PARIWISATA HIJAU : Artis Tanam Terumbu di Sikuai
Senin, 23 Februari 2009 | 00:08 WIB 

Padang, Kompas - Artis Christine Hakim, Henidar Amroe, Tasman Taher, dan
Jian Batari Anwar menanam terumbu karang di Sikuai, Padang, Jumat pekan
lalu. Lokasi pantai yang dipilih merupakan pantai yang mempunyai terumbu
yang sudah rusak.

Selain para artis, perantau Minang, pengelola Sikuai Resort, dan sejumlah
pengunjung kegiatan juga melakukan kegiatan serupa di pantai yang berada di
kawasan Sikuai Resort itu.

"Yang terpenting dari kegiatan ini adalah kampanye pelestarian lingkungan
hidup," kata Christine yang berbasah-basah demi menanam terumbu karang itu.

Henidar juga mengakui bahwa keikutsertaannya pada penanaman terumbu karang
ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap kerusakan lingkungan.

Terumbu karang sebesar telapak tangan orang dewasa itu dipasang di perairan
sekitar 3 meter dari pantai. Pantai Sikuai ini mempunyai pasir putih dan air
yang masih jernih sehingga dasar laut bisa terlihat. Sikuai merupakan pulau
yang berjarak sekitar 90 menit perjalanan laut dengan kapal pesiar.

Pemilik Sikuai Resort, Rikwan Wijaya, mengatakan, terumbu di kawasan ini
memang sudah rusak lantaran resort sempat ditutup sekitar tiga tahun oleh
pemilik yang lama. Setelah ditutup, sejumlah nelayan menangkap ikan dengan
menggunakan dinamit atau racun sehingga terumbu karang yang ada menjadi
rusak.

Upaya pelestarian terumbu karang sudah dilakukan pihak resort sejak beberapa
waktu silam. Sejumlah wisatawan yang berkunjung ke Sikuai Resort diajak
untuk menanam terumbu karang, termasuk wisatawan mancanegara.

"Kegiatan ini menarik bagi wisatawan. Mereka dengan senang menanam terumbu
karang. Sejumlah bagian dari pantai di Sikuai ini sudah tertanami terumbu,"
papar Rikwan. (ART)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/23/00081989/artis.tanam.terumbu.di.
sikuai

 

PARIWISATA : Mak Itam dan KA Wisata Resmi Beroperasi di Sumbar
Senin, 23 Februari 2009 | 00:07 WIB 

Sawahlunto, Kompas - Lokomotif uap Mak Itam dan kereta api wisata Danau
Singkarak siap melayani wisatawan yang hendak menikmati pemandangan alam
dari Kota Padang Panjang menuju ke Kota Sawahlunto.

Kedua sarana transportasi wisata itu diresmikan oleh Menteri Perhubungan
Jusman Safeii Djamal dan Gubernur Sumatera Barat Gamawan Fauzi, Sabtu
(21/2).

Kereta api wisata akan difungsikan untuk melayani jalur dari Stasiun Padang
Panjang ke Stasiun Sawahlunto. Kereta ini melewati tepi Danau Singkarak
sepanjang 19 kilometer. Lokomotif yang digunakan adalah lokomotif diesel
yang mempunyai gigi. Lokomotif bergigi ini sanggup menarik gerbong melewati
jalur menanjak dan menurun di sepanjang rute tersebut.

Adapun Mak Itam akan difungsikan untuk jalur Stasiun Sawahlunto-Muara
Kalaban yang berjarak tujuh kilometer. Lokomotif uap memang tidak digunakan
untuk jarak jauh mengingat usia lokomotif ini sudah tua.

Menteri mengatakan, pengembangan kereta api wisata ini merupakan bagian dari
revitalisasi kereta api seperti yang diharapkan Presiden.

"Dalam rangka revitalisasi kereta api, semua jalur bisa direvitalisasi dan
ditumbuhkembangkan. Kereta api bisa menjadi bagian penting dari program
pengembangan industri di Indonesia yang berbasis tiga T, yakni turisme,
telekomunikasi, dan transportasi," kata Jusman.

Dia juga akan menambah sejumlah gerbong penumpang untuk pengembangan kereta
wisata di Sumatera Barat. Gerbong kereta diperkirakan rampung dikerjakan PT
Inca pada bulan Oktober.

Gubernur Gamawan Fauzi meminta pemda yang dilewati oleh kereta api
menyediakan titik-titik perhentian wisata. Jalur Padang Panjang-Sawahlunto,
menurut Gamawan, berpotensi menjaring wisatawan. Apalagi, tanggal 29 April
mendatang akan dilaksanakan Balap Sepeda Internasional Tour d'Singkarak,
yang diikuti 15 negara.

Gubernur juga berharap kereta api wisata juga dikembangkan untuk jalur
Padang Panjang-Bukittinggi-Payakumbuh. Jalur ini merupakan bagian dari
rangkaian kereta api yang dibangun Belanda di Sumatera Barat.

Saat ini kondisi rel di sepanjang jalur tersebut rusak. Sebagian jalur
kereta malah dibangun perumahan oleh penduduk setempat. "Kami akan
membongkar rumah-rumah yang tumbuh di atas rel," katanya. (ART)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/23/00075542/mak.itam.dan.ka.wisata.
resmi.beroperasi.di.sumbar


--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke