2009/3/3 Datuk Endang <[email protected]> > > Saya ingin menyampaikan sedikit renungan, bila perbudakan itu dulu merupakan bagian dari budaya > atau adat-istiadat setempat (`urf); tidak ada satu halangan bagi Rasulullah untuk memenuhinya, > sejauh tidak bertentangan dengan syariat. Beliau melaluinya `tahap demi tahap', walau kemudian turun > syariat tidak membenarkan perbudakan ini.
Masalah perbudakan dalam Islam ini buat saya juga masih merupakan misteri yang belum terjawab. Belum saya temukan ayat Qur'an maupun Hadits yang secara mutlak melarang perbudakan. Yang ada adalah anjuran untuk membebaskan budak baik sebagai perbuatan baik maupun sebagai denda terhadap suatu pelanggaran. Bahkan menurut tulisan yang saya baca dalam satu buku, pengelana ternama Ibnu Batuta yang hidup pada abad 14 M pun dalam beberapa perjalanannya masih membawa budak (wanita). Ichwan (41) --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
