CR7 MEMANG HEBAT (Arsenal v Manchester United. Semi final leg 2 UCL 2008/2009)
By : Jepe Cristiano Ronaldo atau dikenal dengan initial CR7 tak pelak lagi menjadi bintang dan actor utama kemenangan sensasional Manchester United atas rivalnya Arsenal dalam lanjutan babak semi final Liga Champion leg kedua yang berlansung distadion Emirates kandang Arsenal. Dua Gol satu assist CR7 membungkam puluhan ribu pendukung Arsenal yang hadir distadion Emirates, pergerakan dan akselarasi serta tendangan bebas diluar kotak penalty Arsenal CR7 selalu mengancam gawang yang dijaga Almunia. Pertandingan berjalan cukup terbuka dan sejak menit awal Arsenal mencoba mengambil inisiatif untuk lansung menyerang, Arsene Wenger pelatih Arsenal pada laga kedua ini menempat dua stikernya didepan, Adebayor dan Robie van Persie untuk mendukung permainan lebih ofensif, tapi rapat dan disiplinnya bek MU yang dikawal oleh dua bek sentral MU yang tangguh Ferdinand dan Vidic membuat tidak berkutiknya serangan yang dibangun anak-anak Arsenal. Hampir boleh dikatakan tidak adanya peluang-peluang berbahaya yang berpotensi menjadi Gol dibabak pertama yang mengancam gawang MU, hanya sebuah heading yang lemah dari Fabregas dan dapat diantisipasi dengan mudah oleh Van der Sar. Malapataka itu akhirnya datang buat Arsenal berawal dari serangan balik MU dari rusuk kanan pertahanan Arsenal, Ronaldo melepaskan bola crossing datar menyusur lapangan hijau. Djourou bek Arsenal orang yang paling bertanggung jawab mengamankan umpan CR7 ini kehilangan keseimbangan, bola yang seharusnya dikuasai penuh akhirnya luput dari kakinya. Kesalahan Djourou dimanfaatkan dengan maksimal oleh Ji Sung Park yang berlari didalam kotak penalty menyambut umpan CR 7 dan berada dalam kawalan Djourou, tendangan first time Park merobek pojok kanan bawah gawang Alumnia. Gol cepat Park dimenit awal babak pertama (8') tentunya akan membuat sulit langkah Arsenal untuk melangkah lolos kebabak Final, mengingat pada pertemuan pertama mereka menelan kekalahan 1-0 saat dijamu MU di stadion Old Trafford. Satu gol yang diciptakan MU dikandang Arsenal itu artinya harus dibalas 3 gol oleh pasukan Arsene Wenger jika ingin lolos ke final, alih-alih mengejar ketinggalan deficit 3 gol malah gawang Alumnia kembali bobol dari tendangan bebas diluar kotak penalty Arsenal yang dilepaskan oleh CR7 dengan teknik dan skill individunya yang "khas' pada menit 11. Arsenal berusaha meningkatkan serangan ke daerah pertahanan MU, tapi tangguhnya duo bek MU Ferdinand dan Vidic membuat Adebayor dan van Persie tidak berkutik didepan gawang Van de Sar. Adebayor tidak menampilkan kelasnya pada laga tersebut sebagai seorang striker yang licin dan kuat bertarung dengan bek-bek tangguh di EPL sebagaimana yang sering diperagakan striker Chlesea, Didier Drogba. Adebayor selalu kalah bertarung dengan Ferdinand dan Vidic baik bola-bola atas maupun ketika berhadapan dan menerima umpan terobosan yang dibangun oleh gelandang serang Arsenal Fabregas, Nasri dan Walcott. Skor 2-0 bertahan pada babak pertama, memasuki babak kedua mau tidak mau Arsenal yang deficit secara agregat 4 gol untuk lolos kebabak final terus berusaha melakukan serangan lebih agresif lagi akibatnya pertahanan Arsenal begitu terbuka dan ini dimanfaatkan oleh anak-anak MU yang memang menjadi ciri khas permainan mereka yaitu melakukan serangan balik yang mematikan. Pada menit ke 60 ketika anak-anak Arsenal asyik menyerang dan kehilangan bola didaerah pertahan MU, hanya dengan 4 kali sentuhan serangan balik anak-anak MU membuat gawang Almunia kembali jebol. Lagi-lagi Ronaldo actor utama terciptanya gol ketiga MU ini, ketika dia menguasai bola didaerah pertahannya dengan satu sentuhan dia memberikan bola ke Emersson yang berada dekatnya, Emmerson sejenak menggiring bola dilapangan tengah lalu melepaskan passing terukur kepada Rooney yang berada disayap kiri tanpa pengawalan oleh bek Arsenal, sementara Ronaldo melakukan sprint kedepan kotak penalty Arsenal dari rusuk kanan untuk siap-siap menyambut crossing yang dilepaskan Rooney. Bola dilepaskan oleh Rooney disaat yang tepat dan hebatnya lagi Ronaldo dengan naluri "pembunuhnya" berada pada posisi yang tepat pula menyambut crossing Rooney, tanpa ampun dengan kekuatan kaki kanannya Ronaldo menghajar bola begitu telak dan Alumnia tidak bisa berbuat apa-apa karena derasnya bola yang meluncur merobek gawangnya. Gol ketiga MU merupakan sebuah "set piece" serangan balik yang apik diperagakan oleh Ronaldo-Emerson-Ronney dan diselesaikan dengan jitu oleh Ronaldo, hanya dengan 4 kali sentuhan dimulai dari daerah pertahanan MU dan berakhir di kotak penalty Arsenal.Habis sudah perlawanan Arsenal mengejar deficit 5 gol untuk lolos ke Final Liga Champion dengan sisa waktu sekitar 28 menit lagi tentu teramat sulit apalagi begitu tangguhnya pertahanan MU yang dikawal dan dikomandoi oleh Ferdinan yang sekaligus kapten MU pada laga tersebut. Tapi sebelum pluit panjang berakhir belum ada kata menyerah bagi anak-anak Arsenal mereka terus melakukan tekanan kedaerah pertahan MU dan itu membuahkan hasil pada menit 83, ketika Fabregas yang menusuk kotak penalty sebuah tekel terlambat dilakukan Fletcher dari belakang membuat Fabregas terjatuh, tanpa ampun wasit menunjuk titik putih penalty dan memberikan kartu merah kepada Fletcher. Robie van Persie sukses mengeksekusi penalty kedudukan menjadi 3-1. Sekitar 6 menit waktu tersisa praktis MU merapatkan barisan pertahanan dan ketika Arsenal kehilangan bola dalam menyerang anak-anak MU mencoba melakukan serangan balik. Akhirnya pluit panjang ditiup oleh Rosseti wasit asal Itali yang memimpin laga hidup mati dileg kedua semi final Liga Champion, usai sudah laga tersebut. MU kembali melangkah ke Final Liga Champion musim 2008/2009 yang berlansung di stadion Olimpico Roma pada tanggal 27 Mei. Sebelumnya pada musim 2007/2008 MU merebut tropi bergengsi dalam ajang sepak bola antar klub eropa ini, di final MU mengalahkan Chelsea melalui drama adu penalty. Bintang pada laga tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Cristiano Ronaldo, 2 Gol dan 1 Assist buat Park, Ronaldo memberikan kemenangan buat MU sekaligus memecah rekor 24 kali Arsenal tidak terkalahkan dikandangnya dalam ajang Liga Champion dan ini kemenangan pertama MU distadium Emirates yang megah sebagai pengganti stadium Arsenal yang lama Higbury. CR 7 MEMANG HEBAT..........!!!!! *** Pekanbaru, 6 Mei 2009 --~--~---------~--~----~------------~-------~--~----~ . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain harap mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi/dibanned: - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama - DILARANG: 1. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 2. Posting email besar dari 200KB; 3. One Liner =========================================================== Berhenti, kirim email kosong ke: [email protected] Untuk melakukan konfigurasi keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -~----------~----~----~----~------~----~------~--~---
<<inline: image001.jpg>>
<<inline: image002.jpg>>
