Assalamualaikum, Wr. WbSemoga berkenan untuk membacanya...
DIDATANGI PAK SBY......
Pagi hari ini, jam 09.00 Bapak SBY dan Ibu Ani
berkunjung kerumahku. Pak SBY dan Ibu Ani mengenakan stelan baju berwarna biru,
menyapa ramah ketika memasuki rumahku.
“ Assalamualaiku…., demikian sapanya ketika memasuki rumah. Aku
belingsatan karena salah tingkah sambil berfikir bagaimana mungkin orang nomor
1 di negeri ini berkunjung kerumahku yang kecil. Aku berpakaian ala rumahan
dengan daster yang sudah lusuh. Umumnya Daster yang lusuh teramat disukai oleh
para ibu-ibu karena lebih nyaman dan dingin.
Tergagap-gagap aku menjawab kata salam dari
seorang Bapak yang betubuh jangkung ini.
“ Waduuh.. Bapak dari mana.. dan mau kemana..??
tergagap-gagap aku bertanya sambil mondar mandir tidak karuan di ruang tamu
rumahku. Aku melihat beliau hanya didampingi oleh sebuah mobil pengawal dan
para pengawalnya, pun para pengawalnya - tidak ada yang ber lagak “ sok galak”
dan sok tegas seperti yang kita ketahui selama ini, umumnya para pengawal
Presiden.
Singkat cerita, begitu aku menghidangkan air
minum untuknya. Aku masih belum mengerti maksud kedatangannya. Mengapa aku yang
dipilih untuk didatanginya..?? Akhirnya untuk menghindari kekakuan diantara
kami,
dengan polos aku berkata pada PakSBY dan Ibu Ani ;
“ Pak… boleh ndak saya berfoto bersama Bapak…???
“ Oh… boleh… boleh, jawabnya walau dahi
sang Presiden berkerut ketika itu. Namun aku paham dengan kerutan jidatnya itu.
Sebab bagaimana mungkin beliau akan berfoto dengan seorang ibu-ibu dengan
pakaian daster rumah itu. Aku mengerti
dan paham, tanda yang ada dijidat beliau, maka aku berkata pada beliau :
“ Begini – begini saya sudah mandi kok pak…???.
Saya tadi mau berangkat ke kakantor,, namun ternyata Bapak sudah keburu datang.
Saya
akan ganti baju dulu ya Pak….??
“ Ya… ya.. silahkan, katanya manggut-manggut.
Yang kuketahui saat itu, seorang Ibu Ani Yudhono hanya tersenyum-senyum
menyaksikan
Aku segera berupaya mencari baju yang terbaik,
untuk kujadikan kenangan abadi bersama dengan sang Presiden. Semua baju-baju
yang ada di lemari di acak-acak untuk mencari baju yang pantas. Akhirnya Aku
menemukan baju yang menurutku paling
pantas untuk ku kenakan saat ini.
Namun apa kata pengawalnya ketika aku sudah siap-siap berfoto : “ Ibu… jangan
pakai baju ini. Cari lagi baju yang lebih bagus..!!
“ Oh ya..
kataku dan seketika itu aku berbalik mencari baju lain.
" Wah…. Baju Merah jambu
paling cocok nih… warna favoritku. Dimana baju itu….?????
Isi lemari sudah kuacak-acak. Diriku panic.
Bagaimana mungkin seorang nomor 1 dinegeri ini bersama isterinya menungguku
untuk sekedar berpose dengan diriku.
“ Aduh… aduh.. mana itu baju…
Bibi…!!. Panggilku
pada pembantu dirumah.
Dia tidak menyahut. Aku memanggilnya sekali
lagi - juga masih tidak menyahut. Akhirnya aku berjalan untuk mencarinya. Kakiku
terasa berat. Baju itu tidak juga kutemukan.
Kekawatira mulai memuncak. Apa kata Pak SBY,
bila seorang ibu yang tadinya Cuma pakai daster – lalu berkeingin untuk berpose
– kemudian tidak keluar dan tidak menemui beliau . ???
Apa kata beliau…??? Dalam kepanikan itu, tiba –
tiba terdengar deringan handphone didekatku.
Dan …. saat itulah aku terjaga dari tidurku bahwa ketika itu waktu sudah
menunjukkan waktu
jam 10.30 wib, hari Senin, tanggal 23 Maret 2009.
Ternyata ini cuma rmimpi…….???!!
Pagi hari ini aku sengaja tidak
berangkat kekantor. Badan rasanya pegal-pegal, disebabkan masuk angin, demam
dan mata mengantuk akibat kurang tidur, setelah minggu kemarin, aku dan
keluarga besar menikmati liburan di daerah Megamendung, Bogor. Teramat langka
bagiku bila tidur dipagi hari, namun demi menjaga kesehatan badan, maka aku
merebahkan tubuh ditempat tidurku.
Sebelumnya
aku menikmati warta berita tentang kampanye para para parpol dengan Ketua
Partai dan Para Pembina Partai. Diantaranya ada yang menjadi calon Presiden.
Sementara itu aku melihat “ Urang Sumando “ orang minang sedang bercakap-cakap
dengan seseorang tentang harapan-harapanya.
Kemudian ada Wiranto yang meminta
kita berkarya dengan menggunakan hati urani rakyat. Bagaimana action plan
nya..????
Begitu pula ada Megawati
yang berkerudung tanggung berbicara disebuah Pondok Pesantren Sederhana saja
kok - cuma sembako murah..Kemudian kita melihat
di TV perkelahian diantara parpol. Kemduian Aku terkesimanketika “ Bang One”
terbungkuk-bungkuk menyaksikan aksi kampanye para partai politik. Bahkan ada
yang disebut barisan “ Partai Berisik. Lama-lama mataku terlelap. Diantara
itulah aku
didatangi Pak SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, yang bersedia melayani ku untuk
berfoto bareng – walau tidak kesampaian…
Setelah bermimpi pagi ini – badanku kembali terasa segar. Semula ada
gejala deman akhirnya sehat. Alhamdulillah.
Pertanda apa ini.
3vy Nizhamul
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
===============================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===============================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di:
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---