Ban Ki-moon: Krisis dapat Mengakibatkan Kegagalan Negara
Kamis, 02 April 2009 | 08:37 WIB

TEMPO    Interaktif,    London:   Sekretaris   Jenderal   Perserikatan
Bangsa-Bangsa  Ban  Ki-moon  hari  Kamis memperingatan bahwa kegagalan
untuk  menghentikan krisis ekonomi global dapat membawa pada kerusuhan
sosial yang meluas dan kegagalan negara.

"Apa yang dimulai sebagai krisis keuangan telah menjadi krisis ekonomi
global,"  tulis Ban dalam artikel di harian Guardian sebelum pertemuan
Kelompok 20 yang membahas krisi ekonomi di London.

"Saya  khawatir  hal terburuk akan datang - krisis politik yang dipicu
kerusuhan  sosial  yang  terus  berkembang, pemerintah yang lemah, dan
kemarahan  publik  yang  kehilangan  kepercayaan terhadap pemimpin dan
masa depan mereka."

Dia   mengatakan   penurunan   ekonomi   global   paling  mempengaruhi
negara-negara   miskin   dan   mencatat  bahwa  di  negara-negara  itu
"segalanya berantakan secara cepat."

"Kecuali  kita  mengupayakan  pemulihan  dunia,  kita  akan menghadapi
bayangan malapetaka dalam pembangunan manusia," tulis Ban.

Para pemimpin dunia bertemu di London pada hari Kamis untuk memutuskan
bagaimana  menanggulangi krisis keuangan global, namun mereka terbelah
antara  yang  ingin  mendorong perekonomian dengan injeksi modal, atau
yang  memfokuskan  pada  aturan  baru  untuk  mencegah  krisis  serupa
terulang."

Ban   meminta  sebuah  paket  stimulus  global  yang  sebenarnya,  dan
memperkirakan  negara-negara  berkembang  membutuhkan  US$  1  triliun
selama 2009 dan 2010.

Dia  menambahkan:  "Ada  satu  garis  tipis  antara kegagalan bank dan
kegagalan negara, dan kita melewatinya dengan risiko kita sendiri."




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke