PARIWISATA
Mak Itam Banyak Diminati Wisatawan
Kompas, Selasa, 10 Maret 2009 | 03:57 WIB
Padang, Kompas - Lokomotif uap Mak Itam mampu menarik wisatawan lokal dan
mancanegara. Puluhan penumpang sudah merasakan naik kereta yang ditarik
lokomotif berbahan bakar batu bara dan kayu itu selama sepekan terakhir.
Mak Itam melayani jalur kereta api dari Stasiun Sawahlunto ke Stasiun Muara
Kalaban, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Panjang jalur ini 7 kilometer dan
melewati lubang kalam sepanjang 840 meter. Lubang kalam dibangun zaman Belanda
tahun 1894.
Kepala Stasiun Sawahlunto Zulkifli, Senin (9/3), mengatakan, respons masyarakat
atas keberadaan Mak Itam dan gerbong tua sangat baik. Respons itu ditandai
dengan ketertarikan wisatawan mencoba naik di gerbong yang ditarik lokomotif
uap itu.
”Hari Minggu kemarin, ada 30 penumpang yang naik kereta ini. Sebagian besar
penumpang berasal dari Riau dan secara khusus datang ke Sawahlunto untuk
merasakan naik kereta uap. Sebelumnya, puluhan penumpang asal Belanda mencarter
Mak Itam dan gerbong tua,” ujar Zulkifli.
Untuk perjalanan bersama Mak Itam, PT Kereta Api menetapkan tarif Rp 80.000
pergi-pulang. Rute ini dijalankan secara reguler setiap hari Minggu. Sementara
tarif pesanan lokomotif uap dengan gerbong tua dipatok Rp 5 juta. Gerbong tua
ini bisa mengangkut sampai 50 penumpang.
Selain kereta api uap, ratusan wisatawan penggemar kereta api juga bisa
merasakan naik kereta api di tepi Danau Singkarak. Kereta api wisata ini
berangkat dari Stasiun Padang Panjang dan tiba di Stasiun Sawahlunto. (ART)
Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo!
Answers!
http://id.answers.yahoo.com
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---