*Katanya utk jadi dan *sebagaiPimpro* tsb juga susah, *ada pendekatan ini dan itu nya , harus di keluarkan dan taktisnya, dan biaya yg tak terduga. Ada pelincir utk diatas sana. Apakah memang demikian? Antalah sanak.
Wass. Muzirman Tanjung. *Dugaan Korupsi* *Sekda Bukittinggi Segera Diperiksa Kejati* Jumat, 27 Februari 2009 | 00:08 WIB Padang, *Kompas *- Pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat menegaskan rencana pemanggilan Sekretaris Daerah Bukittinggi Khairul dalam waktu dekat. Pemanggilan Khairul terkait kasus korupsi pengadaan tanah. Hal itu disampaikan perwakilan pemuda Sumatera Barat, Charles Simambura, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Sution Usman Adji, Kamis (26/2), secara terpisah. ”Tidak lama lagi Sekda Bukittinggi akan segera dipanggil. Pemanggilan kami lakukan setelah pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi selesai dilakukan,” kata Sution. Khairul diduga terlibat korupsi pengadaan tanah untuk Kantor DPRD serta pengadaan tanah untuk pul kendaraan Subdinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Bukittinggi tahun 2007. Kerugian negara akibat korupsi tersebut diduga mencapai Rp 1,2 miliar. Saat kejadian, Khairul berperan sebagai ketua panitia pengadaan tanah. Selain Khairul, kejaksaan juga menetapkan Wali Kota Bukittinggi Djufri sebagai tersangka. Djufri bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan itu. *Izin presiden* Pemeriksaan Djufri sebagai saksi, menurut Sution, membutuhkan izin Presiden sehingga perlu waktu yang lebih lama. Hingga kini izin itu belum turun. Sution memastikan surat permohonan pemeriksaan Djufri sudah dilayangkan kepada Presiden lewat Kejaksaan Agung. ”Kalau sudah terlalu lama, nanti kami surati lagi,” kata Sution. Charles Simambura mengatakan, pihaknya memberikan dukungan moral kepada kejaksaan untuk merampungkan kasus korupsi. ”Kami mendukung upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan pihak kejaksaan. Kami juga mendengar ada teror-teror yang ditujukan ke kejaksaan dalam rangka pengusutan kasus korupsi. Karena itu, dukungan ini kami berikan agar pihak kejaksaan tidak surut langkah menuntaskan kasus korupsi,” kata Charles. Selain kasus korupsi yang terjadi di Bukittinggi, para pemuda yang berasal dari kalangan mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat juga mempertanyakan sejumlah kasus korupsi yang mandek. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
