Assalamualaikum w.w, para sanak sa palanta,
Memang sudah saatnya kita orang Minangkabau -- yang bermukim di Ranah dan di 
Rantau -- memikirkan calon gubernur Sumatera Barat mendatang, yang akan 
menggantikan pak Gamawan, khususnya oleh karena beliau sudah menyatakan tak 
akan ikut lagi dalam pencalonan. 
Sebabnya, antara lain, adalah oleh karena walaupun secara yuridis kita yang di 
Rantau tidak punya hak memilih kepala daerah di Ranah, namun secara kultural 
kita merasa masih merasa bagian dari masyarakat Sumatera Barat, yang 
pemerintahannya dipimpin oleh gubernur Sumatera Barat, para bupati, dan para 
walikota.
Adalah wajar, bahwa selain menyebut nama-nama calon gubernur Sumatera Barat 
mendatang, kita juga menyebut serangkaian kriteria. Dalam postings di RN 
akhir-akhir ini sudah cukup banyak kriteria yang disajikan.
Sekedar untuk bahan pemikiran mengenai hal itu, di bawah ini adalah pendapat 
saya secara pribadi.
1)   Tugas seorang pemimpin pada dasarnya ada empat: a) merumuskan visi masa 
depan untuk menunjukkan dengan jelas ke arah mana ia akan membawa mereka yang 
akan ia pimpin; b)  memberi motivasi kepada mereka yang ia pimpin untuk 
mendukung visi masa depannya itu; c) mengambil keputusan besar kecil terhadap 
kompleksitas masalah yang timbul dalam proses mewujudkan visi masa depannya 
itu; dan akhirnya d)   tak takut bertanggung jawab terhadap kegagalan yang 
mungkin terjadi dalam mewujudkan visi masa depannya itu.
2)   Berhasil tidaknya pelaksanaan empat tugas tersebut bergantung pada 
karakter -- watak -- dari sang pemimpin, yaitu keseluruhan sifat-sifat 
pribadinya, baik aspek jasmani maupun aspek kejiwaan, yang tumbuh dan 
berkembang secara dinamis sejak kecil sampai dewasa. Oleh karena itu telaahan 
terhadap riwayat hidup atau profil pribadi seorang calon adalah merupakan suatu 
kemutlakan. [Adalah menarik, ilmu kedokteran sudah mempunyai seperangkat sarana 
untuk menguji karakter ini, yang disebut sebagai 'kesehatan jiwa', yang telah 
diterapkan oleh IDI dalam proses pilpres 2004 dahulu, dengan akibat gugurnya 
Gus Dur.]
3)  Watak dasar seorang calon akan terlihat jelas dalam keputusan yang 
diambilnya pada saat krisis, oleh karena dalam saat-saat biasa ia dapat 
menampakkan 'wajah publik' yang bisa berlainan dari 'wajah pribadi' yang 
sesungguhnya.
4)  Besar manfaatnya untuk menekuni rangkaian rekam jejak sang calon dalam 
berbagai keputusan yang diambilnya selama ia menjadi pemimpin.
Sampai taraf tertentu, memilih pemimpin ada miripnya dengan memilih jodoh atau 
memilih menantu. Pada saat pacaran dan meminang, semua calon akan menampakkan 
sisinya yang terbaik. Namun watak yang sesungguhnya dari jodoh dan menantu itu 
baru ketahuan setelah kawin dan hidup berumah tangga. 
Bedanya dengan memilih jodoh dan menantu adalah dalam demokrasi, setelah lima 
tahun ada kesempatan untuk mencari 'jodoh' dan 'menantu' baru.
Jika empat hal di atas disetujui, siapakah di antara seluruh calon yang sudah 
masuk dalam daftar nominasi calon gubernur, yang bisa kita percaya untuk 
memimpin Sumatera Barat untuk lima tahun mendatang, pada saat baik Sumatera 
Barat maupun Indonesia masih dirundung berbagai krisis?


Wassalam,
Saafroedin Bahar
(L, masuk 72 th, Jakarta; Tanjuang, Soetan Madjolelo; Lagan, Kampuang Dalam, 
Pariaman; Bukik Surungan, Padang Panjang.)
"Basuku ka Ibu; banasab ka Bapak; basako ka Mamak" 
When wealth is lost nothing is lost, when health is lost something is lost, but 
when character is lost everything is lost.
Ein Volk ohne Geschichte is Ein Volk ohne Kultur.
Alternate e-mail addresses: 
[email protected];

[email protected]
[email protected]
 

--~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~
.
Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat 
lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned:
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama 
- DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi;
2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner
===========================================================
Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] 
Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
-~----------~----~----~----~------~----~------~--~---

Kirim email ke