Dunsanak kasadonyo, iko berita caleg Selebritas .. tamasuak nan di kampuang awak
Salam
Erwin Moechtar

Suara Calon Legislator Selebritas Minim
Jakarta -- Mempunyai nama terkenal ternyata tak memudahkan sejumlah
artis meraup suara dalam pemilihan umum legislatif lalu. Tiga
selebritas dari Banten yang mencalonkan diri sebagai anggota Dewan
Perwakilan Rakyat hingga kini masih mendapat suara minim. Mereka
adalah Ahmad Zulfikar Fauzi alias Ikang Fawzi, Dedi Swardi Gumelar
atau Miing Bagito, dan artis sinetron Jane Shalimar.

Ikang Fawzi misalnya. Penyanyi yang menjadi calon nomor urut satu dari
Partai Amanat Nasional ini hanya mendapat 690 suara, sementara
partainya mendulang 1.599 suara. Adapun Jane Shalimar dari Partai
Demokrat cuma menangguk 255 suara. Namun, nasib Miing Bagito dari
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan agak lebih baik. Dia mendapat
2.373 suara.

Nasib serupa menimpa Gusti Randa dan Adrian Maulana, yang berlaga di
kampung halaman mereka, Sumatera Barat. Jumlah suara mereka jauh
tertinggal dibandingkan dengan perolehan suara calon lain yang bukan
selebritas.

Data tabulasi suara sementara Komisi Pemilihan Umum Sumatera Barat
mencatat Yungki Gusti Randa hanya mengantongi 388 suara. Sementara
itu, Partai Hati Nurani Rakyat yang mengusungnya mendapat 5.057 suara.
Leily Sagita, artis sinetron dari Partai Pengusaha dan Pekerja
Indonesia, mendapat 291 suara. Adapun Adrian Maulana, bintang
sinetron, model, dan presenter yang menjadi calon legislator dari
Partai Amanat Nasional, mendulang 3.067 suara.

Namun, artis Jamal Mirdad, yang menjadi calon legislator dari Partai
Gerakan Indonesia Raya, mendulang suara terbanyak dibanding artis
lainnya. Di daerah pemilihan Jawa Tengah I, dia meraup 9.851 suara.

Jamal lebih unggul dibanding Angelina Sondakh. Meski menempati urutan
pertama dari Partai Demokrat, bekas Puteri Indonesia ini baru
mengumpulkan 2.260 suara di Jawa Tengah.

Perolehan suara paling banyak masih didominasi calon dari kalangan
politikus. Pengamat politik Universitas Diponegoro, Semarang, Hasyim
Asyarie, mengatakan popularitas artis tidak menjamin mendapat banyak
pemilih di kancah politik. "Kecuali sang artis mempunyai pengalaman
terjun di masyarakat atau mempunyai tim sukses yang andal," ujarnya
kemarin. MABSUTI IBNU MARHAS | FEBRIANTI | ROFIUDIN


sumber : 
http://www.korantempo.com/korantempo/koran/2009/04/17/Nusa/krn.20090417.162724.id.html

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke