Ondeh maaaak, baa macam ko bana ko ha ? Tarimo kasih Al ateh penjelasan nan langkok tantang amburadulnyo -- maaf istilah ko -- persiapan Tour Singkarak ko.Rasonyo alah bisa digambarkan baa jadinyo pelaksanaan Tour Singkarak tu. Akan mengecewakan. Tapi, kok lai amuah, masih ado hari saminggu lai. Masih bisa dikajakan, supayo indak malu kito kasadonyo nantik. Baa pandapek dunsanak sa palanta? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam, Pariaman.) "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak" Alternate e-mail address: [email protected];
[email protected] --- On Sat, 4/18/09, Syafruddin Ujang <[email protected]> wrote: From: Syafruddin Ujang <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Re: BAGAIMANA PERSIAPAN TOUR SINGKARAK? To: [email protected] Date: Saturday, April 18, 2009, 1:13 PM Yth. Pak Saaf dan kawan-kawan di Palanta Sebagai kuli tinta dan ikuik memantau perkembangan Tour de Singkarak, ada hal-hal yang bisa saya sampaikan sebagai berikut. Pertama: Saya setuju kita menyampaikan rasa salut sama Pak Sapta Nirwandar (Direjen Pemasaran Depbudpar) yang menggagas Tour de Singkarak dan beliau benar-benar bertanggung jawab untuk kesuksesan acara ini. Kedua: Kita perlu menghargai keinginan Pak Sapta bahwa Tour de Singkarak adalah untuk mengangkat Pariwisata Ranah Minang. Meski namanya Singkarak, tetapi akan sekaligus akan membawa nama Padang, Bukittinggi, Tanah Datar, Sawahlunto, dll. Karena itu, beliau sangat berharap terjalinnya pola "sato sakaki". Artinya, semua pihak ikut terlibat membantu penyelenggaraan acara ini. Beliau mengundang Pemda, BUMN, BUMD yang di Ranah Minang dan BUMN yang dipimpin urang awak, swasta nasional dan lokal, ikut berpromosi dan tentunya sedikit berpartisipasi. Ketiga: Kenyataannya, ada nada kecewa dari Pak Sapta karena apa yang diinginkan itu ternyata tidak tercapai. Pemda Sumbar mengaku tidak bisa utak atik APBD karena sudah berjalan, kecuali untuk perbaikan infrastruktur/jalan yang akan dilalui, Semen Padang lai sato 50 juta, Bank Nagari 25 juta, Telkom menolak untuk ikut (saya rasa surat permohonan sponsor yang saya sendiri menyampaikan ke sekretariat Dirut/Pak Rinaldi diduga tidak disampaikan ke Pak Dirut). Alhasil, Depbudpar yang semula menganggarkan Rp4 miliar harus menombok Rp2 miliar lagi yang sebenarnya diharapkan dari keikutsertaan para sponsor. Keempat: Tidak adanya gebyar Tour de Singkarak karena Depbudpar sendiri salah memili EO. Sepengetahuan saya,EO inilah yang mesti super aktif mempromosikan, menyiapkan segala sesuatu, termasuk menggalang sponsor. Namun yang terjadi, EO tak lebih dari seorang kontrakto yang hanya bekerja berdasar anggaran yang disediakan. Pak Sapta nampak marah, tapi juga urut dada karena yang menetapkan EO adalah beliau sendiri, sehingga anak buahnya yang di bawah terpaksa gigit jari. Kelima: Dari rencana awal di mana saya dan beberapa teman ikut dalam kepanitiaan (rute Padang-Bukittinggi, Bukittinggi-Batusangkar-Sawahlunto, Sawahlunto-Solok-Singkarak merupakan usulan saya dari semula para pembalap hanya keliliang Kota Padang, kemudian dibawa ke Singkarak dengan mobil dan di sana akan berkeliling Singkarak), ternyata terpental karena ada pihak lain yang bermanuver. Tapi tidak apa-apa, saya akan bantu dari sisi media saja. Namun kami tak bisa ikut melahirkan gagasan bagaimana gebyar acara ini. Usulan agar di Jakarta, Palembang, Malaysia, Singapura, Pekanbaru, Batam dibuatkan baliho tentang tour de singkarak ternyata tidak dilakukan. Akibatnya, Tour de Singkarak seperti hanya untuk orang Sumbar saja. Keenam: Jumlah peserta dari luar negeri cukup banyak. Ada 20 tim dari luar negeria yang mendaftar, tapi panitia membatasi 15 tim dari LN dan 10 tim dari dalam negeri. Klasifikasinya ada pembalap juara I Asia yang akan ikut menjelajahi 459,6 km jalanan di Ranah Minang. Peserta berasal dari Iran, Qatar, Rusia, Kagasthan, Australia, Malaysia, Jepang, Thailand, Singapura, dll. Sejumlah media luar negeri jug diundang meliput acara ini. Sehingga panitia menyewa 270 kamar dan menyediakan 80 unit mobil. Ketujuh: Acara pembukaan dilakukan 29 April di GOR H. Agus Salim dengan menampilkan orkestra "The Soul of Minangkabau" pimpinan Dwiki Darmawan berkolaborasi dengan STSI Padangpanjang. Kemudian kontes 1500 sepeda ontel dan Team Time Trial sekeliling lapangan Imam Bonjol. Tgl 1 Juni etape 1 akan dilepas Presiden SBY di Pantai Padang menunju Bukittinggi. Esokny etape 2 menuju Sawahlunto, terus Etape 3 Sawahlunto-Solok-Singkarak dan tgl3 etape 4 Singkarak-Solok-Danau Kembar kembali berkeliling Singkarak. Sorenya ditutup dengan orkestra The Soul of Minangkabau. Total hadiah yang diperebutkan U$60.000. Kedelapan: Dalam rapat persiapan terakhir minggu lalu, masih ada rute-rute yang belum mulus, tetapi belum bisa diaspal karena hari hujan. Mudah-mudahan saja sebelum hari H, jalan ini bisa mulus. Demikian hal sementara yang bisa saya sampaikan soalTour de Singkarak. Hal lain yang perlu saya infokan, adalah bahwa kita punya Lembah Harau di 50 Kota yang tebingnya sangat menarik untuk didaki. Tahun lalu kami pernah menggagas lomba panjat tebing internasional, tetapi belum mendapat respon dari pihak-pihak yang kami hubungi. Yang susah sama kita adalah, awak banyak ide tapi indak punyo pitih. Kemudian, orang yang banyak pitih kurang sreg mendukung ide orang lain. Wassalam Syafruddin AL (46 th, tinggal di Bogor) --- On Sat, 18/4/09, Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> wrote: From: Dr.Saafroedin BAHAR <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] BAGAIMANA PERSIAPAN TOUR SINGKARAK? To: [email protected], "MAPPAS MAPPAS" <[email protected]>, "Pengurus MAPPAS" <[email protected]>, "MPKAS" <[email protected]> Date: Saturday, 18 April, 2009, 9:33 AM Assalamualaikum w.w. para sanak sa palanta dan para pegiat serta pemeduli pariwisata Sumbar, Sungguh, besar sekali harapan saya kepada acara Tour Singkarak, yang insya Allah akan berlangsung akhir April ini, dan jika berhasil akan diacarakan untuk lima tahun mendatang. Saya pernah menamakan acara ini sebagai suatu terobosan besar bagi dunia pariwisata Sumbar, bukan saja oleh karena para peserta yang akan datang dari dalam dan luar negeri akan melalui demikian banyak obyek wisata di berbagai kota dan kabupaten, tetapi juga oleh karena tour ini diprakarsai dan dibiayai langsung oleh Departemen Pariwisata, Seni dan Kebudayaan, dipimpin oled Direktur Jenderal Dr Sapta Nirwandar. Sehubungan dengan itu, saya juga bergembira dengan dukungan Gubernur Sumatera Barat, Bp Gamawan Fauzi, seperti yang beliau sampaikan kepada pers. Hanya, ibarat orang akan baralek gadang, rasanya sudah harus ada tanda-tanda kesibukan ke arah itu, baik di kalangan pemerintahan, di kalangan operator dan pemeduli pariwisata, dan dari masyarakat sendiri. Agenda sebesar itu pasti tak akan terlaksana sendiri, apalagi jika memang diinginkan untuk berulang untuk lima tahun mendatang. Sedihnya. sampai saat ini saya banyak menerima masukan bahwa belum demikian kentara suasana bahwa Tour Singkarak akan kita jadikan sebagai momen terobosan untuk mendongkrak dunia pariwisata Sumbar. Semua bagaikan berjalan runtin, 'business as usual'. Alun nampak bana tando-tando bahaso kito ka baralek gadang tu. Kepada para sanak di Ranah, baa sabananyo persiapan Tour Singkarak ko? Lai ka baiyo bana kito atau indak? Wassalam, Saafroedin Bahar (L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam, Pariaman.) "Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak" Alternate e-mail address: [email protected]; [email protected] Get your preferred Email name! Now you can @ymail.com and @rocketmail.com --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
