KOPI DANG DUT LIONG BULAN
By : Jepe

Membaca tulisan Ricky atau panggilan yang sangat bersahabat kala itu
MIUN,  Pikiran saya jauh melayang saat-saat berkuliah di Bogor dan
tinggal di Asrama Sylva Lestari sekamar dengan seorang sahabat dan
itulah Ricky alias Miun. Inilah kopi favorit kami, kopi buatan warga
keturunan (Cina Bogor), pabriknya (Home Industri) terletak disekitar
jalan Suka Sari, sebuah kawasan pecinan. di kota hujan begitu julukan
buat kota Bogor

Kopinya keluar dari “pakem” sebagaimana layak kopi di pasaran yang
halus seperti tepung, tapi Liong Bulan ditumbuk sedikit kasar,
layaknya butiran pasir halus pencampur adukan semen buat memplester
dinding rumah, dikemas dalam kertas karton coklat kasar (Kraft),
dengan merek dan logo disablon seadanya.

Dari mereknya mudah ditebak, logo kopi ini bergambar seekor naga
didepan mulutnya yang berapi terdapat lingkaran berbentuk sabit,
lingkaran  ini tentu menggambarkan bulan sabit yang menatap
Naga.Rasanya cukup harum dan nikmat pas dilidah dan dikantong
mahasiswa, nah asyiknya meminum kopi ini, butiran kasar kopi Liong
Bulan sedikit ditinggalkan didalam mulut saat meminumnya, lalu
dimain-mainkan  di lidah atau digigit sekenanya.


Seperti yang diceritakan Ricky, jika saya berpasangan bermain Bridge
dengan dia  di Asrama melawan pnghuni lain sampai larut malam
menjelang azan subuh di Mushalla asrama kami dengan senang hati saya
membuatkan segelas (Mug) penuh kopi Liong Bulan yang kami serupu satu
berdua dalam Mug yang sama. Terasa nikmat serupan kami ketika proses
tawar menawar (bidding) berjalan lancar dan maksimal sehingga kami
mendapatkan Victory Poin (VP) dalam tabel nilai main Bridge. Apalagi
jika Ricky yang mengendalikan permainan (kartu saya terbuka).

Tapi saya suka salah membaca kartu Ricky ketika dimulai proses bidding
dimana kekuatan kartunya (semisal dia kuat atau panjang dikartu
Diamond) tapi saya suka memaksakan diri, tapi si Ricky sebenarnya agak
ego agar bermain pada kartunya (Diamond) bisa jadi ujung-ujungnya
penawaran di tutup tanpa Truf (warna kartu atau istilahnya No
Trump..maaf…saya sudah lupa istilah-istilah teknis main Bridge),
ketika kontrak diselesaikan yang seharusnya jika bermain pada kartunya
mendapat VP yang maksimal/

Ego Ricky adalah Ego dengan ketajaman analisa, sementara Ego saya
semata-mata ingin bermain mengendalikan kartu (Kartu Ricky yang
terbuka) habis saya suka keki juga kadang-kadang “Masak lu mulu yang
main Ky..he..he”

Jika ini terjadi ketika kontrak diselesaikan sebelum sesi selanjutnya,
kami bahas,  kata-kata “Bego..lu,…bego..lu…bego..lu..biasanya meluncur
dari mulut Ricky” tapi saya memang bukan orang yang “panasan” misalnya
dengan melemparkan kartu atau memukul meja dan tidak mau lagi
melanjutkan permainan. Kata-kata “bego” Ricky dalam kondisi apapun
pada saya adalah kata-kata dia begitu menyayangi saya sebagai sahabat
yang senasib dan sepenanggungan dalam menuntut ilmu di IPB.

Saya tidak akan melawan dan berhati panas, karena Ricky yang saya
kenal analisanya selalu tajam dalam segala hal terutama menyangkut
sebuah kebenaran, tapi ketika dia bersalah hak saya juga untuk berkata
“Bego Lu Ky”, dan dia dapat memahaminya tanpa berkata-kata hanya
sedikit tatapan penuh arti  kepada saya dan saya sangat mengeti bahasa
tubuhnya yang berkata “Benar Lu Jepe”. Kopi Liong Bulan adalah sitawar
sidingin ketika kami saat berkata “Bego..bego dan bego Lu”, secangkir
Mug kopi kami minum berdua bisa jadi kami minum dibibir yang sama
ketika menempel dilingkaran bibir Mug paling atas/


Kopi Liong bulan menjadi minuman wajib saat dangdutan tiap malam di
Asrama, sebelum orkes dang dut dimainkan oleh penghuni asrama
dikoridor lantai dua, kami terlebih dahulu mempersiapkan Kopi Liong
bulan  dengan menyeduh di jeret besar lalu diberi sedikit gula..
Silahkan ambil masing-masing, terserah pakai gelas sendiri, mug besar
yang diminum ramai-ramai.

Udah deh…selepas Isya…menggema orkes Dang Dut dikesunyian asrama yang
terletak di rerimbunan aneka pohon dan karet tua jauh dari keramaian,
paling jika teriak sekencang-kencangnya itupun sayup-sayup kedengaran
ditelinga Asrama Putri yang berjarak sekitar 70 meter dari Asrama kami
(Asrama Putri jarak yang terdekat dari asrama kami yang ada
“kehidupan”)

Saat giliran saya tampil membawakan lagu dang dut, sebelum saya
tampil, ya kopi dulu..Blehh,  jika disuruh tampil solo walau nantinya
kawan yang lain ikut juga, tapi yang jelas suara saya paling bergema..
Ini sedikit rahasia si Ricky kawan-kawan jika bernyanyi suaranya
“nggak ada apa-apa, fales banget” untuk yang satu ini bolehlah saya
lebih unggul dari dia, tapi semangatnya untuk menyemangati saya
bernyanyi solo akan selalu membuat saya tampil “kesetanan” untuk
bernyanyo Dang Dut…

Lagu dang dut favorit saya adalah sebuah lagu dang dut  klasik atau
lagu dang dut serius, saya lupa penciptanya dan siapa yang
mempopulerkannya, tapi yang jelas lagu ini digarap oleh seniman lagu
dang dut tulen, kuat dari segi lirik dan musik ala dang dut….

Judulnya mungkin “Pedang Cinta” ???, awalnya begini

"Lebih baik kau bunuh aku dengan pedangmu
Asal jangan kau bunuh aku dengan cintamu
Lebih baik aku mati..ditangan mu
Asal jangannnnnn aku mati bunuh diri"

Gila…cinta banget.. ya…mo bunuh diri segala..buta abis nih cinta dang dutnya


Nah Jika lagu dang dut  favorit saya ini didendangkan  saat ini
diberbagai stasiun televisi atau panggung terbuka dengan catatan
dimainkan seperti musik aslinya . jangan harap lagu tersebut  akan
membuat bergoyang  dand dut sangat “heboh”

Seperti goyangan ala ngebor yang putarannya seperti  gasing kesetanan
?..gitu deh, goyang gergaji ala Dewi Persik  yang membuat papan pecah
berkeping-keping …GERGAJI……!!! , patah-patah seperti robot kehilangan
kendali dan kesurupun (kelebihan baterai kale) atau goyangan Trio
Macan dengan memutar kepala , kecepatannya membuat kepala cewek macan
itu seakan mau lepas dari leher. Parahnya lagi gerakan ini perlu
menginjak punggung cewe macan lain, saya pikir Trio Macan dalam
berekspresi sedikit “over dosis” ya sudah jika itu menghibur rakyat
kebanyakan yang pusing memikirkan biaya pendidikan anaknya

Tapi goyangan kopi dandut liong bulan kami seperti ini (nah kalau yang
ini Ricky boleh diadu kalau bergoyang Dang Dut  sayhdu, tapi tetap
sedikit saya lebih unggul dari Ricky kawan-kawan he..he..he)
Goyangannya syahdu saja angkat kedua tangan  sedikit dirapatkan
didepan dada, kepalkan kedua telapak tangan , kepalannya tentu bukan
seperti orang meninju. Tapi kepalan yang sedikit  agak renggang . Lalu
goyangkan kaki pelan-pelan maju mundur…Nggak usah deh nginjak punggung
temen segala seperti Trio Macan..ha..ha..ha,  apalagi nginjak sahabat
saya si Ricky bukan apa-apa berani aja sih saya nginjak punggung si
Ricky, tapi saya takut cedera punggungnya ,  sobat saya ini adalah
“tulang punggung” saya betul jika saya dimacam-macamin oleh orang
terutama berkelahi, dia akan selalu didepan membela saya jika saya
benar.


Lalu mata sedikit disayukan merem melek….Hajar bleeehhh (yel2
terkenal saat itu)

Lalu ketika masuk refrain lagu ini,  semaksimal mungkin, sesyahdu
mungkin, saya berdendang, cengkok dang dutnya harus dapat, sementara
Ricky menatap saya penuh arti sambil tersenyum dan itu artinya “ Jepe
elu yang gue kenal sejatinya memang nggak begok, maafin gue ya kalau
gue suka ngomong kasar ama Elu”

Ini dia refrain lagu dang dut “serius” itu…liriknya dang dut romantis banget

"Ku tak menyesali walau diri ini
Engkau jadikan diriku cinta kedua bagimu
Biarlah aku terima"

Ampun…ampun..cinta kedua ini yang nggak tahan..pasrah banget..cari
yang laen ngapa..
Begitulah kekuatan lirik dang dut yang serius itu kawan-kawan. Nah
kami berdua tentu punya kisah cinta yang kadang-kadang mengharu
birukan, dan tentang itu saya tidak akan bercerita lagi, kami telah
menutup semua kisah cinta di kampus yang penuh kegembiraan itu, Insya
Allah kami berbahagia dengan pasangan kami masing-masing saat ini yang
telah memberikan kami  anak-anak yang sehat-sehat, saya tahu dan Ricky
tahu apa itu arti sebuah kesetiaan pada pasangan kami sekarang yang
telah menjadi belahan hati kami masing-masing. walau dulu pernah
terlibat kisah cinta “Kopi Dang Dut yang syahdu”

Rehat sejenak, kami meneguk kopi dang dut Liong Bulan, sambil
menikmati makanan kecil/snek  ala bajiguran seperti ubi rambat,
singkong rebus dan kacang rebus.

Hajar lagi Blehhhh, begitu teriakan Ricky kepada saya


Penasaran, Ani, Begadang, Darah Muda dan beberapa lagu populer Rhoma
Irama, tak lupa Pandangan Pertama dan Lirikan matamu dari Elvis
Dangdut Indonesia A Rafiq, Lalu lagu Itje Tresnawati..duh engkang
nahak ten teingan…sok ka bina-bina.  Komplit semua lagu dangdut yang
top saat itu kami bukukan.

Berakhirnya dang dutan ini, ketika kopi liong bulan meninggal ampas
kasar di jeret, rata-rata sekitar jam 2 dini hari. Penghuni asrama
boleh punya selera “tinggi”  dalam hobi musik, tidak ada larangan suka
Jazz ayuhhh, Art Rock seperti saya..mangga wae…Pop manis ala Rinto
Harahap…silahkan, dengerin di kamar masing masing atau bikin komunitas
kecil, seperti saya dengan beberapa temen special musik Art Rock
Classic itupun masih tidak ketinggalan dikamar 3 atau 4 orang ngumpul
dengerin musik Art Rock Classic sambil ngopi Liong Bulan.

Kopi Dang Dut Liong Bulan  adalah musik Pemersatu, Kebersamaan dan
Solidaritas bagi penghuni asrama yang heterogen baik dari suku, agama,
adat dan budaya,  ketika orkes dang dut liong bulan dimainkan,
perbedaan disinggirkan jauh-jauh, kami semua “larut” sebagaimana kopi
liong bulan diseduh air panas..

Itulah sekulumit kisah saya dengan Kopi Dang Dut  Liong Bulan, Ahhhh
Ricky kerinduan anda pada saat berada di Gunung Walat membuat saya
menerawang kemasa-masa kita bersama dan bersahabat dalam suka dan duka
dan air mata saya merebak jika membaca kenangan yang anda tulis
tentang saya dimatamu.

JAZAA KALLAHU QHAIRANN

Jepe, Pku, 9 APRIL 2008 (Habis Nyontreng)

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
=============================================================== 
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi di setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
=============================================================== 
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Daftarkan email anda yg terdaftar disini pada Google Account di: 
https://www.google.com/accounts/NewAccount?hl=id
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
===============================================================
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke