Kenangan yang tak terluakan di B Tinggi ialah. Kami dibawa jalan-jalan  dan 
setiap jalan-jalan guru kami memperlihatkan contoh-contoh  ke seharian 
kehidupan  orang dikampung
Ketika kami melewati  orang memelihara itik, Guru saya berkomentar, hanya 
dengan beternak itik orang kampung itu bisa menghidupi keluarganya.

Saya ajak ayah dan ibu membeli 15 ekor itik  kami pelihara di kandang, dan kami 
lepas dekat Bandar  di belakang rumah.

Konsekwensinya  saya satu-satunya anak lelaki disuruh mencari makanan itik-itik 
ini. Dia harus makan dedak, makan nasi dan makan sayur-sayur.

Tiap sore  saya bersama adik K Sulastri (sekarang dia sukses sebagai pedagang 
Garmen, beberapa tokonya  ada di Tanah Abang, Padang dan B Tinggi.. DEWI INDAH) 
Berdau kami pergi ke retoran  meminta sisa-sia makanan untuk saya berikan ke 
itik-itik. Kemudian singgah di rumah potong   minta darah sapi untuk di kering 
lalu di tumbuk sampai halus,   jadi sumber protein oleh itik.
Dan sebelum pulang, sore hari kami singgah di Pasar memilih  daun sayur lobak 
singgalang yang  tak terjual  dan tak laku. Beberapa bulan ini kami kerjakan.
Memmng itik-itik itu bertelur dan telurnya memang enak oi.

Kini keinginan waktu kecil itu saya ujudkan, tapi dengan cara yang lebih 
modern. Saya beli beberapa kotak anak itik, dibesarkan dengan petunjuk-petunjuk 
dan makanan khusus
Ituk itu berkembang dabn tumbuh dengan pesatnya. Saya buatkan kolam ikan dan 
sekali gus tempat pemandian itik-itik itu.

Tiap hari Ulog dan udin mencari keong mas dan bekicot di belakang   di kebun 
sayur kangkung. Dia dapat dua karung  dan itu menjadi makanan utama itik, 
sehingga dia terangsang untuk bertelur.
Mungkin karena gizi dan makan yang diberikan untuk  itik itu, dia jauh lebih 
besar dan jauh lebih sehat di bandingkan itik-itik  yang lain.

Itik-itik itu mulai menebarkan telurnya. Karena itiknya besar dan sehat  
telurnya pun besar-besar, kebiruan.

Pagi tadi saya pergi kepekarangan itik   saya memilih telur-telur. Satu, dua, 
sampai  82 (delapan puluh dua) telurnya sepagi ini.  Alhamdulillah  kata saya 
dalam hati
Sekarang RS PMC tak perlu beli telur, kebutuhannya sudah di penuhi. Tidak 
begitu pusing lagi memikirkan gizi dan makanan pasien.

Ada itik dan telurnya , ada ayam dengan dagingnya, ada ikan yang bis diambil 10 
kg perhari.

Dulu saya di beri hadiah oleh teman sepasang Angsa, berwarna putih tinggi dan 
besar, lehernya panjang. Sekarang angsa itu makin perkasa, gagah, mereka sudah 
berkembang biak, sudah jadi 13 ekor. Yang jantan  bersuara melengking dan 
betina bersuara serak.  

Kalau betina lagi mengerami telur, yang jantan dengan setia menunggui. Bila 
kita mendekat kita di burunya  sambil mengeluarkan teriakan bunyi yang 
memanjang.  Kalau kita membawa makanan, angsa-angsa itupun berebutan. Bila ada 
binatang lain atau manusia yang tak di kenalnya  datang merekapun rebut. 

Dari suara-suara yang di timbulkannya kita bisa membedakan, suara kelaparan, 
suara minta makan, suara ketakutan, suara  berang melindungi  betina yang lagi 
ngeram, dan suara waktu mereka   melindungi anaknya.  Dari jauh jika kita 
perhatikan dankita simak kita bias memahami makna dari suara yang di 
pancarkannya.

Pagi tadi meneteas  3 ekor anak Angsa dari 6 telur yang di erami, cantik dan 
lincah.
3 telur yang tak di tetaskan disebut Kalabang telur. Rupanya ada orang yang 
sudah lama meminta kelabang telur ini.  Saya ngak tahu untuk apa , tapi dia 
dengan gigih meminta dan mengharapkan kalabang telur itu. Saya terkejut keetika 
dia memberikan uang yang cukup banyak kepada tukang-tukang, sehingga bisa 
mereka  minum dan makan kue bersama.  

Melalui tulisan ini saya ingin bertanya mungkian ada tahu  telur angsa yang tak 
menjadi  anak, yang hampa itu  sebetulnya untuk apa?  Kok banyak peminatnya.

Kemarin saya saksikan  ayam hutan yang saya kawinkan dengan ayam kampong juga 
menetas. Dari 11 butir telur yang dieraminya, mementeas  9, lincah dan 
cantik-cantik. Ada pasien yang berkomentar, bila ayam hutan di kawinkan dengan 
ayam kampong, keturunannya disebut ayam bekisar. Entahlah saya tak begtu paham, 
tapi saya asyik dengan kegiatan yang baru ini.

Dulu waktu saya di penuhui oleh operasi dan menolong pasien. Ketika jadi 
asisten Kebidanan  tak jarang saya melakukan operasi sebanyak 9 orang dalam 
semalam, ngak tidur-tidur. 

Dulu agak sering menolong partus lama, nerhari-haru dirumah dukun dan bidan, 
kerna kelainan letak, anak tak mau lahir.  Dengan bau yang sudah membusuk 
karenan anaknya  mati dan ketuban seperti kuah sate pekat. Jika menempel pada 
tangan dan baju,   baunya  lama baru bisa hilang, kendatipun sudah dicuci.

Tak jarang saya melakukan embriotomi pada bayi-bayi yang sudah meninggal. 
Memperkecil dan memotong-motongnya supaya bias dilahirkan lewat jalan bawah. 
Tak kurang dari 3 jam menyelasaikan pekerjaan ini, dibawah stress  ditempat 
yang sempit dan perdarahan yang terjadi, serta bau yang menyengat dan 
merontokkan bulu hidung. Letih dan payah. Untung waktu itu masih muda, tualng 
kuat semangatpun membara.

Mungkin kerna  jadi pekerja berat dan sadis,  mungkin karena tempaan yang berat 
dan dahsyat, maka sekarang saya merasa senang sekali. Bekerja santai. Melihat 
hewan-hewan dan ternak saya. Mengerti saat-saat mereka berpacaran, kawin dan 
melahirkan anak-anak yang  banyak. 

Tiap hari ada saj perubahan anak-anak yang banyak itu tumbuh dan berkembang. 
Terima kasih untuk segala Rahmat dan nikmat yang dilimpahkaan Nya  amin





      Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman. Tambahkan mereka 
dari email atau jaringan sosial Anda sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke