Assalamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, engku Sutan Chaniago Yth, Sajak ado adagium adaik basandi syarak, syarak basandi Kitabullah, sesungguhnya yang mesti berlaku adalah monorail. Ketika kita beradat di Minangkabau, maka panduannya adalah syarak menurut Kitabullah (Alquran). Tidak ada Kitabullah yang di artikan lain dari itu. Sebab Alquran melengkapi semua kitab-kitab wahyu yang ada sebelumnya, dan tidak termungkiri telah banyak dicemari, oleh tangan manusia di zamannya, atau di masa sesudah itu.
Tidak berlebihan kalau Buya Hamka sangat tegas berkata, yang tidak beragama Islam, tidaklah dia Minangkabau.... Namun kini..., enggan kita mengakui kata Buya Hamka itu.... sehingga yang terjadi, adat hanya sebatas tata krama pergaulan, yang tidak lagi dipandui oleh syarak (Islam). Tantangan kini dan masa depan itu sangat berat, yang terberat itu adalah mengubah yang ada dalam diri, kata orang kini, berparadigma tauhid dan bermanhaj syari'ah. Maaf dengan ta'dziem, Wassalam BuyaHMA (l.74, Piliang, Majo Kayo, di Padang) --- On Mon, 3/2/09, Z Chaniago <[email protected]> wrote: From: Z Chaniago <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: Warisan To: [email protected] Date: Monday, March 2, 2009, 12:24 AM Assalamu'alaikum Ww Sabananyo narasumber juo indak salah doh....., sabab batua juo kalau mangarajokan nan lain dari aturan Allah dan LAH ADO ATURAN-NYA ....kalau awak indak mangarajokannyo ingkar tu namonyo....talapeh mangarati atau indak soal adaik Minangkabau...atau pun masalah urang awak atau urang lua..... kalau awak masih mempermasalahkan 'urang nan indak tau' ataupun 'urang lua'.....sabananyo ado juo masalah di awak tu..... ea itu..... awak dan ....sorry to say... adat awak.... mungkin masih bapikia adat jo agamo sarupo duo sisi rel kereta api... nan kida adaik nan suok agamo.... bukan manjadikan agamo Islam sabagai dasar dari saluruah sendi kehidupan..... antahlah..... awak ini apalah...., baa kiro-kiro Buya Masoed ?? Wassalam Z Chaniago - Palai Rinuak Pada 2 Maret 2009 15:01, Nofend Marola <[email protected]> menulis: Nah.. diambo, disitu masalahnyo da. Bak kecek buya, narasumber indak paham jo adat kita, dan moderator, walau urang awak, juo indak tau, seperti apa pusako dikampuang awak tu. kalau disamokan sadonyo, yah.. pasti salah menurut pandangan urang nan dilua. Dan dikarenakan moderator gak ngerti juga nan ditanya, sehingga jawabannya membuat orang berpikir negatif terhadap semua. Itu manaruik ambo. Salam. \Nofend\ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Sri Yansen Si Abdel inyo cuma batanyo menganai warisan tanpa mendefinisikannya lebih jelas...dan mengatakan bahwa di tanah kelahiran dalam hal ini SUMBAR yang menganut sistim matrilineal untuk warisan si wanita mendapat lebih dari laki2.... dan si Mama menjelaskan serta meminta agar Mamak2 nan ado dikampuang merubah cara pembagian warisan ini karena tidak sesuai dengan hukum agama. Bagi saya yang tidak begitu paham masalah warisan dan mungkin juga banyak orang yang ada di studio ataupun menonton lewat tv akan berpikir kita di ranah melanggar syariat agama. salam, Yansen/Lk/37/Sawangan -- Z Chaniago - Palai Rinuak Alam Minangkabau semakin memukau oleh kemilau Danau Maninjau - Menjadikan Adat menjadi rasional . --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
