Sabtu, 28 Februari 2009 | 00:06 WIB

Padang, Kompas - Kekayaan alam dan adat masyarakat Sumatera Barat
membuat kelompok masyarakat ini berpotensi menjadi contoh terbaik di
Indonesia dalam penerapan metode komunitas berbasis pembangunan
pariwisata berkelanjutan.

Demikian disampaikan pengajar Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan
dan Ekowisata Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, Dr Ricky
Avenzora, Jumat (27/2).

”Potensi itu sejalan dengan tegaknya adat matrilinial dan adat harta
pusaka tinggi di Ranah Minang. Dengan adat ini, pemberdayaan
masyarakat lokal dalam pembangunan bisa jadi lebih mudah dan
realistis,” kata Ricky.

Kekayaan alam di Sumbar terentang mulai dari perbukitan hingga tepi
pantai. Tidak hanya itu, Sumbar juga mempunyai pelbagai upacara adat,
tradisi, hingga sejarah yang menarik bagi wisatawan.

Ricky mengatakan, perwujudan pariwisata model ini membutuhkan
kesungguhan dan konsistensi pemerintah daerah untuk memotivasi
masyarakat. Tujuannya, agar masyarakat mau berpartisipasi aktif
mengambil bagian dalam berbagai proses dan peluang pembangunan yang
ada secara berkelompok dalam bagian adat yang secara tradisional telah
mendarah daging dalam kehidupan mereka.

Ricky mengatakan, para pemegang tanggung jawab pariwisata di Sumbar
perlu perencanaan untuk 30 tahun mendatang. Perencanaan itu perlu
mempunyai akar pada sejarah kelahiran dan perjalanan nenek moyang
masyarakat Minang. Sejarah menunjukkan bahwa nenek moyang masyarakat
Minang telah melahirkan sejumlah filosofi hidup yang sederhana, tetapi
komprehensif dan berlaku sepanjang masa.

Setelah terbangunnya perencanaan pariwisata untuk 30 tahun mendatang,
pendekatan untuk melaksanakan rencana ini perlu disepakati agar
perencanaan itu dapat terwujud.

Ricky mengusulkan agar Sumbar membuat dokumen perencanaan pembangunan
ekowisata yang komprehensif. Dokumen ini perlu disahkan sebagai
peraturan daerah oleh DPRD.

Pengesahan ini diharapkan sanggup menjaga keberlangsungan dan
konsistensi pembangunan pariwisata di Sumbar. (ART)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/28/00062932/komunitas.berbasis.pariwisata.di.sumbar

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke