Assalamu'alaikum W W

Benar2 terbalaskan panas dan angek nya Mak Itam.
Angek karena panas dan angek hati karena akhirnya mimpi kembali mak itam
terwujud.

Salut... saluuutt dan saluuuuut... (kok buliah 100x untuak kata2 salut itu)

Da Nof dan kawan di MPKAS tidak bisa dipisahkan dari kembalinya mak itam.
Dan seakan habih kato2 untuak mengatakan bagaimana menyaksikan sejarah
tersebut.

Pun sesampai di sawahlunto...., ke "angek an hati" itu tak juga hilang.

Sakali lai dengan segala usaha, perjuangan dan pengorbanan Alm Pak Chaidir N
Latief, Da Nof, Ephi, Hadi Katik Sati, Mak Darul pun Uda Rainal Rais nan
sangat bersemangat pada saat Sabtu bersejarah nantun.  Banyak dan banyak
lagi uda, bapak sarato kawan2 nan terlibat dalam sejarah nangko nan ndak
mungkin di sabuik ciek2.

Mengenai acara alah banyak di berita dan alah terangkum di ulasan kanda JEPE
di bawah nangko.

Badan diri ko indak banyak bisa mambantu, tapi tatap punyo keinginan dan
semangat untuak sato mambantu pasca peresmian kepulangan MAK ITAM.
Minimal dengan sosialosasi MAK ITAM melalui BARITO BERGAMBAR di BUKITTINGGI
TELEVISI nan bisa ambo lakukan.
Sabtu 2 berita alah turun, Senin 23/2 akan turun 2 berita lagi, dan mungkin
setelah itu akan turun berita2 lanjutan tentang MAK ITAM di BITIVI,
Televisinyo Urang Awak.

Khusus untuak Kanda JEPE tarimokasih ota lamak di ateh oto.
Setidaknyo tanpa beliau, 4 urang kami terselamatkan sampai BUKITTINGGI.

Walau dengan saketek ancaman!!!!!!

Dan ancaman tersebut mangkuih jadinyo, sampai baliau harus mengakui
pertemuan nan sangat kekeluargaan antar penghuni RN membuat produktivitas
tulisan baliau agak tersendat.
Antah dek panuah jo stok carito, atau antah dek saking gembira... Atau antah
apo???
Kanda JEPE nan bisa manjawek.....

Sakito sajo komentar ambo ttg Mak Itam dan Curito Kanda JEPE

Wassalam W W

ABS Rangkayo Mulia

Kini jadi PAMBANTU BUKITTINGGI TELEVISI
(untuak samantaro)

Pada 22 Februari 2009 22:55, jupardi andi <[email protected]> menulis:

>   *"PANAS NAN TERBALASKAN dan  ORANG GILA"*
>
> *By : Jepe*
>
>
>
>
> Saya baru sampai di Pekanbaru hari ini sekitar jam 2, sejenak melepaskan
> "rangkik-rangkik" dengan merebahkan diri karena lelah  secara fisik,
> berpanas –panas, berhujan-hujan membawa mobil dari Sibuhuan ke Sawahlunto
> pulang ke Pekanbaru bergantian dengan salah seorang staf  saya dan jarak
> yang saya tempuh itu menurut catatan speedometer mobil saya lebih dari 850
> Km untuk satu tujuan memenuhi janji "Datang Yuk..Lihat Mak Hitam"
>
>
>
> Lepas Isya saya sejenak seperti biasa dirumah masuk ke Palanta Saiber RN,
> dari berbagai postingan yang masuk tentunya topic yang paling hangat  untuk
> disigi adalah seputar peresmian kembali beroperasinya  kereta api Diesel
> untuk tujuang Wisata dan paling istimewa adalah  pulang kampungnya si Mak
> Itam. Seputar berita peresmian ini tentunya sanak-sanak di Palanta RN bisa
> membaca dan menyimak dari postingan members RN ataupun  dari berbagai
> media baik cetak, elektronik dan internet.
>
>
>
> Postingan yang paling "istimewa" dan sangat berarti bagi saya adalah "paneh
> nan tabalehkan" dari Bung Nanang dan "Orang Gila" dari Pak Rainal Rais, dua
> kata kunci tersebut bagi saya sangat bermakna dan menyentuh hati saya yang
> paling dalam, mungkin begini kalau saya mencoba mengungkapkan hati seorang
> Bung Nanang dan Bapak Rainal Rais
>
>
>
>
>
> Paneh nan tabalehkan atau bisa juga disebut Panas nan terbalasakan,
> rada-rada sulit saya menduga entah bagaimana perasaan seorang Nanang ketika
> melepaskan kata-kata tersebut, tapi saya bisa memastikan ada perasaan
> kegembiraan, kelegaan, keharuan, kepuasaan dan segala perasaan campur aduk
> atas suksesnya secara resmi kembalinya Mak Itam ke kampung halamannya ranah
> minang  setelah tidur panjang di Ambarawa. Semua sudah terbalas.."panas"
> (hasil kerja keras) selama ini tuntas sudah.
>
>
>
> Perasaan Nanang seakan mewakili orang-orang yang selama ini ikut berperan
> nyata atas kembalinya Loko Uap "Mak Itam" baik secara individu maupun sebuah
> komunitas/institusi "nir laba" yaitu MPKAS dan orang-orang hebat tersebut
> yang saya jumpai dengan raut wajah dan hati selalu tersenyum, rendah hati,
> jauh dari kesan menonjolkan diri atau istilah sekarangnya ber"narsis-narsis"
> adalah Bung Nofrins, Pak Rainal, Bung Miko, Bung Hadi, Mak Darul, Bung Arif,
> Bung Khairul, Bung Herman, Bung Ephi Lintau dan mungkin Bung-bung lainnya
> yang hadir pada saat itu , mereka semua seperti kata Nanag "Paneh nan
> tabalehkan".Ungkapan ini sangat "bersayap" biarlah mereka-meraka tersebut
> yang tahu dan disimpan dalam hati masing-masing
>
>
>
> Tapi yang pasti saya begitu bahagia bertemu orang-orang seperti mereka,
> orang-orang yang bekerja mau berkorban, bekerja dibalik layar ataupun
> didepan layar, orang-orang yang bekerja "Kerbau yang punya susu, sapi yang
> dapat nama" ..saya sempat bertanya dalam hati "Apa sih yang mereka cari",
> Materi ?,,ahh..terlalu naïf saya berpikir begitu saya melihat mereka-meraka
> yang bersahabat dan rendah hati ini bukan disini "Periuk Nasi" mereka,
> diluar mereka bekerja secara professional disegala bidang, biarlah hati
> mereka yang tahu apa yang mereka cari atau biarlah masyarakat banyak yang
> melihat mereka-mereka yang "low profile" ini . Jika seorang Nanang berkata
> hasil dari "Paneh nan terbalehkan" mendapat pujian dari saya, sungguh  hati
> saya jumawa, jujur merinding bulu kuduk saya ketika Nanag berkata begitu
> dalam postingannya. Saya bukan siapa-siapa hanya seperti masyarakat
> kebanyakan yang hadir pada acara tersebut dan saya berpikir positif saja,
> saya yakin Nanang berkata dari hati yang tulus dan tidak ada satupun logika
> yang bisa saya tarik  apalah arti pujian seorang Jepe, lebih bermakna
> rasanya pujian tersebut datang dari orang-orang terkenal, public figure atau
> petinggi di Negara ini, tapi biarlah saya memposisikan pujian saya tersebut
> sebagai masyarakat banyak, begitu mungkin diharapkan oleh seorang Nanang
> serta mereka-mereka yang saya sebutkan diatas.
>
>
>
> Mereka telah mengorban energi, waktu, biaya, meninggalkan keluarga dan
> orang-orang tercinta serta segalanya buat kedatangan Mak Itam dengan berbuat
> dan bertindak nyata, mereka telah melakukan pekerjaan yang hebat mungkin ini
> yang disebut oleh Pak Rainal "Orang Gila" atau jika saya sedikit berpikir
> liar apakah mereka mengharap gelar-gelar adat atas usaha mereka ini…ahhh
> terlalu liar saya berpikir begitu, jika hasil usaha kerja keras
> mereka-mereka ini diberikan gelar-gelar adat,  saya harus berpikir lebih
> liar lagi dan mereka tersebut pasti akan menolaknya.
>
>
>
> "Orang Gila….Orang Gila…seperti kata Pak Rainal, persis juga apa yang saya
> diskusikan ketika menginap di Baso dirumah keluarga besar Bung Herman
> Jambak, kami berbicara dan berdiskusi sampai jam 2 malam walau kami telah
> kelelahan capek berpanas dan berhujan seharian mulai dari Padang Panjang
> sampai malam jam 8 berhujan-hujan dikediaman rumah dinas Walikota
> Sawahlunto, intinya Bung Herman berkata :"Jepe untuk memajukan Ranah Minang
> disegala sector tersebut perlu "Orang Gila"
>
>
>
> "Kegilaan"mereka itu tidak mengenal batas umur, saya banyak membaca sejarah
> atau biograpi orang hebat didunia ini, orang-orang yang membuat dan merubah
> sejarah peradaban umat dimuka bumi ini, orang-orang yang mempunyai ide
> brilian tapi belum tentu seorang yang jenius dan rata-rata mereka adalah
> "Orang Gila", tidak usah jauh-jauh contohnya sebut saja orang-orang yang
> mendapat penghargaan Kalpataru, ketika ia mewujudkan sebuah ide gila ingin
> menghijaukan hutan mangrove yang porak poranda dan sulit diterima akal sehat
> itu akan terlaksana tapi dengan kegilaannya bisa mewujudkannya sendiri
> bahkan orang lain berkata "Dia sudah gila ya", tapi ketika mimpinya terwujud
> maka orang baru sadar akan arti kegilaannya, hasil kerjanya gila ini
> mendatangkan manfaat yang luar biasa bagi nelayan atas usahanya kembali
> menghijaukan hutan bakau.mangrove.
>
>
>
> Saya melihat  jiwa kegilaan ini ada pada mereka, dengan mata kepala saya
> sendiri melihat seorang Rainal Rais, hati saya berkata apa sih yang ingin
> dicari seorang Rainal Rais dengan usia berkepala enam lebih dan kakek bagi
> cucunya jika berbicara materi tentunya hidupnya sudah mapan, tapi semangat
> kegilaan untuk berbuat tidak pernah padam, ketika acara di Ombilin kereta
> api berhenti  tatapan mata saya bukan kepada pejabat-pejabat penting yang
> turun dari KA Diesel yang tidak pas gerbongnya berhenti pada tangga kayu
> yang disiapkan, seorang Rainal Rais yang kebingunan turun dari gerbong yang
> cukup tinggi dari dasar tanah dan tidak ada tangga, tanpa membuang waktu
> saya mencoba menghampiri beliau untuk sekedar membantu dan meraih tangannya
> turun dari gerbong..happ dengan segali loncatan beliau telah turun dari
> gerbong, saya lansung memperkenalkan diri pada orang tua ini, seperti orang
> yang telah berkenal cukup lama dia menyambut salam saya dengan senyuman dan
> kerendahan hati.
>
>
>
> Saya berpikir dalam hati "Kok..mau-maunya Pak Rainal ini menyusahkan diri",
> saya yakin seorang Rainal Rais orang yang cukup punya nama dan dikenal tapi
> ketika acara tersebut kesan saya jauh dari "Orang terkenal" ah..inilah
> rupanya dia sedang menikmati "kegilaannya" bersama anak-anak muda diatas,dia
> mengabadikan setiap moment acara tersebut dengan "Pocket Camdig" yang selalu
> ditentengnya, lalu berbicara dengan anak-anak muda di MPKAS, puas tersenyum
> sana sini dengan kami lalu sejenak memisahkan diri ikut duduk ditenda yang
> telah disediakan oleh Panitia itupun bukan dibagian VVIP, pidato dan
> sambutan selesai  lebih menarik bagi dia untuk bergabung dengan anak-anak
> muda yang  "gila" ini.
>
>
>
> Dari berbagai pidato  dan kata sambutan yang saya simak dari petinggi dan
> pejabat Negara, poin paling penting yang saya simak adalah kata sambutan
> dari Wali Kota Sawahlunto, intinya beliau erkata kota Sawahlunto yang selama
> ini adalah kota mati, kembali hidup dan bergairah atas pulang kampungnya Mak
> Itam yang punya ikatan emosional dan sejarah yang panjang di Kota Baro ini,
> masyarakat yang berjibun menghadiri acara peresmian tersebut begitu antusias
> menyambut kepulangan Mak Itam yang selama ini tidur panjang di Meseum KA
> Ambarawa.
>
>
>
> Dan kota mati itu telah dihidupkan kembali oleh mereka-mereka yang gila
> ini, jikapun mereka yang gila ini adalah pemicu semua ini, ibarat sebuah
> senjata api apapun ceritanya dia akan meledak jika ada pemicunya, peluru  itu
> telah melesat nyata dari sebuah mimpi yang dibangun mereka-mereka yang gila
> ini, ah..namanya juga orang gila kadang-kadang terlupakan, tapi yang pasti
> mereka-mereka yang berpikir jernih tahu siapa "orang gila" ini.Saya menaruh
> respek, hormat dan salut dari cara kerja mereka yang hebat ini dalam
> memulangkan Mak Itam dan itu tidak mudah kawan.
>
>
>
> *Pku, 22 Pebruari 2209*
>
>
>
> Nanang, postingan terakhir anda Mimpi telah menjadi kenyataan dan itulah
> sebuah bentuk kenikmatan atau orgasme dari "Orang-Orang Gila" Mimpi anda,
> mimpi Nofrins, Mimpi Uda Rainal , mimpi nama-nama yang saya sebutkan diatas,
> boleh lah saya menitip mimpi pada anda semua…dan itu juga mimpi saya.Semoga
> menjadi mimpi kita semua orang minang selama ini yang telah menjadi
> kenyataan.
>
>
>
> Saya akan coba menulis kisah perjalanan saya dari tempat saya  sedang
> bertugas di Sibuhuan Tapsel ke Sawahlunto setelah sebuah tulisan pengantar
> ini, Alhamdulillah janji saya terpenuhi sudah "Datang Yuk Lihat Mak Itam.
> Terima kasih atas sambutan kawan-kawan semua yang penuh rasa persahabatan,
> keramahan, kerendahan hati dan rasa persaudaraan .
>
>
>
> *"Klasonnyo yo manusuk ka jantuang, sebuah alunan bunyi yang tlah lama
> hilang. Suasana nan tidak begitu ramai, perasahan hati membawa diri menjadi
> serasa pribumi kaya yang pada waktu itu menikmati kemewahan gerbong mak
> itam..................................sebuah sensasi yang luar biasa.
> Dikalau menanyemen menjual paket 2 juta per trip per orang, saya sudah puas
> menikmati walaupun itu gratis..........................alhamdulillah, sebuah
> mimpi menjadi nyata........................................semoga mak itam
> menjadi sebuah instument parawisata yang bernilai jual tinggi" (Nanang)*
>
> ------------------------------
> Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 
> 3<http://sg.rd.yahoo.com/id/search/firefox/mail/signature/*http://downloads.yahoo.com/id/firefox/>
> !
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

<<inline: stat7401.jpg>>

Kirim email ke