KATAK DAN ENGGANGOleh  : K SuheimiSEBELUM tidur saya selalu minta didongengi. 
Saya merengek-rengek pada ibu, minta cerita inilah, cerita itulah. Untung ibu 
saya pintar sekali mendongeng, ada-ada saja bahannya,.mulai dari cerita Kancil 
yang cerdik sampai kepada Putri Salju dan bermacam-macam cerita lainnya. 
Biasanya ibu selalu memberi saya satu pekerjaan dulu, kalau selesai satu 
pekerjaan baru boleh mendengar cerita dongeng. Ada-ada saja yang disuruh ibu, 
mencuci piringlah, menyapu rumahlah dan melipat kainlah. Sebagai anak kecil 
yang mengharapkan dapat mendengar sebuah dongeng, tentu mau dan segera 
melaksanakan tugasnya. Begitu tugas selesai dilaksanakan, langsung menagih dan 
menuntut ibu agar segera bercerita, sampai akhirnya di ujung sebuah ceritra 
saya tertidur.

Begitulah masa kecil berlalu dengan baik dengan seribu khayalan dan seribu 
dongengan, dongeng yang banyak bercerita tentang kebaikan dan kecerdikan. Saya 
kira cukup banyak ajaran-ajaran yang dapat saya petik dari dongengan ibu saya. 
Salah satu di antara dongeng yang masih saya ingat adalah dongeng "Katak dan 
Enggang."

"Di sebuah kolam," kata ibu memulai ceritanya. "Terjadilah persahabatan yang 
akrab antara katak kecil dan burung enggang. Mereka rukun dan damai, seiya dan 
sekata, saling bertolong-tolongan. Kemudian datang musim panas, air kolam pun 
kering. Burung enggang kesulitan mencari makanan, katak kecil pun demikian. 
Tetapi enggang dengan mudah bisa terbang pindah mencari kolam-kolam yang lain. 
Sedangkan katak kecil, ke mana akan pindah, dia tidak bisa terbang. Sang katak 
berfikir mencari jalan, bagaimana supaya bisa keluar dari kesulitan ini. 
Akhirnya dia menemukan satu ide, yaitu dicarinya sebuah ranting."

"Disuruhnya enggang menggigit ujung ranting yang satu dan dia menggigit ujung 
ranting yang lain. Kemudian dimintanya agar enggang membawanya terbang mencari 
kolam, yang baru. Di tengah perjalan, hampir sampai ke tempat tujuan, seorang 
petani menengok ke atas, menyaksikan adegan yang menarik hati, lalu berkata. 
'Oh ini bagus sekali, ide siapakah dan buah fikir siapakah ini?' Mendengar 
ucapan petani yang mengagumi kejadian itu, alangkah bangganya sang katak, 
karena itu adalah idenya, hasil buah pemikirannya yang sangat cemerlang. Lalu 
katak itu pun berteriak sekuat-kuatnya sambil menepuk dada. Aku, akulah yang 
punya ide ini, semua ini adalah hasil pemikiranku. Tetapi apa yang terjadi? 
Karena katak itu berteriak sambil menepuk dada, ranting yang, digigit tempat 
dia bergantung terlepas, dan sang katak pun jatuh terhempas dan terkandas, 
menggelepar dan mati." .

"Itulah hukuman bagi orang yang sombong," kata ibu sambil menutup ceritanya, 
dan saya pun terlena dan tertidur. Sombong memang berbahaya, meneriakkan aku 
yang punya ide, aku yang berbuat, kalau tidak karena aku entah bagaimana 
jadinya; menepuk dada, takabur berbangga diri, lupa daratan, lupa akan tempat 
bergantung. Sering menyebabkan putus tali tempat bergantung dan terban tanah 
tempat berpijak, ke mana badan kan menggapai lagi.

Sombong adalah perbuatan yang tercela, tidak ada orang yang mau berkawan dengan 
orang yang sombong. Dia akan dilirik hanya dengan sebelah mata oleh orang lain. 
Tuh, sok-sokan, mentang-mentang. Sok itu sebetulnya adalah kependekan dari 
"Sombong Ongeh, Kagadang-gadangan". Tuhan sangat benci kepada orang yang 
sombong; lihatlah betapa bencinya Allah kepada Iblis, sampai tobatnya tidak 
diterima dan tempatnya di neraka. Lalu apakah kesalahan Iblis? Kalau kita simak 
sejarah, kesalahannya ialah dia sombong, dia tidak mau, sujud kepada Adam, 
sewaktu diperintah oleh Allah. Tempatnya kekal di neraka. Wa hua Yastakbaru, 
dia takbur.

"Aku yang berasal dari api, harus sujud menyembah Adam yang. di jadikan. dari 
tanah yang kotor?" ungkap Iblis dengan, sombong dan pongahnya. Kadang-kadang, 
kalau kita mau merenung, Iblis yang kesalahannya berlagak sombong, dilemparkan 
Allah ke neraka, tidak diterima tobatnya. Sedangkan manusia banyak yang kita 
lihat, terlibat oleh bermacam-macam dosa. Mulai dari sombong, ongeh, 
kagadanggadangan, pendusta, pengkhianat, pencuri, perampok, peminum, pejudi, 
pezina, pembunuh. Semakin hari dosanya semakin bertambah, sedangkan umurnya 
semakin berkurang. Kapan lagi dia akan bertobat dan beribadat sungguh-sunguh.

Perhatikanlah manusia itu, kian hari umurnya makin menyusut, bentuknya makin 
keriput, makin bertambah hari, makin jelek juga rupanya. Coba bandingkan foto 
kita sewaktu muda dulu dengan. foto kita hari ini. Mana yang gagah? Tentu foto 
waktu muda jauh lebih ganteng dan gagah. Manusia itu semakin lama semakin 
buruk, buruk rupanya dan. buruk pula perangainya. Lalu, kenapa kok semakin 
pongah dan semakin sombong? Dan semakin berani melakukan dan mengerjakan 
dosa-dosa. Bahkan tidak sedikit yang pamer dosa dan. bangga dengan. dosa-dosa 
yang dikerjakannya? Nauzubillahi min zalik.

Untuk apa sombong, dan kenapa kita harus sombong? Sombong adalah. perangai dan 
sifat Iblis, mereka yang sombong ad alah menuruni dan menuruti kemauan iblis, 
berarti dia adalah anak buah iblis. Sedangkan Tuhan selalu mengingatkan. Iblis 
itu adalah musuhmu yang nyata, perlakukan dia sebagai musuh, jangan perlakukan. 
dia sebagai teman. Kalau kamu meninggi, kamu akan direndahkan; kalau kamu 
merendah, kamu akan ditinggikan; kata sebuah ungkapan. Agaknya ini bisa jadi 
semacam pegangan dalam menempuh hidup.

Untuk semua itu saya teringat akan sebuah firman suciNya: "Dan janganlah kamu 
berjalan di muka bumi ini dengan. sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali 
tidak dapat menembus bumi dan sekaki-kali kamu tidak akan sampai setinggi 
gunung." (surat Al Israa' ayat 37).

 




      Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari 
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! 
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke