Dalam Merantau ke Deli, jelas sekali ideologi dan pandangan dunia Hamka,
sekaligus nasionalismenya. Dapatkah kita membaca apa yang ingin disampaikan
Hamka dalam novel itu melalui kegagalan perkawinan tokoh Leman dan Mariatun,
gadis sekampungnya, dan, sebaliknya, malah bahagia dalam perkawinannya bersama
Poniem, gadis imigran dari Jawa yang sederhana an suka bekerja keras? Jelas
sekali bahwa Hamka mengeritik eksklusifisme perkawinan Minangkabau dalam
Merantau ke Deli.
Sampai sekarang, sejauh yang saya tahu, hanya dua orang pengarang Minangkabau
yg mencoba menyampaikan pesan nasionalisme Indonesia melalui hubungan
perkawinan antaretnis. Mereka adalah Adinegoro dan Hamka. Adinegoro
memperlihatkan hal ini dalam hubungan perkawinan antaretnis antara Nurdin
(Minangkabau) dan Rukmini (Sunda) dalam Darah Muda (1927). Tema yang sama
digarap lagi oleh Adinegoro dalam novelnya Asmara Jaya (1928) melalui hubungan
perkawinan antar etnis antara Rustam (Minangkabau) dan Dirsina (Sunda).
Hamka.......jelas beliau berada di garis depan dalam pemikiran ini. Ini dapat
dilihat dalam hubungan perkawinan antar entnis yang cukup mencolok antara tokoh
Poniem (Jawa) dan Leman (Minangkabau) dalam Merantau ke Deli (1939).. Hubungan
ketua tokoh dari etnis yang berbeda ini sangat menentukan alur cerita novel
ini. Setting novel ini adalah daerah Deli dan Medan pada zaman sebelum perang.
Leman adalah salah seorang perantau Minang yang mengadu nasib di daerah Deli
yang sedang berkembang karena dibukanya onderneming2 tembakau oleh Belanda. Dan
Poniem adalah buruh dari Jawa yang datang ke Deli karena hal yang sama:
berkembangnya ekonomi Deli akibat pembukaan onderneming2 perkebunan besar di
daerah itu.
Poniem sadalah salah seorang langganan tetap Leman yang menjadi pedagang
keliling. Akibat sering bertemu, kedua makhluk Tuhan yg berbeda suku (tapi satu
agama) itu saling jatuh cinta dan akhirnya memutuskan untuk menikah. Banyak
perantau Minang di Deli yang menilai pernikahan antar etnis itu amat berani.
Biasanya orang Minang kawin sesama orang Minang. Leman telah melanggar sebuah
kelaziman. Pernikahan itu membuat pasangan Leman-Poniem berbahagia.. Mereka
giat bekerja, dengan modal tenaga sendiri. Rumah tangga mereka bahagia.
Namun kebahagiaan itu yang menjadi awal petaka rumah tangga Leman-Poniem.
Sebagaimana umumnya tipikal inti konflik rumah tangga Minang, orang ketiga
--biasanya salah satu dari pihak keluarga laki2 atau perempuan -- campur tangan
untuk mengganggu keharmonisan itu. Demi mendengar Leman an Poniem hidup bahagia
di Deli, keluarga Leman di kampung datang ke sana dengan maksud untuk
mengawinkannya lagi dengan gadis sekampungnya. Akhirnya, Leman dipaksa oleh
keluarganya kawin lagi dengan Mariatun, gadis sekampung yang masih punya
hubungan keluarga dengannya, pilihan familinya sendiri. Perkawinan itu akhirnya
membawa kesengsaraan kepada diri Leman.
Melalui Merantau ke Deli, Hamka tidak saja mengeritik Minangkabau dari dalam,
tetapi juga mulai memperkenalkan kemungkinan menciptakan INDONESIA yang 'utuh'
melalui pembauran antar etnik melalui hubungan perkawinan (PARA PERANTAU
MINANG ANGGOTA LAPAU Rantau-Net INI YANG KAWIN CAMPUR berterima kasihlah kepada
Hamka). Bagi Hamka agama yang penting: biar berlain etnis, asal sama-sama Islam
boleh menikah, asalah itu membawa kebahagiaan. Perkawinan antara sesama Minang
belum menjamin kebahagiaan.
Banyak novelis Indonesia yang bersikap ekslusif, 'bakaluntun-puntun' dalam
labirin adat etnisnya sendiri. Hamka menunjukkan kecenderungan sebaliknya.
Mungkin karena sejak muda beliau sudah mengenyam udara rantau dan bergaul rapat
dg intelektural bumiputera dari berbagai etnis lain.Nasionalisme keindonesiaan
melalui hubungan perkawinan antar etnis dalam karya sastra kembali
diperlihatkan Hamka melalui tokoh Zainuddin (yg dari sudut pandang Minangkabau
dianggap suku Bugis karena ayahnya dari Minang tapi ibunya dari Bugis) dan
Hayati gadis Minangkabau dalam Tenggelamnya Kapal Van der Wijk.
Berbeda dengan Adinegoro yang mengkhiri novel2nya dg happy ending, kedua2 novel
Hamka di atas berakhir dengan esedihan. Baik Leman dalam Merantau ke Deli
maupun Zainuddin dalam Tenggelamnya Kapal Van der Wijk, hidup sengsara dan
merana. Ini seolah2 mengisyaratkan bahwa dari segi budaya, masih diperlukan
perjuangan yang kuat dan berterusan untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang
berbilang puak itu, yang melihat antar sesamnya dalam posisi setara. Hamka,
melalui novel2nya, seolah mengisyaratkan betapa KEBHINNEKAAN dalam pluralisme
budaya Indonesia yang berbilang suku itu masih dalam proses pematangan dan
oleh karenanya harus terus diperjuangkan.
Kini, bertanyalah para pengunjung lapau ini yang telah memutuskan memilih
pasangan hidupnya dari etnis yang bukan Minang. Apakah sumando yang bukan
Minang itu lah ditarimo elok dek dunsanak di kampuang?
Wassalam,
Suryadi yg daif
* Catatan ini sedikit sari dari artikel Suryadi, "Negara Tanpa Bangsa: Fakta
dan Interpretasi terhadap Wacana Novel Indonesia", Jurnal Melayu (Dewan Bahasa
dan Pustaka, Kuala Lumpur), Jilid 2, Bilangan 2 (Disember 2004): 162-189.
Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari
Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang!
http://id.messenger.yahoo.com/invite/
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---