Waalaikumsalam, mengapa tidak begini saja, kita ambil contoh caleg yang ikhlas dan rela ketika ternyata suara mereka kalah banyak di pemilu kemaren. Rasanya berpikir positif dan optimis lebih baik ketimbang menganggap semua caleg sama gilanya.
Tes psikologi bagus, tapi bagaimana kalau caleg gagal tes psikologi. apakah mereka akan di cap gila ? seperti jokes teman saya ketika Ajo IJP tidak lulus tes psikologi ketika pemilihan anggota KPU kemaren. katanya jangan-jangan IJP ini tidak waras, kalau waras tentu lolos tes psikologi..hahahaha.. salam Ben --- In [email protected], Dewi Mutiara <iara_a2...@...> wrote: > > Ass.Wr.Wb. > > Sepertinya memang perlu CALEG ikut PSIKOTES. > Sewaktu mereka melamar untuk menjadi CALEG harus disertakan hasil PSIKOTES, > untuk meyakinkan kesiapan mereka untuk menjadi anggota DEWAN yang duduk > mewakili rakyat. > Dengan kita melihat hasil sekarang ini betapa banyaknya dari wakil2 rakyat > ini yang tidak ikhlas menjalani pekerjaannya, kita bisa ambil hikmahnya > ,seandainya mereka terpilih , bukankah yang terfikir ,dalam berapa bulankah > modal saya kembali , BUKAN berfikir apa yang bisa saya perbuat untuk kemajuan > bangsa ini, KASIAN deh KITA kita ini...... > > Wassalam > Dewi Mutiara.suku Sikumbang > --- On Wed, 4/15/09, Putra Limeks <limek...@...> wrote: > > From: Putra Limeks <limek...@...> > Subject: [...@ntau-net] Perlukah Caleg Psikotes? > To: [email protected] > Cc: "sosmitaarif" <sosmitaa...@...>, "Syafrizal Muin" <syafrizal.m...@...>, > "hendranaldi" <hendrana...@...>, amsar_y...@..., aidilhas...@..., "Arles > Simon" <arles.simon...@...>, "Veri Iswind" <verreiswind...@...>, de...@..., > "doni_kasnaidi" <doni_kasna...@...>, "yos_nofrizal" <yos_nofri...@...> > Date: Wednesday, April 15, 2009, 7:33 AM > > Pasca Pemilu 2009, banyak berita miring tentang caleg, > Di Desa Batu Merah, Ambon, caleg meminta kembali karpet yang telah di berikan > kepada kelompok pengajian, > > > Di Kulon Prgogo, Yogjakarta, caleg meminta kembali semen yang telah > disumbangkannya untuk mambangun jalan, > Di Dumai, tiang listrik yang telah diberikan sebagai bantuan, dicabut kembali, > > > Bahkan di Jawa Barat, ada caleg yang gantung diri. > juga ada yang menjadi pasien paranormal. > Semua ini karena diri tidak siap menerima kenyataan hidup, > Maunya hanya menang dan duduk di kursi dewan nan empuk. > > > > Jika bermain tidak siap menerima kalah, > Mungkin bukan pemain itu namanya, > Lebih tepat mereka sedang bermain-main > Atau bisa jadi sedang mempermainkan diri, > > > > Ini baru sekilas wajah caleg gagal, dalam berita. > Bisa jadi kasus serupa berjumlah banyak di setiap daerah. > > > Jika begini, potret buram caleg kita, > > > Apa yang salah dalam tatanan berbangsa dan bernegara. > > Jika mencotoh diberbagai prusahaan dan instansi swasta, > > untuk masuk ke jabatan tertentu, > tidak jarang harus melalui tes yang beragam bentuknya, > > termasuk psiko tes. > Apakah ini tidak mungkin menjadi mekanisme pe-caleg-an ? > Sekarang sudah terlambat, memang. > Tapi,..... ke depan, mungkin saja bisa. > Persoalnya! Adakah mau anggota DPR kita > membuat undang-undang ke arah sana? > > > > > Wassalam > Malin Bungsu > Medan,L (43) > > > > > > > > > > > --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
