Uda Muzirwan,

 

Kalau untuk saya, belanja online pakai kartu kredit menjadi pilihan dengan
alasan praktis, misalnya kalau beli lisensi software atau buku. Tentang
security nya bisa diupayakan, misalnya melihat apakah proses pembayarannya
melalui payment processor tertentu yang cukup populer, misalnya paypal. Dan/
atau, kalau penjualnya cukup populer. Kalau ragu,  saya telp penerbit kartu
kredit, tanya apakah dia sering melihat transaksi dengan merchant/ payment
processor tersebut. (Yang bisa ditanya adalah sering/ tidak nya; kalau
pertanyaannya apakah merchant itu bisa dipercaya atau tidak, pasti dia tidak
mau penerbit kartu kredit tidak akan menjawab). 

 

Tentang artikel yang uda forwarkan, kalau manuruik ambo isinya agak
tercampur aduk antara "spam", "scam", dan pishing (juga smishing)..

 

Pesan sampah, ya itu spam. Walaupun sampah buat seseorang belum tentu sampah
buat orang lain. Itulah sebabnya email provider biasanya menyediakan
fasilitas filter agar user menentukan sendiri apa yang dia anggap spam dan
bagaimana memperlakukannya..

 

Pishing (belakangan juga SMs piSHING) itu kurang lebih pencurian data
pribadi, baru datanya saja. Cara menghindari Pishing, ya dengan berhati2
kalau kita disuruk mengklik atau mengisi suatu form

 

Kalau Scam, itu baru penipuan. Nah, yang disebut pangeran Nigeria, bank di
Burkona Daso, Lotto dsb nya, itu yang namanya Scam.

 

Cara menghindari Scam? Yang paling bagus dengan logika. Misalnya, masa iya
ada orang ga kenala di afrika situ mau bagi2 uang sekian juta dollar untuk
saya yang dia tidak kenal? Kalau memang iya, manga bukan dunsanaknyo nan
diagiahnyo ...

 

Wassalam

 

Riri

Bekasi, L 46

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Muzirman --
Sent: Monday, April 20, 2009 12:30 AM
To: MuzIrman Irman; rantaunet
Subject: [...@ntau-net] HATI-HATI, PENIPU CYBER KIAN LIHAI

 


 


Bagi kita hanya satu kiat, data pribadi tgl.lahir, no kredit card dll.
jangan di beberkan lewat internet.Tp bgmn kita belanjalewat

online dgn credit card? Ada kiat2 yg lbh jitu , mohon pencerahan nya.? Bg
saya hanya satu hati2 belanja dgn credirt card lewat online,kalau bisa di
hindari.

Wass. Muzirman Tanjung.


 


 


Hati-hati, Penipu Cyber Kian Lihai


By Republika Newsroom
Sabtu, 18 April 2009 pukul 05:44:00 

Font Size A
<http://www.republika.co.id/berita/44807/Hati_hati_Penipu_Cyber_Kian_Lihai>
A
<http://www.republika.co.id/berita/44807/Hati_hati_Penipu_Cyber_Kian_Lihai>
A
<http://www.republika.co.id/berita/44807/Hati_hati_Penipu_Cyber_Kian_Lihai>


WASHINGTON -- Pesan-pesan sampah dari aktivitas phising (penipuan data di
internet untuk menjebol informasi sangat pribadi seseorang) terus bertambah
semenjak terbongkarnya penipuan tingkat rendah via email di masa lalu dari
pangeran bohong-bohongan Nigeria, yang pelakunya memperoleh keuntungan besar
dari nomor-nomor rekening bank yang diberikan oleh korban-korbannya.

Bahkan ketika pihak berwenang mencoba menjejak penyebar pesan palsu,
email-email palsu dan pesan-pesan sampah itu, para penipu cyber semakin
lihai dan senantiasa mencari lubang untuk bisa mereka eksploitasi.

Sebagian besar email yang masuk adalah pesan sampah dan sejumlah besar
diantaranya berisi tipuan. Berdasarkan skala penipuan elektronik yang
terjadi, maka itu menunjukkan para penjahat bisa untung besar hanya jika
orang-orang tertipu oleh muslihat mereka.

Aktivitas phishing biasanya merujuk pada email-email yang seolah-olah
dikirimkan bank atau sumber terpercaya lainnya sebagai trik untuk mengelabui
penerima pesan agar memberikan nomor dan kata sandi rekening bank serta
kartu kreditnya.

Pemerintah AS mencetak sukses besar November lalu saat perusahaan
web-hosting McColo Corp berhasil ditutup (diofflinekan). Ada banyak
perkiraan mengenai hal ini, namun Washington Post menyebutkan 75 persen
pesan sampah di seluruh dunia berasal dari perusahaan web-hosting ini.

