KUGENGGAM DAN DIREMASNYA JEMARI INI
Oleh : K. Suheimi
Kugenggam dan di remasnya jemari ini. Jemari yang sudah tua, jemari yang tak
seperti dulu lagi. Tidak padat dan tidak kokoh lagi. Jemari nenek dan kakek
yang punya cucu 4. Jemari yang sudah lapuk dan lembut tapi masih hangat.
Jemari itulah yang saya genggam, dan dia balik meremas jemariku, ketika kami
mendaki jenjang seribu di Sulit Air. Genggaman ini semakin ku pererat dan
jemarikupun di remasnya semakin kuat ketika menuruni anak tangga. Memang bagi
orang tua setua kami menurun tangga jauh lebih berat daripada mendaki. Ketika
menurun tangga berat badan bertumpu pada lutut, sedangkan lutut sudah goyah,
ngak kuat menyanggah tubuh yang gemuk ini.
Hati-hati saya genggaman jemari dan bimbing tangannya, dia gamang takut jatuh
. Tapi karena semangat yang kuat dan menyaksikan pemandangan yang indah,
pendakian dan penurunan itupun seperti nya tak berarti. Diusapnya peluh yang
menetes di kening , di genggaman jemari saya dan genggaman nyapun semakin kuat
seakan tangan saya di remasnya.
Tangan kami saling berpegangan lembut,, suasana hening sambil bergandengan
tangan! , kami turunui satu persatu anak tangga itu. “bajanjang naik, batanggo
turn” bisik saya di telinganya.
Sentuhan sederhana namun penuh makna ini mencerminkan kedekatan hubungan kami
Belaian lembut tangan lelaki yang sudah tua pada jari-jari istri yang letih
dan mulai keriput , mengisi lubuk hatiku,,kami saling membutuhkan
keheningan yang nyaman dan rileks, itu adalah ungkapan cinta yang lembut dan
tidak selalu membutuhkan kata-kata untuk mengekspresikannya,,
Telah bertahun-tahun kami bersama-sama menghabiskan jam-jam seperti ini di pagi
hari , mungkin hari ini tak ada bedanya dari kemarin, tetapi kami menikmatinya
dengan hati yang damai,, kami saling menerima pasangan, apa adanya,dengan
segenap kekurangan dan kelebihannya.
Begitu sejak dulu ketika masih muda ke Gunung Padang Bukit air manis, batu si
malin kundang terus ke teluk bayur, dibawah dan di kaki gunung terdengar
hempasan ombak.
Setiap minggu kami jelajahi Gunung Padang bersama Armijn Raymond dan istri,
pasangan Yonda Jabar dan pemeraga Porpi. Berombongan kami daki bukit gado-gado,
menuju pemancar TV dipuncak Gunung Padang yang tertinggi.
Gunung Kam daki, lurah kami turuni, kamii tebas belukar dan hilalang, kami
jalanai jalan setapak. Kami kuakkan semak-semak, kami jalani jalan setapak,
jalan petani dan pemburu.
Biasanya sebelum sampai di Teluk bayur kami mampir di sudat bukit, sekarang
jadi markas besar Angkatan Laut. Di sudut yang kami sebut segitiga Mas itu
karena ada 3 sudut pandangan. Kearah rangkaian pulau persumpahan, pulau pagang,
pulau sikuai, pulau si randah dan pulau cubadak. Yang kedua ke laut lepas yang
sayup-sayuo tampak pulau pandan nun jauh di itengah, serta menukik melihat
pelabuhan teluk bayur permai serta bukit lampu dan taman Nirwana.
Kami nikmati perjalanan yang penuh tantangan dan pemandangan yang aduhai.
Tak jarang kami daki dan panjat pantai Barat Gunung Padang sampai ke kuburan
siti Nurbaya, selalu dalam keadaan genggaman jemari dan sentuhan lembut
bagaikan Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri.
Sekarang masa itu berlalu sudah tapi kenangan yang terukir terlalu manis dan
indah seakan-akan kejadian itu baru kemarin. Tersentak kudari lamunan,
terkenang kau pujaan, sekarang sudah beranak pinak dan bercucu 4 orang.
Pernah kami tersesat sewaktu naik di pengambiran melampaui 3 bukit, kehilangan
arah. Akhirnya sore hari kami keluar di Bungus, terus pergi makan di RM
Keluarga.
Pengalaman, petualangan, penjelajahan, namun kerna sambil menggenggam jemari
yang di cintai Istri saya Dr Zurtias, semua tempat kami jelajahi dan bahagia
sekali. Semoga kemesraan ini jangan cepat berlalu..
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman suci Nya dalam Al Qur'an
Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan
sempurna. (QS. 75:4)
Pekan Baru 28 April 2009
Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected]
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---