Kamis, 16 April 2009
Caleg Tutup SD, Blokir Jalan Stres Padang, Singgalang Usai pemilu macam-macam saja ulah caleg yang stres karena kalah. Ada yang menyegel bangunan sekolah, memblokir jalan hingga masuk rumah sakit jiwa. Di Bulukumba Sulawesi Selatan, seperti dilaporkan Tribun Timur, seorang caleg untuk DPRD Bulukumba dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) bernama Dahlan, menyegel sekolah dan mengusir murid SDN 225 Kajang-kajang, Desa Borong, Kecamatan Herlang. Caleg nomor urut 3 yang bertarung di Dapil I Kecamatan Herlang, Bonto Tiro dan Kajang ini, menyegel gedung sekolah sejak Sabtu lalu hingga Rabu kemarin dengan cara mengikat pintu gerbang sekolah menggunakan tali. Di tembok pagar sekolah, Dahlan menumpahkan isi hatinya dengan menuliskan sebuah kalimat kekecewaan kepada warga setempat yang tidak memilihnya. Aksi penyegelan tersebar, setelah pria paruh baya ini mengusir murid, guru, dan kepala sekolah saat hendak masuk ke sekolah Senin. Akibat ulah caleg tersebut kepala sekolah, guru dan murid sempat belajar di depan sekolah. Dahlan menyegel sekolah itu karena menganggap tanah lokasi sekolah milik kakeknya. Tutup jalan Lain lagi ulah Andi Langade Kareang Mappaanggille caleg Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI), bersama tim suksesnya menutup jalan sepanjang 3 Km setelah perolehan suaranya tidak mencukupi. Penutupan terjadi sejak Minggu hingga kemarin. Akibatnya lalu lintas jadi macet total. Jalan sepanjang 3 Km itu dipalang menggunakan sebatang pohon dan tumpukan batu kali. Andi Langade diusung dari daerah pemilihan (dapil) II Kabupaten Bulukumba, mengaku kecewa dengan warga Biloro yang tidak banyak memilihnya. Meski belum memiliki perolehan jumlah suara sah dari tingkat PPK maupun KPU setempat, namun menurutnya dari 101 TPS di dua kecamatan hanya 71 saksi yang melaporkan jumlah suara yang diperolehnya sangat kecil. "Penutupan jalan oleh Karaeng Mappangille sebagai bentuk kekecewaan terhadap warga yang tidak banyak memilihnya pada pemilu caleg 9 April lalu," ujar salah seorang warga. Andi Langade menyatakan berhak menutupan jalan itu karena jalan yang digunakan sekitar 400 penduduk itu merupakan tanah milik alamarhum kakeknya dan rencananya akan kembali dijadikan lawan persawahan. Masuk RSJ Lain lagi di Palangkaraya, Kaltim, rumah sakit jiwa (RSJ) setempat menerima lima pasien gangguan jiwa. Mereka adalah dua caleg dan tiga simpatisan parpol. Seperti dilansir Tempointeraktif.com, kata Kepala BKJM Kalawa Atei, Wineini Marhaeni Rubay, salah satu caleg datang sudah dalam kondisi gila pada tanggal 10 April lalu, dan sempat mendapat perawatan darurat sebelum akhirnya dikirim ke Yayasan Joint Adulam Ministry, Palangkaraya, sebagai penampungan orang-orang "gila". Sementara dua pasien lain juga berperilaku hampir sama, harus menjalani rawat inap di Kalawa Atei, sedangkan dua pasien lagi baru sebatas konsultasi gangguan jiwa. Kata Wineini, dampak gagal dalam pemilu tidak cuma bisa menimpa caleg pribadi, juga dapat terjadi pada simpatisan dan orang terdekat, misalnya istri, keluarga, dan lainnya yang menjadi pendukung fanatik. 15 caleg stres Di Purbalingga, Sumanto, si dukun pemakan mayat yang dirawat di tempat itu, kini mempunyai sembilan teman baru, umumnya korban tekanan jiwa pasca pemilu. "Ada sembilan orang stres, enam di antaranya caleg yang kalah pemilu," kata Supono Mustajab, pimpinan Wisma Rehabilitasi di Desa Bungkanel, Kecamatan Karanganyar, Jawa Tengah, Rabu kemarin. tempointeraktif.com melansir, menurut Supono sembilan orang stres itu berasal dari Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. Menurut Supono, selain caleg stres beberapa pasien baru itu juga merupakan tim sukses dan keluarga caleg yang gagal. Ia mengatakan pasien baru ini rata-rata shock (terpukul) karena kalah dalam pemilu, sementara banyak uang yang telah dikeluarkan. "Mereka mengigau minta uangnya dikembalikan," kata Supono. o004 http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=114 1 The above message is for the intended recipient only and may contain confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank you. --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
