Assalamualaikum wr.wb Saya ingin bertanya pada Pak Emi, atas kejadian yang kami alami baru - baru ini.
1. Kemarin puteri saya usia 13 tahun bercerita bahwa ia mengalami - apa yang diuraikan Bapak pada posting ini yaitu OXYGEN DEBT. Menurut ceritanya, Pada pagi kemarin ia berolah di sekolahnya. Dalam berolah raga itu Ia ada melakukan melakukan stretching terlebih dahulu, sesuai dengan arahan Guru olah raganya. Kemudian ia melakukan lari dalam kecepatan tertentu. Apa yang dirasakannya sesudahnya adalah dadanya sakit luar biasa - nafas tersengal - sengal dan badannya berkeringat dingin banyak sekali. Badannya lemas. Dalam keadaan letih itu ia minta izin pulang kerumah dan untung saja sekolahnya satu kompleks dengan rumah. Pertanyaan ; Apakah benar anak saya ini mengalami Oxigent Debt ini. Ada dokter yang mengatakan bahwa jika berkeringat dingin dan sering teras sesak pada ulu hatinya, itu menunjukkan gejala jantung. Hal seperti ini yang pernah dirasakan anak saya. Untuk Pemeriksanan awal untuk anak saya ini - apakah bisa dideteksi melalui EKG...?? 2. Saya ingin menitipkan cerita puteri Ibu Dewi Mutiara - member RN juga . Kejadian pada tanggal 9 April 2009. Puteri Ibu Dewi berusia 18 tahun - kena keseleo pada kakinya sehabis main futsal. Untuk penanggulan cidera kaki ini, Ibu Dewi membawa anaknya ke Tukang pijat yang sudah berpengalaman. Selang 10 menit lamanya kaki puterinya itu dipijat - walau sebelumnya masih tertawa-tawa - tiba -tiba badan puterinya itu melemah. Ia berkata pada sang bunda : " Mama boleh gak - saya rebahan di dada Mama ...??? Ya ... boleh nak...Seketika itu Ibu Dewi mendekap anaknya. Setelah Ibu Dewi mendekap anaknya itu - ternyata puterinya itu - jatuh pingsan. .... Bibirnya pucat pasi. Ibu Dewi memanggil-manggil anaknya, namun sang anak tidak bergeming karena dalam keadaan tidak sadar....Betapa kagetnya suasana ketika itu. Sebagai pertolongan pertama - Ibu Dewi memberikan minum teh hangat sambil berupaya tetap membangunkan anaknya. Ibu Dewi segera membawa ke dokter terdekat. Dokter tidak menemukan hal- hal yang mencurigakan - karena tekanan darah normal....begitu pula lambungnya atau lainnya. Pertanyaan ; 1. Apakah ada pengaruh pijatan pada kaki dari Tukang Pijat - yang mengenai syaraf - syaraf tertentu pada tubuh sang anak , sehingga menyebabkan terjadinya Ozigen Debt.?? 2. Bila orang mengalami Ozygen Debt - apakah benar tindakan memberikan minuman hangat manis itu. Baik puteri saya maupun puteri Bu Dewi ini - keduanya memiliki persamaan karakter penyakit yaitu seputar pencernaan atau lambung - dimana keduanya sering mengalami Oxigent Deb ini. Mohon maaf saya bertanya kepada Bapak - dimana Bapak bukan spesialisnya. Namun tentunya Bapak bisa membantu menjelaskannta. Apakah Oxygen Debt ini - bisa juga terjadi pada kasus lain... Atas penjelesan dan uraian Bapak - kami ucapkan terimak kasih.. Wassalam, Evy Nizhamul http://bundokanduang.wordpress.com --- On Mon, 4/13/09, suheimi ksuheimi <[email protected]> wrote: From: suheimi ksuheimi <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] OXYGEN DEBT To: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Date: Monday, April 13, 2009, 8:50 PM OXYGEN DEBT Oleh : K . Suheimi Pagi tadi saya diminta memberi ceramah dihadapan ratusan peserta Olahragasenam Porpi di pekarangan Masjid An Nur Pekan Baru “Kenapa ada orang yang tersenggal-senggal dan sesak nafasnya ketika berolah raga” kata saya memulai ceramah. Orang tersenggal-senggal dan sesak nafasnya karena sewaktu OLAHRAGA semua sel-sel tubuh yang jumlahnya 100 trilun itu di aktifkan. Bila mengaktifkannya secara tiba-tiba. Tiba-tiba bergerak cepat dan kuat, maka sel itu embutuhkan O2 dan Nutrisi yang sangat tinggi. Untuk itu jantung dan paru-paru dipaksa bekerja berat memenuhui kebutuhan itu. Sehingga tampak orang nya sesak dan jantungnya berdebar kencang, dia mengalami ketekoran 02, Kebutuhan 02 yang tinggi tak terpenuhui oleh paru –paru dan jantung sehingga dia terengah-engah. Ketekoran 02 ini disebut dengan OXYGEN DEBT. Senam Porpi justru berusaha agar jangan sampai ada ketekoran. Ketekoran 02 itu bisa di usahakan dengan melakukan OLAHRAGA dengan kurva intensitas. Seperti OLAHRAGAPorpi awal senam dimulai dengan membaca do’a, Kemudian dilakukan stretching, peregangan otot, sehingga tonus dan ketegangan otot bagus sekali, saat itu kebutuhan 02 secara berangsur di tingkatkan. Dilanjutkan dengan gerakan warming up, pemanasan, jantung di pacu dan paru-paru pun demikian, tetap memenhui kebutuhan setiap sel. Setelah berlalu beberapa menit dimana jantung sudah terlatih dan terbiasa, maka gerakan ditingkatkan dengan pick work. Sebagai puncak gerakan saat itu 02 terpompa banyak, namun paru-paru dan jantung sudah siap kerna sejak awal dia sudah di tingkatkan. Selesai pick work di lanjutkan dengan warming down dan seterusnya cooling down, sehingga sisa-sisa metabolisme dalam bentuk asam lactate bisa di di keluarkan. Dengan demikian badan selalu terasa segar dan bugar Keadaan segar dan tak meletihkan ini di sebut dengan Steady State. Inilah OLAHRAGAyang memperhitungan kekuatan jantung dan paru-paru, dengan fase terakhirnya nelakukan gerakan pernafasan yang panjang dan teratur. Semua gerakan ini menghindarkan perubahan gerakan yang tiba-tiba, Sebab perubahan gerakan yang tiba-tiba, atau tiba-tiba melakukan loncatan gerakan yang kuat dan cepat. Sehingga jantung dan paru-paru tak bisa memenuhui kebutuhan itu, orangnya sesak, tak jarang kita dengar mati mendadak, apalagi pada cabang olahraga yang ada emosinya olahraga merupakan usaha fisik yang besar, bahkan kadang berlebihan. Tubuh pun mengalami defisit oksigen dan kelebihan asam laktat. Dengan demikian, beberapa bagian badan terasa pegal, linu, hingga sakit. Selama puluhan tahun kita telah melakukan olahraga Porpi, insyaallah tak ada keluhan bahkan badan tersa sehat dan bugar. Saya tutup ceramah itu dengan mengatakan semboyan “Tiada pagi tanpa Porpi “ Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Suci Nya dalam Al qur'an (Ingatlah) ketika dipertunjukkan kepadanya kuda-kuda yang tenang di waktu berhenti dan cepat waktu berlari pada waktu sore, (QS. 38:31) Masjid Annur 12 April 2009 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