Namun email-email sampah yang menawarkan banyak hal, dari program diet ala
selebriti, tinta printer murah, penghapusan utang kartu kredit sampai
bagaimana mencapai orgasme seksual dahsyat itu dengan mudah bisa masuk dalam
inbox, demikian anak perusahaan Google yang khusus membidangi soal keamanan
cyber, Postini.

Kini para penyebar pesan sampah menggunakan komputer-komputer berbeda untuk
mengirimkan email sampah guna mengaburkan identitas mereka yang membuat pola
tipu gaya McColo semakin sulit direproduksi, kata Adam Swidler, manajer
pemasaran produk Postini.

Para penyebar pesan sampah akan membuang pesan-pesan sampah yang terlalu
mudah dideteksi --seperti pesan-pesan dari email pangeran palsu Nigeria--
demi menyelamatkan pesan sampah berbasis lokasi yang lebih canggih, yang
mengarahkan para korban untuk masuk ke laman yang misalnya membicarakan
bencana alam atau isu-isu seputar itu.

Jika mereka mengklik video yang terdapat di laman, maka laman web itu justru
mengunduh virus yang langsung menjalar ke komputer pengguna, demikian Google
dalam blog keamanan internetnya.

Tim Cranton, pakar keamanan cyber Microsoft, mengungkapkam tidak ada cara
untuk mengetahui berapa banyak uang yang telah dibobol. "Kami tak punya satu
pun cara untuk mengetahui jumlah uang (yang dicuri) karena begitu banyak
korban yang justru tak dipedulikan orang-orang."

Smishing

Internet adalah berarti cara baru melakukan penipuan di mana smishing adalah
salah satunya dan sebenarnya tak lebih dari aktivitas penipuan phishing yang
dikirimkan lewat layanan pesan singkat (SMS).

Para pencipta "e-con" (wirausaha berbasis internet) semakin canggih dalam
mendekati calon-calon korban.? Salah satu taktik yang dikembangkan adalah
menulis sampah yang seolah-olah datang dari sumber terpercaya, diantaranya
dari Paypal.

Manakala Paypal yang dimiliki eBay ini mengetahui bahwa para penyebar pesan
sampah menggunakan namanya, Paypal segera mensyaratkan pencantuman
pengenalan digital dalam emailnya dan meminta para provider seperti Yahoo
dan Google memblok semua email yang seolah-olah berasal dari mereka tapi
sebenarnya tidak mencantumkan pengenal digital itu.

"Kami tahu berapa banyak yang mereka buang dan perbincangannya (forum)
mendekati sekitar 10 juta sebulan.? Jika pengguna langsung mengabaikan
pesan-pesan palsu ini maka mereka akan sulit menjadi korban," kata Michael
Barrett, kepala eksekutif keamanan Paypal.

Phishing tidak hanya merugikan pengguna, dalam soal berapa banyak
kerugiannya, tetapi juga berdampak pada pandangan pengguna mengenai keamanan
internet sehingga secara tidak langsung merusak citra Paypal, tambah
Barrett.

Para pakar keamanan internet melihat teknik penipuan via internet makin
canggih dimana para korban akan dengan mudah menyerahkan uangnya dan
menggunakan perangkat perusak (malware) yang pada dasarnya adalah piranti
lunak untuk kejahatan guna menjebol kata sandi (password) dan nomor kartu
kredit sehingga dimiliki para copet cyber.

"Informasi-informasi kunci ini kemudian dijual di pasar gelap," kata David
Marcus, pakar riset ancaman internet pada perusahaan keamanan komputer
McAfee.

Seseorang yang membeli password dan nomor kartu kredit akan menggunakan
informasi ini untuk berbelanja sesuatu, mendapatkan dana tunai atau
menciptakan identitas palsu.

Berkaitan dengan ini, Biro Penyelidik Federal (FBI), bekerjasama dengan
polisi Inggris, Turki dan Jerman, telah menutup salah satu forum online
bertajuk Dark Market pada Oktober 2008 yang masa puncaknya bisa disinggahi
lebih dari 2.500 member beregistrasi, demikian satu pernyataan pers FBI
belum lama ini.

Para pakar sepakat bahwa mereka tidak boleh membiarkan masalah ini berlanjut
dan setuju bahwa semakin banyak orang tidak bekerja semakin baik, sekaligus
makin banyak orang menjadi korban pesan-pesan sampah.

Marcus menyatakan pesan-pesan sampah kebanyakan tidak lebih dari tipu daya
kepercayaan secara digital, yang pada skala yang luar biasa bisa membuat
para pembuat pesan sampah memperoleh keuntungan 100 ribu dolar AS (Rp1,1
miliar) per bulan.

"Namun, prilaku ini hanya memiliki kemungkinan berhasil 2 persen.
Pesan-pesan palsu ini dikirimkan ke puluhan juta orang dalam waktu
bersamaan," kata Marcus.- ant/reuters/ahi




--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke