*Assalamu'alaikum Wr.Wb.*

*Rangkayo Iffah di Bengkulen,
*

"Rasul Allâh SAW bersabda : "*Wahai para pemuda, siapa saja di antara kamu
sudah mampu (lahir dan bathin) untuk berkeluarga, maka kawinlah.
Sesungguhnya hal yang demikian lebih memelihara pandangan mata, memelihara
kehormatan, dan siapa yang belum mampu untuk berkeluarga, dianjurkan baginya
untuk berpuasa, karena hal itu akan menjadi pelindung dari segala perbuatan
memperturutkan syahwat.*" (HR. Mutafaqq `alaihi).

Dan Allâh meridhai akan hal ini. “Kesulitan dalam pelaksanaan nikah,
sebagaimana firman Allâh: Yakinlah, jika kamu miskin Allâh akan memampukan
kamu dengan karunia (rezki-Nya), dan Allâh Maha luas (pemberian-Nya).”
(Bukhâriy, Jilid 3, Juz 7, halaman 8).

 Dari kandungan hadits dan ayat-ayat Alquran, dapat disimpulkan ;
a) Dorongan bagi generasi muda yang telah mampu lahir bathin untuk segera
melangsungkan pernikahan dan berkeluarga.
b) Pernikahan itu lebih mampu memelihara kehormatan diri.
c) Dorongan untuk melakukan puasa, sunat bagi pemuda yang belum mampu kawin,
untuk maksud membentengi diri dari syahwat.

Dorongan ini muncul karena pentingnya melangsungkan sebuah pernikahan yang
akan melanggengkan kehidupan. Bahkan, ketika manusia dalam keadaan berduka,
berada dalam kemiskinan bukanlah penghalang untuk melangsungkan pernikahan,
karena Allâh menjamin rizkinya. “  ...... Jika mereka miskin Allah akan
memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya)
lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al-Nûr/24: 32).

Dianjurkan memilih calon isteri/suami yang jauh dari hubungan keluarga,
seperti anjuran Umar bin Khaththab RA.,*"Aghribu wa lâ tadhawwu"* (*carilah
yang jauh/asing dan jangan kamu menjadi lemah*). Hal ini akan menjadi satu
perekat tali persaudaraan muslim semakin besar.

Bila sudah ada kemampuan, tetapi tidak mau melakukan pernikahan, akan
mengundang bahaya, sebagaimana dipaparkan Rasul Allâh SAW,

أَكْثَرُ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ النَّارَ الْفَمُ وَالْفَرْجُ
رَوَاهُ التُّرْ مُذِىوَإِبْنُ حِبَّانٌ فِى صَحِيْحِهِ
*"Yang paling banyak menjerumuskan manusia kedalam neraka adalah mulut dan
kemaluannya.*" (HR. Al-Tirmidziy dan dia berkata hadits ini shahih).

Sabda Rasul Allâh SAW mengingatkan, "*Ada tiga faktor yang membinasakan
manusia yaitu mengikuti hawa nafsu, kikir yang melampaui batas dan mengagumi
diri sendiri.*" (HR. al-Tirmidziy).

Sabda Nabi Muhammad SAW, menyebutkan, "*Rasa malu dan iman itu sebenarnya
berpadu menjadi satu, bilamana lenyap salah satunya hilang pulalah yang
lain.*" (Hadits Qudsi)

Dari bebrapa pedoman ini, dapat disimpulkan bahwa agama Islam sangat
mengecam pola hidup yang lebih menyukai hidup tanpa ada ikatan perkawinan
yang sah. Sebab,  jauh dari fitrah manusia yang sesungguhnya, dan menyendiri
itu mudah jatuh kelobang zina. Pantaslah Imam Ahmad mengatakan, "Aku tidak
tahu ada dosa yang lebih besar setelah membunuh jiwa daripada zina".

Wassalam,

Buya HMA
(L.74,Piliang,Majokayo,Kotogadang, kini di Padang)

Pada 20 Maret 2009 06:06, hanifah daman <[email protected]> menulis:

>
>
> Waalaikum salam WR WB buya, mak sati dan dunsanak sapalanta yth. Mokasi
> atas penjelasan buya dan mak sati. Oh ya buya, kalau dulu laki2 pilihandun
> banyak di japuik padusi lain, tapi lai tarang2an. Kalau kini, jodoh indak
> lagi lego sakampuang tapi alah lintas banua bagai buya. Kadang2 deklah silau
> mungkin dek jabatan, kakayaan, atau kakuasaan, lambuik pulo tutua kato
> mambuek  padusi lupo mamparatian apo calon suami sholeh  ?? Kalau misalno
> alah talonsong baa li du buya ? Wass. Hanifah
>
>
> ----- Original Message -----
> Subject: [...@ntau-net] BIMBINGAN MENCARI TEMAN HIDUP, Pilihan Kita.....
> Date: Fri, 20 Mar 2009 11:49:50
> From: buyamasoedabidin <[email protected]>
> To:  <[email protected]>
> Cc: hanifah daman <[email protected]>
>
> Assalamu'alaikum Warahmatullahi wa barakatu,
>  Rangkayo Iffah di Bengkulen dan Rina di Batam Yth,
>  Sebagai Umat Muhammad SAW, kita punya sangkut paut dengan Rasulullah SAW,
> setidak-tidaknya dalam empat hal, yaitu I MAN, TAAT, USWAH (contoh idola),
> CINTA (dengan kesediaan mengikuti apa yang di sampaikannya, atau
> meninggalkan apa yang dilarangnya). Dengan empat sangkut paut itu, maka
> Rasulullah SAW nanti akan memberi kita SYAFA'AT (perlindungan di mana tidak
> ada lagi perlindungan lain selain hanya dari Allah semata).
> ------------------dan seterusnya -------------
>
>
>
> >
> *--
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa
laa taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka
ghafuurun rahiim.*

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke