Terimakasih banyak dan betul sekali apa yang Buya katakan, Memang tempat berlindung itu tidak lain hanya kepado Allah SWT,baik di dunia ini,di dalam kubur nanti dan bahkan sampai kiamat dan hari akhirat nanti. Kito manusia2 yang hidup di dunia kiniko 1000% (Seribu persen) berada dalam pengawasan Allah sabananyo.Kalau salah2 langkah,langsuang kontan2 dihukum dek Allah di dunia iko juo.
Sakali lai, tarimokasih banyak Buya,atas nasehatnya. Wassalam, Kurnia Chalik -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]]on Behalf Of buyamasoedabidin Sent: Thursday, April 02, 2009 1:01 PM To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Masjid utuh di tengah Air bah Situ Gintung ( Baik sekali untuk jadi bahan renungan kita semua) Belajarlah untuk berlindung ke masjid dalam arti yang sesungguhnya, Wassalam Buya HMA Pada 1 April 2009 20:41, Kurnia Chalik <[email protected]> menulis: Ass Wr Wb adi dunsanak kasadonyo, Mungkin di tengah kesedihan kita yang mendalam dengan musibah jebolnya tanggul Situ Gintung yang menimpa saudara2 kita di Tangerang sana,ada satu fenomena yang menarik yaitu Masjid yang masih utuh dan diselamatkan oleh Allah SWT dari terjangan air bah sebesar 2 juta Meter kubik dengan ketinggian 10m dari Situ Gintung pada hari Jum'at 27 Maret 2009 kemarin. http://foto.detik.com/readfoto/2009/03/27/101954/1105701/157/4/ Mungkin inilah tanda2 kemarahan Allah kepada kita manusia yang tidak memperdulikan Allah dan dengan enaknya saja banyak di antara kita yang melakukan perbuatan2 syetan, padahal Allah itu Maha Melihat dan Maha cepat sekali hukumannya.Marilah kita cepat2 mencari ampunanNya dan cepat2 bertobat,sebelum bencana2 yang lainnya segera menyusul. Peristiwa ini adalah sentakan keras kemarahan Allah SWT yang sangat besar,di saat Pemimpin dan orang2 kaya di Negara ini sibuk berkampanye ria dan menghambur2kan uang (Triliunan rupiah),padahal di saat yang sama jutaan saudara2 kita di Negara ini yang hidup dalam kesusahan dan kemiskinan.Akhirnya Allah dengan KekuatanNya yang Maha Dahsyat memaksa para pemimpin2 bangsa ini agar menoleh kepada mereka untuk menyalurkan dana bantuan, daripada uang itu habis sia-sia saja buat kampanye2 yang sangat mubazir itu. Almubazirun Ikhwanul syetan...Mubazir itu adalah temannya syetan... Demikian saja sedikit fenomena yang boleh jadi menjadi hikmah yang beharga di balik musibah Jebolnya Tanggul Situ Gintung ini,terlebih terkurangnya saya mohon ma'af, semoga Allah SWT akan segera membukakan pintu ampunan buat bangsa dan negara ini,amin yarabbal'alamin. Wassalam, Kurnia Chalik -- Allahumma inna nas-aluka ridhaa-ka wa al-jannah, wa na'uudzu bika min sakhati-ka wa an-naar Allahumma ghfir-lana dzunubana, wa li ikhwanina, wa sabaquuna bil-imaan,wa laa taj'al fii qulubinaa ghillan lil-ladzina aamanuu Rabbana innaka ghafuurun rahiim. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ =============================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =============================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe =============================================================== -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
