Asslm.Wr.Wb.

Hujan deras, petir dan angin merupakan fenomena antara langit dan bumi.

Perusahaan Fokker tutup saat pesawat N250 mengudara.
Kini 1 dari 4 Fokker TNI AU mendarat dan terbakar di atap Aircraft Services.

Pesawat Fokker berusia 33 tahun dikelola oleh tangan Insiyur dan
teknisi yang terdidik baik. Tetapi perlu diingat diudara tidak ada
halte, toleransi kesalahan manusia diminimalisir, kerusakan mekanik
dan operasional lebih baik diketahui saat di darat, di udara faktor
alam, cuaca merupakan variabel yang lebih rumit untuk diprediksi.

Pesawat CN235 200 baru untuk troopship dengan usia yang muda, lebih
baik bila dioperasikan 10 tahun, dan diperbaharui setiap 5 tahun.

Ketika di udara, seolah nyawa digenggaman Illahi, manusia begitu kecil
dan lemah di udara angkasa raya.

Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan
Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup,
tetapi kamu tidak menyadarinya. (QS. 2:154)

Wass.Wr.Wb.
A U G I JD
augispot.blogspot.com


2009/4/7  <[email protected]>:
> P E T I R
>
> Oleh : K . Suheimi
>
>
> Saya tak bisa mengirm email. Jaringan internet saya rusak. Petir yang
> membahana seakan memecah anak telinga menggelegar merusak atap di pojok
> lantai 6. Dan merusak saluran telepon .
> Biasanya saya suka berdiri di pojok lantai 6 ini sambil memandang ke kiri
> dan ke kanan menikmati indahnya kota Pekan Baru. Untunglah ketika itu saya
> masuk kamar kerna hujan lebat dan angina kencang di sertai kilat dan petir
> sambung bersambung.
>
> Di kota Pekan Baru bukan tempat saya saja yang rusak, di Banyak tempat
> sampai ke Mal-mal internet tak jalan. Petir rupanya merusak pusat telkom.
> Rupanya Sinyal dan hubungan dengan satelit terkena sambaran petir.
>
> Memang saya ingat seseorang pernah memberi Nasehat. Ketika cuaca buruk dan
> ada petir sebaiknya sinyal-sinyal listrik internet di matikan. Kerna ketika
> petir datng dan ada sinyal di dekat sanapetir itu bisa merusak alat-alat,
> bahkanmembakarnya.
> Dan ketika petir itu menyambar ada api yang muncul di salah sebuah lampu.
>
> Maka seperti yang kita lihat di Warnet, bila ada petir mereka mematikan dan
> menutup warnetnya, Agaknya ini perlu kita tiru..
> Begitupun kata teman saya bila HP sedang di chas, dan kita sedang nelpon,
> maka ketika itu sinyalnya muncul. Bila ada petir bisa-bisa menyambar listrik
> dan membakar Hp. Bisa-bisa mengenai dan merusak telinga si penelpon
>
> Hati-hati dengan listrik, banyak alat-alat yang telah rusak banyak kerusakan
> yang terjadi, tapi bila diikuti petunjuk-petnjuk insyaallah kita bisa
> terlindung.
>
> Sedang asyik-asyik menulis ini tiba-tiba, bagaikan petir i siang bolong saya
> dapat telepon dari adikku Sulastri.
> “Ada pesawat yang membawa latihan penerjun tentara jatuh di Bandung. semua
> korban 24 orang tewas, badannya hancur tak bisa dikenali"
> Saya terkejut kecelakaan pesawat di Bandung. Saya ingat anak saya Irdhan,
> dia tinggal di karawang. dia sering latihan terjun kerna dia di Linud
> Kostrad Linud lintas udara. Kemana-mana dia operasi sering diterjunkan di
> tempat tugas.
>
> Pikiran saya jadi gundah hati saya risau. "Tadi Las sudah coba telp Irdhan
> tapi hpnya tak diangkat-angkat” kata adik saya Sulastru di balik gagang
> hpnya.
>
> Saya lebih cemas lagi ketika saya mencoba telp berulang-ulang Hp nya tak
> diangkat. Saya sms tapi tak dibalasnya, tak biasanya dia begitu. Saya oba
> hubungi dr Satria prihandini istrinya juga sama saja tak ada jawaban. Telp
> tak dijawab sms tak dibalas
>
> Saya coba mencari berita di Detik com. tapi 2 hari ini internet tak jalan
> “telkom disambar petir” kata petugasnya. Jaringan listrik di tempat saya di
> Rs PMC pun rusak.
>
> Saya bertambah rusuh. kemanakah risaulah kan kualamatkan.
>
> Sedang saya bingung mencari jawaban, terdengar suara azan di Masji Al fath.
> saya pergi berudhuk shalat Ashar berjemaah namun hai saya tak putus-putusnya
> menanjatkan do’a ke selamatan anak saya Irdhan.
>
> Irdhan yang sering terjun payung.Irdhan yang sudah sering pergi bertempur.
> Irdhan yang sudah menjelajahi Aceh dan pernah di percaya sebagai pasukan
> perdaaian PBB d Libanon.
>
> “Kok ndak ada kabar beritanya” Berkaca6kaca mata saya memohon kehadirat Nya
> seusai shalat Asyar.
>
> Dalam kerisauan dan kerusuhan itu tiba-tiba hp saya brdering. “Ini aan pa”
> kata suara di balik telp. “Maaf tadi Aan sedang dilantik naik pangkat
> menjadi kapten di cijantung”. “Ada apa papa berkali-kali telepon?"
>
> "Alhamdulillah kata saya setengah berteriak”. “Ada apa pa?” kata Irdhan
> bingung. Saya jelaskan “ada sebuah pesawat yang membawa penerjun jatuh di
> Bandng” kata saya menjelasjan bahwa barusan ada pesawat jatuh”. Justru saya
> pulalahlah yang menceritrakn ada korban 24 orang.
>
> “Papa juga tel Tria, tapi tak diangkat" “Oh ya Tria sedang dinas di bagian
> bedah dui Bandung, mungkin dia lagi oprasi” ulasnya.
>
> Semua terjawab sudah, Irdhan selamat. Waktu saya lihat di TV One tampak
> kepulan asap tebal dan katanya ada 6 pesawat yang tertimpa.
>
> Dari rolling teks terbaca mungkin pesawat ini tersambar petir dan cuaca
> buruk.
>
> Air mata saya berlinang mengenang perwira-perwira muda yang jatuh sebagai
> korban perwira harapan bangsa.
>
> “Apakah yangsalah, siapakah yang salah?” jerit saya dalam hati. “Salahkah
> pesawat yang sudah tua masih juga di pakai? “rusakkah pesawat tua itu? .
> Apakah yang terjadi di pesawat itu? “Burukkkah cuaca?. “Apakah petir
> menyambar di saat genting itu>” entahlah semuanya berbaur semuany merisaukan
> . Saya tengadahkan kepala memohon dan bertanya namun tak mudah dapat jawaban
> dari atas sana.
>
> Apakah ini namanya suratan? apakah ini namanya takdir?, atau ada faktor yang
> kita abaikan? Semuanya berkecamuk. Namun wajah-wajah gagah perwira muda itu
> begelantung dipupuk mata saya.
>
> Saya sering ngumpul dengan mereka anak-anak teman anak saya Irdhan. Betapa
> baik dan penuh semangatnya mereka. namun dengan tragis maut menjemputnya.
>
> Dari radio sayup-sayup saya dengar rintihan biola Idris sardi yang menyayat
> pilu mengalunkan lagu “Gugur bunga”
>
>
> Betapa hatiku takkan pilu
> telah gugur pahlawanku
> Betapa hatiku takkan sedih
> hamba ditinggal sendiri
>
> Siapakah kini pelipur lara
> nan setia dan perwira
> Siapakah kini pahlawan hati
> membela bangsa sejati
>
> Reff :
> Telah gugur pahlawanku
> tunai sudah janji bakti
> Gugur satu tumbuh seribu
> tanah air jaya pasti
> Bagikan petir i siang b9olong saya dapat telepon dariadikku Sulastri.
> Betapa hatiku takkan pilu
> telah gugur pahlawanku
> Betapa hatiku takkan sedih
> hamba ditinggal sendiri
>
> Siapakah kini pelipur lara
> nan setia dan perwira
> Siapakah kini pahlawan hati
> membela bangsa sejati
>
> Reff :
> Telah gugur pahlawanku
> tunai sudah janji bakti
> Gugur satu tumbuh seribu
> tanah air jaya pasti
>
> Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al qur'an
>
> Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan
> Allah, (bahwa mereka itu) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup, tetapi
> kamu tidak menyadarinya. (QS. 2:154)
>
> Dan sungguh kalau kamu gugur di jalan Allah atau meninggal, tentulah ampunan
> Allah dan rahmat-Nya lebih baik (bagimu) dari harta rampasan yang mereka
> kumpulkan. (QS. 3:157)
>
> Pekan Baru 6 April 2009
>
>
>
> ________________________________
> Akses email lebih cepat.
> Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru
> yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! (Gratis)
> >
>

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke