Saya membayangkan *milis RN, milis lain*, Facebook, Friendster, Tagged, flixter, plurk dll itu sebuah "pasar", atau "palanta" virtual. Dengan sendirinya, maka di sana juga akan berlaku "hukum" seperti dalam pasar dan palanta sebenarnya (yang copy darat).
Di satu sisi pengunjung akan mendapatkan manfaat, bisa "membeli" dan "menjual", bisa basobok jo kawan lamo dst. Di situ banyak urang elok, tapi di situpun banyak juo tukang cacak, tukang tipu, dst dst. "Pemilik Pasar" atau palanta tentu berusaha menyeimbangkan antara "keamanan" dan "kenyamanan" pengunjungnya. Itu tidak mudah, kalau tingkat keamanannya diperketat, kenyamanan bisa berkurang, begitu juga sebaliknya. Untuk "pengunjung pasar", ya juga harus berusaha menyeimbangkan antara keamanan dan kenyamanan dirinya. Misalnya, seberapa banyak "pitih" nan ka dibaok untuak balanjo, seberapa "besar cincin mas" yang mau dikenakan. Pertimbangkan sendiri lah... Ada juga kawan saya yang berpendapat, supaya aman, jangan masukkan data pribadi dan foto2. Kalaupun harus, masukkan seminimal mungkin dan kalau perlu data/ foto palsu. Nah, saya terpaksa tertawa. Kalau anda membawa barang palsu ke pasar, apa yang akan anda harapkan di pasar itu? Anda berharap mendapat barang asli sebagai "penukar" barang palsu anda? Kalau begitu, sebaiknya anda "tidak usah kepasar". Satulagi, dengan maraknya FB, sekarang sering dilaporkan "kerugian" karena pishing, misalnya. Iya, itu harus disikapi. Tetapi toh saya lihat pishing selama ini terjadi di milis2, dan tampaknya tidak begitu diributkan tuh. Paling2 kalau account anda dibajak, anda akan mengumumkan "itu bukan saya, account saya dibaja". Tapi anda tidak mengatakan "berhentilah menggunakan milis yang lewat google, berhentilah dari keanggotaan palanta rantau net ... Jadi memang, masuak pasa atau masuak palanta itu ado lamak dan ado bahayonyo. Tingga awak pertimbangkan pasa dan palanta nan ma nan ka didatangi, pakaian pao nan ka digunokan ... Wassalam Riri Bekasi, L 46 2009/3/6 Nofend Marola <[email protected]> > > > Makan Gulai kambaing balabiahan, manjadi panyakik. > Makan nasi banyak2, bisa muntah2. > > Jadi manaruik ambo, artikel beberapa hari ini mengenai ketakutan atau > kehati2an orang terhadap facebook > hanya dikarenakan Facebook itu sendiri ngeboom besar semenjak Obama maju > jadi Presiden dulu. > Padahal jauh2 hari sebelum ini, sudah sangat banyak situs jejaring yang > sama > seperti ini, liat saja MySpace > Friendster, Multiply dan banyak lagi. > > Dalam kemajuan penggunaan IT ko, intinyo diawak balako sajo, apakah kita > akan umbar info diri, atau > tau berhati2 saja, jangan kan FB, BCA saja pernah dibobol orang. > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
