Salam Pemilu (akankah membuat pilu?) Pileg sudah diambang pintu. Semoga tidak membuat kita pada pilek.
Pemilu sebagai pengejawantahan demokrasi, tentu bermakna kebebasan memilih partai yang kita suka dan tentu juga bebas untuk tidak memilih sama sekali, yang populer disebut golput. Ada beberapa alasan sesorang menjadi golput. Salah satunya karena ketidak puasan dengan wakil wakil rakyat saat ini. Sudahlah kinerjanya jelek, prilakunya juga jelek. Mulai dari korupsi, selingkuh dan lainnya. Memang kalau kita perhatikan pada umumnya para wakil rakyat itu sebelumnya itu adalah orang orang yang tidak sukses secara ekonomi, kemudian mengadu peruntungan jadi wakil rakyat. Setelah jadi anggota DPR, jadilah meraka orang kaya baru. Tadinya naik bus atau sepeda motor, sekarang sudah naik mobil mengkilap lengkap dengan supir. Tadinya rumah ngontrak atau tinggal di "komplek mertua indah", sekarang sudah punya rumah dinas, malahan sudah bisa beli rumah mewah. Nah, para golput tentu berfikir, ngapain kita pilih caleg caleg yang misinya hanya memperkaya diri ketimbang memikirkan rakyat yang diwakilinya. Apakah para golput tidak berfikir juga, dengan menjadi golput apakah anda bisa memperbaiki keadaan bobrok itu? Taruhlah dari 100% pemilih 60% golput. Yang 40% tetap saja dianggap sah untuk memilih wakil rakyat. Apa bedanya anda memilih atau tidak memilih? Sebenarnya ada bedanya kalau anda memilih. Kita anggap saja semua partai peserta pemilu itu penuh dengan para oportunis yang suka makan opor ditumis. Namun hendaknya kita bisa melihat ada juga satu dua partai yang agak baik atau yang terbaik diantara yang jelek jelek. Nah, dengan ikut memilih serta menjatuhkan pilihan pada yang agak baik itu, tentu akan mengurangi kebobrokan kebobrokan yang ada. Mana tahu dari pemilu kepemilu akan bertambah banyak partai yang agak baik itu, yang juga akan melahirkan wakil wakil rakyat yang agak baik pula. Bagi saya menjadi golput itu tidaklah merupakan pilihan bijak, yang pasti juga tidak akan menyelesaikan persoalan. Malah akan akan memperpanjang umur persoalan itu sendiri. Memilih adalah sebagai bentuk tanggungjawab bernegaraberbangsa. Ok, selamat memilih nanti 9 April 2009. Selamat jugalah bagi anda yang tetap memilih golput. -- Dutamardin Umar bukancorongkpu ----------------------------------------------------- -- Wassalaamu'alaikum ajoduta/61/usa --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
