariwisata di kampung kita yang tercinta ini ? Apa perilaku kita sudah bak kata pepatah -- maaf sagadang-gadangnyo -- ' sarupo pahek, ditokok baru manggarik' ? Herannya, sudah ditokok berkali-kali kok tidak manggarik jua ? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo) "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak". Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] ----- Forwarded Message ---- From: zul amri <[email protected]> To: [email protected] Sent: Sunday, February 22, 2009 9:16:19 AM Subject: [...@ntau-net] Masyarakat Minang Harus Dilibatkan Dalam Pengembangan Pariwisata. Sabtu, 21/02/2009 22:38 WIB ( Padang Media ) padangmedia.com - PADANG – Masyarakat Minang haruslah dilibatkan dalam pengembangan pariwisata. "Kultur masyarakat Minang bukannya tidak cocok dengan pariwisata. Tapi mereka mesti dilibatkan dari awal. Karena partisipasi masyarakat lokal itu mutlak diperlukan dalam pengembangan pariwisata," ujar artis senior Christine Hakim, dalam diskusi pariwisata dengan Budayawan Sumbar, di Galeri Taman Budaya Sumbar Jumat kemarin. Menurut Christine, Sumbar memiliki semua potensi pariwisata. "Namun selama ini kita terlalu terlena dan kita lupa bahwa semua itu mesti dijaga dan harus dipersiapkan dengan matang," tutur artis yang perah bermain di film Pasir Berbisik ini. Hal yang sama disampaikan Dr.Ir. Ricky Avenzora, M.Sc, Ahli Ecotourism dan Rural Management, Institut Pertanian Bogor. Menurut Ricky, untuk mengembangkan potensi wisata tidak harus takut akan berbenturan dengan budaya Minang. "Malah sebaliknya, budaya merupakan aset utama dan menjadi penting dalam pengembangan parisiwata," urai Ricky. Kemudian Ricky juga menekankan bahwa masyarakat memiliki peran penting dalam pengembangan pariwisata. Lalu bagaimana caranya? "Kita memang tidak mungkin seperti masyarakat Bali yang dalam kesehariannya memang memakai pakaian adatnya. Sedangkan Minang hanya pada kondisi tertentu. Tapi potensi budaya lainnya, selain cara berpakaian masyarakat, bisa kita jual," ujar Ricky mengaku telah mendatangi seluruh provinsi di Indonesia. Selanjutnya, kata Ricky, yang mesti diingat bahwa pariwisata bukan semata-mata berupa fasilitas. Contohnya Eropa. Mereka memulai pariwisata tidak dengan membangun hotel berbintang lima. Namun mereka membuat hotel-hotel kecil tapi memiliki keunikan tersendiri. Selanjutnya, mereka membuat asosiasi, sehingga tidak terjadi benturan kepentingan dalam bisnis. Kemudian peran masyarakat juga mesti diatur. " Yang penting itu adalah memberikan rambu-rambu atau batasan tentang pengelolaan pariwisata. Sehingga kemudian dapat menciptakan masyarakat yang sadar wisata," ujarnya.(romi) ________________________________ Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
