Assalamualaikum, wr, wb

Alah sati pulo Ibu Dewi di RantauNet, alah batambah padusi minang yang ikut 
serta berdiskusi. Sering - sering bergabung lah Ibu Dewi bia rami lapau kato 
urang/

Nah.. kalau berkomentar - kami dari pihak padusi tentu ingin pulo mengharapkan 
teman hidup yang mencontoh prilaku Rasul.. Bolehkah saya bertanya Buya - 
prilaku Rasul yang patut dicontoh oleh kaum pria...??? 

Demikian dulu dari ambo..

Wassalam,


  3vy Nizhamul 


   
  


--- On Fri, 3/20/09, buyamasoedabidin <[email protected]> wrote:

From: buyamasoedabidin <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] Re: BIMBINGAN MENCARI TEMAN HIDUP, Pilihan Kita.....
To: [email protected]
Date: Friday, March 20, 2009, 11:39 AM

Assalamu alaikum Warahmatullahi wa Barakatuh,
Rangkayo Dewi Yth,
Alhamdulillah,
Berarti Rky dewi telah memenuhi kriteria pertama dari bimbingan Rasulullah SAW 
seperti yang diungkapkan ibunda Rky. Dewi, bahwa keluarga nomor satu...dan di 
sana letak kesalehan itu, sebagaimana disebutkan syarat utama seorang isteri 
yang akan dipilih itu adalah ... Beragama Islam dan beramal shaleh (QS. 
Al-Nisâ’/4: 34)... sesuai Sabda Rasulullah SAW, “Perempuan dinikahi karena 
empat faktor: Pertama, karena harta (terutama kekayaan jasmani dan kekayaan 
rohaninya); Kedua, karena kecantikan (termasuk di sini kesehatan dan 
perawatan); Ketiga, kedudukan (martabatnya yang mengutamakan keluarga atau 
suaminya); dan Keempat, karena agama (yang menitik beratkan kepada akhlak mulia 
dan ketaatan kepada suaminya). Maka hendaklah engkau pilih yang taat beragama, 
engkau pasti bahagia.” (HR. Bukhâriy dan Muslim). 

Ternyata Rky Dewi telah melaksanakan tuntunan itu. 
Alhamdulillah .... Peliharalah anugerah kekayaan yang paling berharga ini 
selamanya, dan wariskan pula kepada generasi berikutnya turun temurun. 
Terhadap yang kurang memilki kemampuan secara materi, Allah telah menjamin akan 
mengayakan dengan pernikahan itu, tentu selama dia menjaga martabatnya sebagai 
perempuan dan menjaga agamanya dengan baik, dalam tatanan "Beraklak mulia, 
sopan santun, bertutur kata baik...".  


Wassalam 
BuyaHMA



Pada 20 Maret 2009 07:07, Dewi Mutiara <[email protected]> menulis:


Assalamu'alaikum wr.wb.
 
Kriteria wanita untuk menjadi istri bagi seorang laki-laki muslim begitu 
terpilih. Bagaimana dengan keadaan anak perempuan yang tidak bisa memilih untuk 
lahir dimana yang kebetulan lahir dilingkungan yang kurang baik, kasihan mereka 
susah untuk dapat jodoh yang baik padahal sangat diharapkan punya suami yang 
baik untuk dapat membimbingnya

Maaf buya saya memang masih banyak belum faham mengenai seorang wanita muslim.
Sewaktu saya berumahtangga yang saya perhatikan dan ingat bagaimana ibu saya 
dalam mengurus rumah tangga , dan pesannya pada anak-anak perempuannya ; jadi 
apapun kamu keluargamu no 1 <satu>  ,urusan lain baru nomer berikutnya. Sesudah 
bertahun-tahun saya menjalani kehidupan berumahtangga dan disamping itu juga 
ada mendengarkan ceramah, ajaran ibu saya sangat sesuai dengan ajaran islam dan 
beliau Alhamdulillah sampai akhir hayatnya kedua orang tua saya hidup dengan 
penuh kasih sayang .



--- On Fri, 3/20/09, buyamasoedabidin <[email protected]> wrote:


From: buyamasoedabidin <[email protected]>
Subject: [...@ntau-net] BIMBINGAN MENCARI TEMAN HIDUP, Pilihan Kita.....

To: [email protected]
Cc: "hanifah daman" <[email protected]>

Date: Friday, March 20, 2009, 11:49 AM





Assalamu'alaikum Warahmatullahi wa barakatu,

Rangkayo Iffah di Bengkulen dan Rina di Batam Yth,
Sebagai Umat Muhammad SAW, kita punya sangkut paut dengan Rasulullah SAW, 
setidak-tidaknya dalam empat hal, yaitu IMAN, TAAT, USWAH (contoh idola), CINTA 
(dengan kesediaan mengikuti apa yang di sampaikannya, atau meninggalkan apa 
yang dilarangnya). Dengan empat sangkut paut itu, maka Rasulullah SAW nanti 
akan memberi kita SYAFA'AT (perlindungan di mana tidak ada lagi perlindungan 
lain selain hanya dari Allah semata).
Maka, di dalam menentukan calon isteri dan suami dengan jelas Rasulullah SAW 
telah memberikan bimbingan sebagai berikut ;



Pernikahan Warisan Indah Sunnah Rasulullah SAW
Sabda Rasulullah SAW, “an- nikahu sunnati, man raghiba ‘an sunnati falaisa 
minni”, artinya “nikah itu sunnahku, dan yang tidak mau mengikuti sunnahku, 
tidaklah termasuk umatku” (al Hadist).  Dengan menikah, dua orang yang 
sebelumnya masih asing, mengikat diri dalam satu aqad atau perjanjuan nikah dan 
ijab-kabul dihadapan wali, saksi dan qadhi (penghulu), untuk saling perhatian, 
kasih sayang, kepedulian, simpati, ketulusan, dan
  cinta (mahabbah).
1.  Kriteria Memilih Pasangan Hidup Perempuan: 
a.     Beragama Islam dan beramal shaleh (QS. Al-Nisâ’/4: 34)
Rasul Allâh SAW bersabda, “Perempuan dinikahi karena empat faktor: Pertama, 
karena harta; Kedua, karena kecantikan; Ketiga, kedudukan; dan Keempat, karena 
agamanya. Maka hendaklah engkau pilih yang taat beragama, engkau pasti 
bahagia.” (HR. Bukhâriy dan Muslim).
b.    Berasal dari keturunan yang baik-baik
Rasul Allâh SAW bersabda, “Jauhilah oleh kamu sicantik yang beracun!, lalu 
sahabat bertanya: “Wahai Rasul Allâh, siapakah perempuan yang beracun itu? 
jawab Rasul Allâh,”Perempuan yang cantik tapi berada dalam lingkungan yang 
jahat.” (HR. Dâr al-Quthniy).
c.     Masih perawan
Diriwayatkan dari Jabir





Rasul Allâh SAW bersabda, “Sesungguhnya Rasul Allâh telah berkata kepadanya, 
kata Beliau: “Hai Jabir, apakah engkau kawin dengan perawan atau dengan janda?” 
Jawab Jabir: “Saya kawin dengan janda”. Kata beliau: “Alangkah baiknya jika 
engkau kawin dengan perawan. Engkau dapat menjadi hiburan baginya dan diapun  
menjadi hiburan bagimu.” (HR. Jama’ah).
d.     Carilah perempuan yang Sehat atau tidak Mandul
Rasul Allâh SAW bersabda, “Dari Mu’qil bin Yasar, katanya telah datang seorang 
laki-laki kepada Nabi SAW. Kata laki-laki itu, “Saya telah mendapat seorang 
perempuan yang bangsawan dan cantik tapi hanya dia tidak beranak (mandul). 
Baikkah saya kawin dengan dia ?”. Jawab Nabi SAW, “Jangan”, kemudian laki-laki 
itu datang untuk kedua kalinya dan Nabi tetap melarangnya. Kemudian pada kali 
ketiga laki-laki itu datang lagi. Nabi bersabda: “Kawinlah dengan yang dikasihi 
dan berkembang menghasilkan keturunan (subur)”. (HR. Abu Dâud dan Al-Nasâ’i). 
e.    Beraklak mulia, sopan santun, bertutur kata baik. 


2.  Kriteria Memilih Laki-Laki Calon Suami Yang Baik
a.  Laki-laki yang beragama Islam dan shaleh (QS. Al-Nûr/24: 3 dan 26).
b. Mempunyai kemampuan untuk membiayai kehidupan Rumah Tangga        yâ ma`syar 
al-syabâb”). (sesuai dengan hadits Mutafaqq `alaihi – “
c. Cerdas dan Sehat (layak untuk berumah tangga, baik jasmani dan rohani). dan
d.   Cakap Hukum (Baligh).
e.   Berakhlak mulia, sopan santun, bertutur kata baik dan pandai bergaul di 
tengah keluarga.

Demikian sebuah bimbingan dalam agama Islam..., 
Moga bermanfaat.
Wassalam
BuyaHMA


Pada 20 Maret 2009 03:18, hanifah daman <[email protected]> menulis dalam RN:



Rina, bantuak mamintak sisiak ka limbek wak mamintak tolong ka inyiak2 di lapau 
gon nampakno. Tapaso mangadu dan mintak tolong ka  Allah sen wak, bia indak 
tasuo di awak, takicuah tagak. Bacolah garah laki2 di bawah gon rin. Salam. 
Hanifah



----- Original Message -----
Subject: [teknik_unib] piliha kyta
Date: Fri, 20 Mar 2009 4:43:48
From: Rusdi Efendi <[email protected]>

To:  <[email protected]>

           assalamu alaikum sekadar ..
 refreshing di akhir minggu .... :) ============ ===== ======== Ini adalah 
beberapa tips dalam memilih istri yang insya Allah baik :

1. Istri berwajah rupawan, pesolek di depan suami, pandai menjaga diri

dan penampilan, sehingga suami tidak cepat bosan, memiliki banyak harta
yang dapat diwariskan pada keturunannya kelak dan dapat menambah modal
suami dalam berusaha.

2. Keturunan baik-baik, bukan dari rampok, maling, bajing locat atau kutu busuk 
apalagi koruptor.


3. Pandai memuaskan suami baik lahir maupun bathin, menguasi teknik2
bercinta di atas ranjang dan di mana saja yang suami suka, sehingga
suami tidak mudah berpaling ke wanita lain.

4. Sesuai dengan anjuran Rasulullah, memiliki pemahaman agama yang

baik, berakhlak mulia serta taat pada suami dalam rangka ketaatannya
pada Allah.

5. Ini yang paling penting di antara ke empat TIPS tadi bahwa DARI
KEEMPAT ISTRI
 TADI JANGAN SAMPAI MEREKA SALING TAHU MEREKA ISTRI NOMOR BERAPA DAN TINGGAL DI 
MANA. Karena kalau itu terjadi bisa kacau layau!!! 
 Ngikik.. Ngikik.. Ngikik..

SELAMAT MENCOBA



-- 
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min 
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa laa 
taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka ghafuurun 
rahiim.



     






-- 
Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min 
sakhati-ka wa an-naar
Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa laa 
taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka ghafuurun 
rahiim.










      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke