> Dan banyak lagi kasus yang mengemuka dalam masyarakat akan tetapi hampir 
>semua orang sudah tidak peduli lagi, sampai bagalintin pintin di lubuak bonta 
>yang 
>mengakibatkan datangnya gempa tahun 2006.
 
Assalamu'alaikum. w.w.
 
.... kito taruihkan ...
 
Nah, kasus-kasus seperti ini sudah saatnya diberantas dan orang-orang tua 
hendaknya kembali peduli dengan pendidikan anaknya di usia remaja, pubertas 
dan mencari pasangan. Justru perhatian harus sepenuhnya diberikan kepada 
mereka agar tidak tersesat jalan dan mengakibatkan mereka celaka nantinya. 
Pacaran harus dilarang sesuai dengan tuntunan Islam, dan pasangan mereka 
dicarikan dengan cara minta persetujuan pada mereka tanpa paksaan. 
     Kemudian tuntunan untuk memasuki alam rumah tangga sudah harus 
diberikan jangan sampai mereka buta dalam hal itu. Fiqih Islam tentang rumah
tangga sudah harus dijelaskan agar mereka mengerti apa yang harus mereka 
lakukan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 
    Bagaimana perlakuan terhadap suami atau isteri, apa tanggung jawab suami
dan isteri, dan apa pula yang harus mereka lakukan bila terjadi perselisihan. 
Kepada yang lelaki harus diajarkan butir-butir yang membolehkan ia menceraikan
isteri, karena menceraikan isteri tanpa alasan yang dibenarkan syara’ adalah 
haram dan diancam api neraka. 
Begitu juga sebaliknya minta cerai dari suami tanpa alasan yang dibenarkan 
syara’, perempuan itu tidak akan mencium bau sorga meskipun baunya tercium 
dari jarak 500 tahun perjalanan (aratinyo masuak narako lah tu). 
   Lalu, anggapan bahwa jodoh di tangan Allah sudah mesti dikoreksi. Kan 
banyak pula yang menganggap, Jodoh, pertemuan, maut di tangan Allah. 
Ooopss salah kaprah. 
Yang ada dalam kitab-kitab tentang taqdir adalah pembagian menurut 
qadha dan qadar. Qadha adalah ketentuan yang sudah tidak dapat diubah lagi 
berupa ketetapan dari Allah swt. Contohnya, dimana dan kapan seseorang akan 
lahir, dari ibu bapak yang mana, bangsa apa dan bentuk seperti apa.   
Sedangkan qadar di dalamnya ada free choice (pilihan). Dan urusan jodoh 
bukanlah termasuk qadha karena ada pilihan, ia termasuk dalam qadar, bukan 
ditentukan langsung oleh Allah. Memang ada janji Allah dalam Qur-an bahwa 
“Lelaki yang baik adlah untuk perempuan yang baik, dan sebaliknya lelaki yang 
tidak baik untuk perempuan yang tidak baik pula”. Tapi hal ini bukan berarti 
ditentukan langsung dari atas, malah memberi pilihan, anda mau jadi orang baik 
atau tidak.
 Dan Nabi Muhammad saw. juga menggambarkan dalam sebuah hadits yang 
mengatakan “Dikawini wanita itu karena empat perkara, karena kecantikannya, 
karena keturunannya, karena hartanya dan karena agamanya,
Maka pilihlah yang beragama nisacaya akan penuh kedua tanganmu”. 
Nabi menganjurkan yang beragama. Memang dari urutannya kecantikan adalah 
yang pertama karena fitrah manusia, kemudian keturunan dari segi martabat 
dan harta dari segi gengsi, tapi dianjurkan yang beragama karena agama bisa 
membuat orang mendapatkan yang lainnya. Nah di sini nampak , jodoh bukan 
ketentuan langsung seperti lahir dan maut. Ia dapat dipilih sesuai dengan 
kehendak kita, oleh sebab itu pilihan hendaklah didasarkan pada tuntunan
Islam sehingga mencapai kebahagiaan yang diinginkan dan diridhai oleh Allah 
dengan harapan masuk sorga. 
 
..... ooop.. tunggu dulu sudah panjang pula.., beresok kita sambung...
 
April 2009
Engineering Design and Manufacture Laboratory
Andalas University, kampus limau manih
St. Sinaro



      
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke