Iyo sabana barek jadi hakim nan harus menjaga kaindahan jo kabahagiaan he he 
he. Nuansa mangkon, indak asing bagi kami katiko di kampuang. Uni naiak angkot 
bia irit ongkos dan bisa babalanjo di pasa katiko kegiatan main basket adolah 
duduak ciek baduo. Dek uni nan ketek, uni dipaluak taruih dek kawan he he he 
asyik. Jadino kami indak talalu mambarekkan ortu nan sadang susah, main basket 
bisa, balanjo dapek pulo. Makan sapiriang baduo atau basamo, biaso pulo. Supayo 
katiko bisa mancubo baa raso, kadang kami mambali makanan nan babedo. Sadono 
mancubo, sadono maraso. Nan ceke tantu indak bisa marasoan nikmatno babagi gon. 
Itulah makono, kanapo jepe dapek duo. Jepe alah tabiaso babagi. Kalau bung RA ? 
Antahlah ... Nan jaleh uni alah punyo pisau2 untuak ma irih2 jepe he he he. 
Jepe, jawek di jepe apo arti kaindahan dan kabahagiaan dun dih. Kan uni ndak 
buliah batanyo ka ahli, tapi indak di larang batanyo ka pihak nan barabuik. Nah 
jepe jawek yoh. Salam.
 Hanifah

[email protected] wrote: 
> Dear JePe, Rangkayo Hanifah dan Dunsanak RN Yang Mulia, 1. LUAR BIASA sekali 
> JePe,....carito Angku telah  memberikan PENCERAHAN yang LUAR BIASA untuak 
> ambo pribadi (indak tahu doch untuak kawan2 lain). 2. Beberapa esensi 
> pencerahan yang ambo tangkok untuak diri ambo sorang adalah : a). Bhw jika 
> tdk mampu bersyukur secara baik dan benar, maka rezeki yg didapat manusia 
> ternyata tidak hanya bisa membuat manusia menjadi KUFUR tapi juga menjadi 
> KAFIR. b).  Bhw imajinasi Angku tentang berbagi secangkir kopi dan sebuah 
> Roti-Goreng bertiga ternyata bukan hanya menggambarkan RASA KEINDAHAN dalam 
> berbagi, tetapi juga RASA KEBAHAGIAN.  c). Kalau diibaratkan, maka Angku 
> telah mambawo ambo untuak bafikia ttg paralunyo mancaliak "kutub utara"  dan 
> "kutub selatan" secara bersamaan. Terima kasih atas berbagi imajinasi 
> KEINDAHAN dan KEBAHAGIAN berbagi tsb. 3. Sampai di sini, brgkali ada baiknya 
> kalau kita kembalikan persoalan kepada "Bu Hakim". Imajinasi keindahan dan
 kebahagian berbagi tsb bagaimanapun juga kan belum menyelesaikan persoalan 
kita dlm berbagi. Mudah2an Bu Hakim bisa segera memberikan pengarahan kepada 
kita tanpa harus meminta fatwa dari "Hakim Tinggi" ataupun "Hakim Agung". 
Salam, r.a. Powered by Telkomsel BlackBerry® From :  "Jupardi" Date : Mon, 6 
Apr 2009 08:40:10 +0700 To : <[email protected]> Subject : 
[...@ntau-net] "ROTI GORENG" DAN 3 ORANG MUSAFIR  Assalamualaikum Wr Wb Uni 
Iffah, Ricky dan Dunsanak Sapalanta RN       Nampaknyo kisah “Roti Goreng” 
sanak RA yo seru juo ambo baco apolai kok lah manyangkuik dalam hal 
“bagi-mambagi”    Nan susah tu mambagi nan indak ado  Tapi labiah susah mambagi 
nan ado akibatnyo ribuik..bacakak…malah bisa bamusuhan jadinyo    Ambo ingek 
sebuah kisah di Jaman Nabi, kiro2 bantuak iko kisahnyo    Tiga orang musafir 
nan bakawan/bakonco arek baik dalam suka dan duka, senasib sapanangguangan 
Dalam pengembaraannya begitu saling mengasihi, saling
 mencintai satu sama lainnya Sakit satu maka yang duanya merasakan sakit juga 
sebaliknya dalam keaadaan suka satu orang maka yang dua orang ikut berbahagia   
 Tapi segala sesuatu hubungan persaudaraan yang kental dalam suka dan duka ini, 
jadi berbelok kearah mereka saling membunuh karena HARTA dan KESERAKAHAN    
Diperjalanan pengembaraan mereka bertemu dengan harta Karun yang nilainya 
mereka akan menjadi kaya raya jika dibagi secara adil Ketika mereka melakukan 
perjalanan yang melelahkan ditengah terik matahari siang hari di Gurun yang 
tandus mereka menemukan harta karun itu Sejenak mereka beristirahat dibawah 
pohon kurma sambil membungkus harta karun yang mereka dapat dalam perjalanan    
Rasa haus dan lapar tidak tertahankan, sepakatlah mereka menyuruh salah seorang 
teman mereka untuk mencari makanan dan air minum Maka diutuslah satu diantara 
mereka membeli makanan ke Desa terdekat, sementara yang dua orang lagi menjaga 
harta karun sambil
 beristirahat    Keserakahan telah membutakan  mata hati dan fikiran mereka, 
mereka lupa diri bahwa mereka adalah tiga orang sahabat yang selalu setia 
berbagi dalam suka dan duka dalam kondisi apapun    Dua orang yang menjaga 
harta karun ini bersekongkol jahat    “Sesampainya kawan kita dari membeli 
nasi, kita bunuh dan harta ini kita bisa dapatkan lebih banyak lagi karena di 
bagi dua, cepat kau cari belati sebelum dia datang membeli makanan dan air 
minum, sementara saya menjaga harta karun ini” kata salah seorang dari mereka 
yang menjaga harta karun ini    Salah seorang mereka karena akan terbayang 
harta yang melimpah jika hanya dibagi dua rasa lelah, letih, lapar dan haus 
tidak dirasa lagi segera berlari mencari sebuah kedai yang menjual belati, 
berlari dan berlari secepatnya  agar bisa kembali sebelum kawannya datang 
membeli nasi.    Sementara kawannya yang membeli makanan tak kalah pula pikiran 
jahat yang berbalut keserakahan yang teramat
 dalam    “Makanan yang aku beli ini akan ku kasih racun mereka akan mati maka 
saya akan memiliki semua harta karun tersebut”    Setelah dia mendapatkan 
makanan dan minuman disebuah pasar di Desa, maka dia mencari racun dan 
menyampurkan racun tersebut ke makanan yang dibungkus  untuk kedua temannya, 
sementara karena dia lapar dan haus telah makan duluan diwarung tempat membeli 
makanan tersebut.    Karena pikiran jahat dan keserakahan ini membuat dia lebih 
lambat duluan datang dari temannya yang mencari pisau Belati, sementara 
kawannya yang mencari Pisau Belati karena hati dan fikirannya dirasuk 
keserahakan juga badan yang letih, lelah dan fisik yang lemah karena lapar dan 
haus tidak dirasakan lagi terus berlari dan berlari di tengah terik matahari 
dan gurun pasir yang tandus agar secepatnya kembali menemui temannya yang 
menjaga harta karun di bawah sebuah pohon korma.    Setelah sepasang belati 
didapat dan telah menemui temannya yang menjaga
 Harta Karun, sementara temannya yang membeli makanan sedang mencampurkan racun 
kedalam makanan buat kedua orang temannya    “Jika dia datang membawakan 
makanan dan minuman segera kita hujamkan belati bertubi-tubi ketubuhnya  
sehingga dia mati” begitu kata salah seorang temannya    Akhirnya teman mereka 
datang dengan membawa dua bungkus makanan dan air minum    Tanpa tegur sapa 
lagi, teman yang berdua ini lansung menikamkan belati bertubi-tubi kesekujur 
badan temannya ini Temannnya tersungkur berlumur darah dan akhirnya menemui 
ajalnya    Mereka merayakan “Ketamakan dan keserakahan” ini dengan makan begitu 
lahap dan minum sepuasnya makanan dan minuman yang beracun dibawa temannya yang 
telah menemui ajal akibat tusukan belati “Ketamakan dan Keserakahan”     
Akhirnya kedua orang ini tidak lama berselang setelah makan dan minum menemui 
ajalnya    Harta Karun dalam bungkusan yang tergeletak di bawah pohon korma 
menjadi saksi bisu matinya
 ketiga orang yang bersahabat akibat nafsu serakah dan ketamakan mereka….    
***    Jadi “Roti Goreng” yang enak punya Bung RA ini, jikapun Saya, Uni Ifah 
melihat Bung RA sedang mengopi di batu Sangkar kelak sambil menikmati Roti 
Goreng kesukaanya sebanyak 3 buah, Insya Allah Bung RA akan mambasokan pada 
kami, bagi dia  ketika kami duduk ikut minum kopi di warung Batu Sangkar itu 
SATU mungkin terasa berlebih, bagi kami bisa jadi SATU perorang terasa kurang. 
Tapi kami tamu juga merasa diri dan paling adil itu kami menikmati  
masing-masing satu roti goreng sambil tersenyum manis, bahagia penuh rasa 
persaudaraan…..semoga    Jikapun hanya satu roti goreng..dan segelas kopi yang 
diminum Bung RA, Insya Allah Bung RA yang saya kenal akan tetap berbagi dengan 
kami (Jepe dan Iffah) sedikit sama dirasa, kita potong tiga roti goreng 
tersebut dan kopi tersebut kami minta dua buah tadah lagi, Bung Ricky akan 
menuangkannya ke dua tadah kami kopi Batu
 Sangkar yang nikmat tersebut, sementara biarlah Bung Ricky menikmati dalam 
gelasnya…ah..alangkah nikmatnya berbagi tersebut    Lah sudah lo kecek urang 
awak    “Hati tungau samo kito cacah, hati gajah samo kito lapah”    Wass-Jepe 
(44, Pku)                        
> 


      

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke